Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 29 - Mode Galak, PMS


__ADS_3

Hari Senin sangat buruk bagi orang lain namun tidak dengan Senja dan Dara. Dara datang ke rumah Senja dan langsung menyerahkan obat pencahar perut, lalu Senja langsung menyimpan botolnya ke dalam tasnya.


"Efeknya satu minggu dan boom hahaha. " ujar Dara sambil tertawa terpingkal pingkal membayangkannya.


Kedua gadis itu langsung bertos ria, ide licik kini berada di otak cantik Senja dan Dara untuk mengerjai si kutu loncat.


"Siapa suruh berani bangunin ratu iblis yang sedang tertidur. " gurau Senja sambil tertawa pelan.


Dara terkirim mendengar gurauan sahabatnya. Tak lama ibu datang membawakan minuman serta pisang goreng. "Bentar aku ajak Ayah sekalian. " Senja pun bangkit dan memanggil sang Ayah tercinta.


Setelah itu memapahnya ke ruang tamu, mereka semua menikmati pisang goreng dan juga bakwan jagung bikinan ibu. Dara pun tertawa melihat Senja yang begitu lahap makannya. "Astaga Nja, kamu kayak enggak makan satu minggu saja, itu lapar apa doyan sih!


" Dua duanya 'lah Dara, lagian masakan Ibu paling enak dan tak ada duanya. " puji Senja sambil tersenyum.


"Jangan dengerin gadis nakal ini Dara, biasanya Senja kalau muji muji gitu pasti ada maunya. " ungkap Ibu sambil tersenyum tipis.


Senjapun merengut sebal mendengar ucapan sang ibu. Dia memilih memakan pisangnya dengan lahap, Ibu hanya mengulum senyumnya melihat tingkah puterinya yang merajuk. Ayah hanya menggeleng pelan dan ikut melahap pisang gorengnya.


"Ya sudah kami pergi dulu ya Ayah, Ibu. " pamit Senja pada orang tuanya.


"Iya jangan lirik pria lain. " tegur Ibu sambil menggoda anaknya itu.


"Enggak akan salah Bu, " Senja langsung berlari disusul Dara ke luar dari rumah. Keduanya naik motor, Dara melakukan motornya meninggalkan rumah Senja.


Senja terkekeh, mengoda ibunya itu sangat seru baginya. Sementara Dara hanya mendengus pelan melihat kelakuan jahil dari Senja. "Emangnya kamu berniat mendua dari mas dudamu itu Nja. "


"Ya enggak lah, canda doang elah. Lagian mas dudaku itu sudah sangat cukup 4S bagiku. " ungkap Senja dengan senyum senyum sendiri.


Dara kembali fokus melakukan motornya, Ckiit tiba tiba dia mengerem mendadak membuat Senja terkejut. "Eh Dara, aku masih belum mati muda kali hey. " omel Senja sambil mengelus dadanya.


"Maaf Nja, lagian sekarang kita mau ke mana sih bingung aku?


"Bagaimana kalau kita intai si kutu loncat. " tawar Senja.


Dara terlihat berfikir sejenak kemudian


berkata. "Okey, Lets go dan gih sana cari pakai GPS keberadaan si ulet keket itu. " pinta Dara.


Senja mengangguk, dia mengeluarkan ponselnya lalu segera mengaktifkan ponselnya mencari keberadaan si kutu loncat. Setelah ketemu, dia langsung menunjukkannya pada Dara.

__ADS_1


"Kayaknya si kutu loncat lagi otw hangout dengan teman temannya di Mall, kita ke sana sekarang. " Dara mengangguk, melakukan motornya kencang dan Senja berpegangan erat di perut Dara.


30 menit kemudian


Senja turun dari motor, membiarkan Dara memarkirkan motornya. Dari kejauhan dia melihat Tya dan teman temannya masuk ke dalam mall.


Keduanya langsung memantau Tya dari kejauhan agar tidak ketahuan. Sementara itu Tya sibuk memilih gaun gaun seksi untuk acara ulang tahunnya nanti. "Pokoknya pilihin gaun pesta seksi untukku, besok malam hari spesial ku. " ujar Tya.


