Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 47 - SuperZayn


__ADS_3

manisnya couple Senja dan Zayn ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜


Lagi dan lagi Zayn menarik nafas dalam dalam, lalu menghembuskannya setelah itu mengangguk. "Baiklah aku akan memakainya! Zaynpun bangkit, berlalu pergi ke kamar. Sementara Senja menyusul sang suami dan menunggu di luar kamar.


Tak lama kemudian Zayn ke luar dengan pakaian supermannya, dia menghampiri sang istri. Senjapun tertawa terpingkal pingkal melihat suaminya memakai pakaian ketat, dengan cd di luar ala ala superman. Zayn mendengus pelan melihat istrinya yang kini menertawakan dirinya.


Senjapun mengusap perut buncitnya, lalu merangkul pinggang sang suami. "Mas Zayn semakin seksi kalau pakai kostum superman ini. " pujinya sambil tersenyum.


"Aku lebih seksi kalau tanpa pakaian Yank. " ucapnya vulgar.


Plak Senja memukul dada suaminya, lalu melotot kearah sang suami. Zayn tertawa meski dalam hatinya merasa jengkel dengan permintaan sang istri. "Sudah 'kan aku mau ganti pakaian, kemudian merobek kostum sialan ini. " geram Zayn.


"Hubby jangan mengumpat! Senja menatap tajam padanya, Zayn hanya nyengir langsung mengusap perut buncit istrinya.


"Sebagai hukuman, kamu harus memakainya sampai nanti malam. " ujar Senja dengan nada galak.


Zayn melotot mendengar ucapan istrinya, lalu mengangguk pasrah mendapat hukuman dari istrinya itu. Mau tak mau dia harus mengiyakan ucapan sang istri jika tidak mau tidur di sofa. Senjapun terkekeh, melihat wajah sengsara sang suami.


The power of bumil ๐Ÿ’ช


Zaynpun mengiring istrinya, keduanya duduk sofa dengan pelan dan hati hati. Senja mengulum senyumnya, dia letakkan tangannya di atas tangan sang suami yang berada di atas perut buncitnya. "Yank, pakaian ini membuatku gerah dan tak nyaman pada bagian bawah. " gerutu Zayn.


Pfft Senja menahan tawa mendengar keluhan sang suami. Diapun menoleh, menatap suaminya sambil tersenyum manis. "Sabar saja Mas, itu hukuman karena telah mengumpat di hadapan calon anak kita ini. " ujarnya sambil mengelus perut buncitnya.


"Huft sudahlah aku terima hukumannya!


"Maafkan Daddy yang berkata kasar di hadapanmu sayang. " Zayn mendaratkan kecupan di perut buncit sang istri setelah itu kembali duduk dengan tegap. Senja menautkan jemarinya dengan jemari sang suami, sesekali Zayn mencium punggung tangan Senja.


"Eh Mas kayaknya aku punya ide deh mumpung kamu masih memakai kostum superman. " ujar Senja.

__ADS_1


Deg jantung Zayn berdegup kencang, berharap istrinya itu tak memintanya melakukan hal hal aneh lainnya. Senja kembali menoleh kearah suaminya, kemudian tersenyum miring. "Aku pengen Mas terbang. "


"Terbang, tapi Mas enggak punya sayap Yank! Zayn semakin heran dengan permintaan istrinya itu. Senja pun berdecak kesal, ternyata suaminya itu tak mengerti maksud ucapannya.


"Maksudnya kamu meragain gaya superman gitu lho, entah pakai sapu atau pakai kipas angin juga bisa mas. " jelas Senja.


Zayn membuang nafas berat, diapun bangkit dan mulai menurut ini keinginan sang istri. Senja menahan tawanya, melihat wajah sang suami yang terlihat menahan kekesalannya. Zayn memilih menggunakan sapu dan berpura pura terbang seperti superman yang tengah berkolaborasi dengan penyihir wkwk (หต อกยฐ อœส– อกยฐหต)


Senjapun tertawa melihat apa yang di lakukan oleh suaminya. Dia mengusap perut buncit nya dengan lembut sambil berkata. "Lihat nak, daddy kamu menuruti keinginan kita, " gumamnya.


Satu jam kemudian Zayn kembali duduk di sebelah sang istri. Senja mengambil tisu, mengusap keringat yang bercucuran di dahi Zayn. "Capek ya Mas!


"Huum Yank. " rengeknya.


