Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 21 - Duda atau Duda


__ADS_3

Dikra Aditya Wirawan, seorang duda beranak satu. Dia baru saja bercerai dari istrinya, sekitar empat tahun lalu. Dikra dan sang mantan istri memiliki puteri bernama Aluna Georgia Wirawan. Dikra memenangkan hak asuh atas Aluna di pengadilan, dia membesarkan Aluna dengan seluruh jiwa raganya tanpa ada seorang sosok istri dan ibu bagi puterinya. Selain itu Dikra merupakan seorang pengusaha muda diusianya yang menginjak 28 tahun. Sementara Aluna puterinya kini berusia 7 tahun.


Di Mansion pribadi Dikra


Dikra turun dari mobil, menggendong puteri kesayangannya itu lalu dibawanya ke dalam mansion. Lunapun turun dari gendongan sang ayah, menghampiri opa dan omanya di ruang tamu. "Oma oma tadi di jalan, Luna ketemu kakak cantik. " adunya pada sang Oma.


Sang Oma melirik kearah Dikra, Dikra hanya mengangguk dan duduk di sofa. Oma kembali menatap raut cucu cantiknya yang terlihat sangat senang. "Memangnya kakak cantik itu siapa sayang? " cecar Oma.


Lunapun menceritakan semuanya pada sang Oma, Omapun manggut manggut dan terlihat jelas penasaran siapa kakak cantik yang dimaksud cucunya.


Sementara Dikra hanya diam mendengar ocehan puterinya. Dalam hati dia menyesal, tidak bisa memberikan sosok ibu untuk puteri kecilnya itu. Sedangkan ibu kandung Aluna, dia tidak tahu keberadaannya, semenjak mereka bercerai.


"Ayah sudah janji akan membawa kakak cantik ke rumah ini Oma. " ucap Luna dengan mata berbinar binar bahagia.


"Benarkah itu Dikra. " tanya Om pada puteranya Dikra. Dikra hanya mengangguk kecil, dia tidak ingin mematahkan kebahagiaan sederhana milik Aluna. Sementara Oma turut senang mendengarnya, sudah lama dirinya tidak melihat senyuman manis di wajah cucunya Luna.


"Opa opa kita main di kamar yuk. " ajak Luna pada sang Opa.


"Iya Luna cucu Opa yang cantik. "Opa langsung menggendong Luna, pergi meninggalkan ruang tamu. Setelah kepergian cucunya, Oma Saras langsung melirik Dikra, puteranya. "Dikra, apa kamu sudah tahu siapa kakak cantik yang di maksud oleh Luna nak?


"Entahlah Mom, tapi Luna menyebut nama gadis itu dengan nama Senja. " jawab Dikra.


Omapun menghela nafas pelan, melirim puteranya dengan raut serius. "Kamu harus tepati janjimu pada Luna, bawalah gadis itu nak. Jangan biarkan puterimu kecewa karena kamu mengingkari janjinya. "


Dikra terdiam. Dia masih ragu dengan janjinya pada Luna, tapi tak mungkin dia merenggut kebahagiaan puterinya sendiri. Dikra mengusap wajahnya kasar, dia menyandarkan tubuhnya di sofa. "Baiklah Mom, aku ke kamar dulu. "


Dikra beranjak dari duduknya, berjalan meninggalkan ruang tamu. Dia menaiki anak tangga menuju ke kamarnya di lantai dua.


Cklek Dikra membuka pintu kamarnya lalu masuk ke dalam. Dia membuka kemejanya, melemaprnya ke ranjang kotoran. Dikra pergi ke kamar mandi, membersihkan dirinya yang terasa lengket karena sinar matahari.


Satu jam kemudian


Selesai mandi dan berganti pakaian Dikra menghempaskan dirinya di atas ranjang. Dia masih memikirkan keinginan dari puterinya itu. "Ayah akan melakukan apapun sayang, agar Luna bahagia dan Ayah akan cari tahu siapa kakak cantikmu itu sebenarnya. " gumam Dikra.

__ADS_1


~♥♥♥~


Di Mansion Zayn


Senja dan Dara kini merasa kekenyangan setelah menghabiskan dua porsi bakso.


Dara menoleh kearah Senja dengan tatapan lekatnya. "Nja kayaknya pria dari bocah bernama Luna itu Duda deh. " tebak Dara sambil mengingat ingat sesuatu.