"Ya sudah gih sana mandi dan ganti baju. " ujar Senja, dia merasa kasihan dengan suaminya itu. Zayn mencium kening istrinya sekilas kemudian tersenyum. "Jangan merasa bersalah Yank, aku enggak papa kok asalkan kamu dan calon anak kita senang!


Beberapa menit kemudian


Zayn kembali dengan membawa sepiring salad buah sama minuman, ditaruhnya di atas meja kemudian duduk. Senja pun mengunyah saladnya dengan lahap, sontak membuat Zayn mengulum senyumnya. Setelah makan, Senja menghabiskan susunya dengan sekali teguk.


"Mas, bagaimana kalau besok kita pergi ke makam mbak Vania setelah itu beli perlengkapan baby!


"Iya besok kita akan pergi! Zayn tersenyum kala istrinya nampak bersemangat, meski sebenarnya dia tidak ingin istrinya kelelahan. Tiba tiba ada ide untuk menjahili sang suami, Senja merasa penasaran bagaimana reaksi Zayn nantinya.


"Em Yank kalau seandainya aku pengen kamu pakai kostum mermaid, kamu pasti mau 'kan. " pinta Senja dengan wajah melasnya.


Raut wajah Zayn langsung pucat, Senja menahan tawa melihat reaksi sang suami. Dia tersenyum kamu di hadapan istrinya yang kini tengah menatapnya lekat. "Aku.. "


"Bercanda Mas haha. "

__ADS_1


Raut pucat Zayn berubah kesal, ternyata dirinya dijahili sang istri. Zayn langsung merengkuh nya, memberikan kecupan di seluruh wajah Senja. Senja tersenyum geli dengan apa yang dilakukan sang suami, dia membekap mulut Zayn agar menghentikan ciuman tak berguna nya.


Zayn menurunkan tangan istrinya, tersenyum manis pada wanitanya. "Dasar istri nakal kamu ya, jahil banget ngerjain suami sendiri. " gerutu Zayn.


"Ciee my SuperZayn ngambek nih ceritanya, " goda Senja sambil tersenyum.


"SuperZayn? "


"Iya kalau pakai cd di luar namanya kostum superman, pakai topeng namanya batman kalau kamu SuperZayn, superhero dalam hidupku Mas. " ucapnya dengan senyum menggoda.


Zayn tergelak mendengar gombalan dari istrinya. Dia tak menyangka wanitanya sangat manis jika tengah merayunya dengan kata kata. Dia tak bisa berkata kata lagi, mengambarkan sosok istrinya, Senja. Zayn sangat sangat bahagia memiliki istri seperti senja, mampu mencairkan suasana apapun dengan kekonyolannya.


Dug dug Senja kembali meringis, Zayn segera menyentuh perut sang istri dengan wajah panik. "Sayang ada apa kenapa kamu kesakitan. "


"Ini Baby J nendang Mas, kayaknya dia sudah enggak sabar untuk lahir dan bertemu kita. " ucap Senja tersenyum merekah.


Senyuman Zayn kian melebar, di dekatkan kepalanya di perut sang istri. Lagi terdengar suara gerakan dari dalam perut Senja membuat Zayn sangat senang. Dia memberikan ciuman diperut buncit sang istri kemudian kembali bersandar di sofa. "Aku memanggilnya baby J, karena awal nama bayi kita dari huruf J. "


"Soal nama terserah kamu sayang, asalkan kamu dan calon bayi kita sehat sehat saja. " timpal Zayn, menjawab pernyataan sang istri.


Kini bibir mereka beradu, hanya ciuman lembut tanpa ada gairah di dalamnya. Keduanya menyalurkan rasa bahagia yang membuncah di hati masing masing. Setelah ciuman mereka terlepas, Senja menyandarkan dirinya di tubuh sang suami. Seperti biasa Zayn memberikan usapan di perut sang istri dengan lembut.


"Aku sangat bahagia Mas, bisa mengandung penerus kamu. Apapun jenis kelaminnya, baby J tetaplah buah cinta kita berdua yang diberikan oleh Tuhan pada kita. " ucapnya penuh syukur.


"Sayang, apa yang kamu katakan sangat benar. Lagian aku tak mempermasalahkan jenis kelamin calon anak kita dan kita harus menjaganya dengan baik baik. "


Senja mengangguk, mengenggam tangan sang suami yang ada di perut buncitnya. Zayn benar benar sangat bersyukur atas apa yang di miliki nya saat ini istrinya Senja dan calon buah hati mereka.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2