"Hush jangan sembarangan Dar kalau bicara!


"Benar lho Nja wajahnya itu enggak asing, aku pernah melihatnya di media sosial atau televisi gitu. "


"Jika benar, wah wah neng Senja diapit dua duda dan ada lagunya kayak gini. "Neng Senja pilih yang mana duda tanpa anak atau duda anak satu uh. " Dara mengganti lirik lagu per*w*n atau j****a 😂😆


Hehe bingung sih pilih yang mana wkwk


Nahkan otak neng Senja mulai eror deh


"Ngaco banget sih Dara. " dengus Senja sambil mencibir.


"Eh jangan gitu Dara, entar aku pilih dua duanya gimana. " balas Senja dengan ngawur.


"Busyet dah, kamu mau embat dua duanya Nja. Gila Kamu! Lagian kamu mana kuat heh sama dua duda, Zayn pasti langsung ngaw*nin kamu jika dia tahu. "


"Tuh omongan dijaga ya Dar, Senja masih polos. " elaknya.


Heh dasar sok polos!


Senja terkikik, berhasil membuat sahabatnya itu kesal setengah is dead. Lagian mana mau dia MENDUDA eh alias mendua mas duda, bisa bisa dimasukin kecebongnya mas duda mesum hehe sebelum resmi.


Lagian Mas Duda kalau cemburu serem, raja singa gitu lho. Yang pasti ngamuk dan bisa bisa pernikahan kami dipercepat atau mungkin saja aku dikekep di kamar berdua, bayangin aja sendiri jangan nanya di dalam ngapain wey.


(♡˙︶˙♡)

__ADS_1


Senja menyesap jusnya pelan, hidupnya kini terasa aman, nyaman dan sentosa setelah si mak lampir di pecat. Keduanya tampak santai di ruang tamu, sesekali mereka membahas hal hal absurd, jadi nikmatilah hidup dengan santai. Jangan terlalu tegang, kalau tegang itu something wkwk.


"Eh ya Tar mak lampir itu, yang sempat dorong kamu di kolam renang 'kan ya. " cecar Dara merasa penasaran.


"Iya Dara!


"Huft andai aku tahu dari awal, udah aku becek becek dia pake ulekan sambal. " desis Dara dengan emosi menggebu gebu.


Senja terkekeh mendengar ucapan sahabatnya itu. Dia mengambil ponselnya kemudian melakukan panggilan video dengan Mentari.


"Halo Tari, aku ganggu kamu enggak!


Dara segera duduk di sebelah Senja, dia ikut menyapa sahabatnya Mentari. Mentaripun menggeleng, Senja bernafas lega kemudian berkata. " Jangan lupa besok jam 09.00 pagi kita ketemuan di Cafe yang tempatnya adem gitu lho. "


"Oke Nja!


Ah ah suara jeritan Tari membuat Senja dan Dara terdiam. Mentari merasa malu mendesah dihadapan dua sahabatnya itu. Keduanya terkikik menahan tawa kemudian mereka tersenyum penuh arti pada Mentari. "Ya sudah kamu urus bayi besarmu itu gih, selamat membuat bayi bye bye. "


Panggilan video berakhir


Tawa Senja dan Dara seketika pecah, dia tak menyangka mendengar suara desahan secara live lewat video call. Huh keduanya menggigit jari, meratapi nasibnya yang selalu apes mendengar sesuatu dari pasangan resmi menikah. kalau enggak ciuman live ya make baby Live lewat ponsel ︶︿︶


"Nasib kita ya Dar apes mulu. "


"Ya Nja sama nih! Dara mengambil bantal, menyembunyikan wajah masamnya begitu juga dengan Senja.


Senja melirik jam tangannya, waktu kini menunjukkan angka 01.30 siang. Tak lama kemudian terdengar suara deru mobil, membuat senyumnya kian lebar.


Tin tin


Zaynpun masuk ke dalam mansion. Nampak gurat gurat kelelahan tercetak jelas di wajahnya, diapun segera duduk di sofa. Dia sandarkan tubuhnya di sofa setelah itu melirik kearah Senja. "Gimana tadi jalan jalan kalian sayang? " tanya Zayn.


"Sangat seru Mas!

__ADS_1


Zayn manggut manggut. Dia lepaskan dasi yang mencekik lehernya, kemudian melepaskan jasn setelah itu langsung membuka beberapa kancing kemejanya.


Tbc


__ADS_2