"Iya Tya, Oh ya jangan lupa undang pria yang kamu cintai itu soalnya aku penasaran. " ujar Siska, gadis berambut blonde.


"Oke tentu saja, dan ingat dilarang naksir dia. " ancam Tya dengan mata melototnya.


"Oke oke. "


Mereka bertigapun kembali sibuk memilih gaun gaun pesta. Setelah selesai berbelanja, mereka langsung pergi ke kasir dan membayarnya. Tya, Siska dan Dita langsung ke luar dari mall di susul Senja dan Dara.


Mereka berdua mengikuti Tya hingga sampai di sebuah Restauran. Keduanya memilih tempat yang tak terlalu jauh dari tempat Tya dan teman temannya. Senja dan Dara saling melirik satu sama lain mendengar pembicaraan Tya dan teman temannya.


Yeah sepertinya ada momen yang sangat pas untukku mengerjai Tya dan membuatnya Malu pikirnya.


Drt drt drt


Senja berdecak kesal, mengambil ponselnya kemudian membaca chat yang masuk.


"Kamu ke mana sih Yank, kok enggak anterin makan siang buat aku!


Senja menghela nafas lalu jari lentiknya dengan lincah langsung membalas chat tersebut.


to Mas Duda


Aku lagi sibuk Mas, lain kali saja ya aku anterin bekal buat kamu dan kamu 'kan bisa gofood dasar orang kaya malas! ヾ(^-^)ノ


Senja langsung memasukkan ponselnya dalam tasnya, tiba tiba perutnya terasa sakit. Diapun bangkit dan langsung berlalu pergi ke kamar mandi Restauran. 45 menit kemudian Senja baru kembali dengan wajah ditekuknya. Dara yang melihatnyapun merasa heran dengan perubahan sikap sang sahabat. " Kamu kenapa Nja kok wajahmu ditekuk kayak setrikaan. "


"Aku lagi haid Dara, makanya dari kemarin aku marah marah mulu untungnya aku bawa persediaan dalam tas. " cetus Senja dengan lirih.


Senja menoleh ke samping, celingak celinguk ke kanan dan kiri namun tak menemukan Tya dan teman temannya. "Kemana Tya dan teman temannya Dara. "


"Sudah pergi mereka. " Dara pun mengatakan apa yang dibicarakan oleh Tya dan kedua temannya itu. Dara segera menaruh selembar uang, setelah itu bangkit dan menuntun sahabatnya itu ke luar dari restauran.

__ADS_1


"Ya sudah aku anter kamu pulang ya!


Senja mengangguk, Dara melajukan motornya meninggalkan area restauran.


Sementara di Kantor Romanov Grup


Zayn mengernyitkan dahi membaca chat dari gadisnya itu. Entah kenapa dia merasa Senja tengah sensitif sekarang, seperti wanita yang sedang haid pikirnya. Huh Zayn membuang nafas berat, kemudian mengirim chat lagi pada Senja karena merasa khawatir pada gadis kesayangannya itu.


to Gadis nakal


Apa kamu sedang sakit Yank?


Satu menit, dua menit hingga beberapa menit berlalu namun chatnya tak di balas oleh Senja hal itu benar benar membuatnya khawatir.


Senja video call


Zayn dengan semangat langsung mengangkat vc dari gadisnya.


" Halo sayang. "


"Sudah Senja bilang, jangan ganggu Senja dulu mas, senja lagi kedatangan tamu bulanan dan ini mau tidur. " omel Senja dalam video.


Zayn langsung menciut mendengar omelan dari gadisnya.


the power of wanita haid, mengerikan batin Zayn bergidik ngeri.


Tut panggilan video berakhir, seketika Zayn melongo karena video diputus gadisnya begitu saja. Dia mengusap wajahnya kasar, menyimpan ponselnya dalam saku celana.


"Padahal 'kan aku kangen suara Senja. " kepuh Zayn sambil menggerutu.


Zayn melirik jam tangannya, waktupun kini menunjukkan angka 11.00 siang. Diapun kembali bekerja, supaya pikirannya teralihkan dari sosok gadis nakalnya itu.


( ͡°Ĺ̯ ͡° ) p(╬ Ò ‸ Ó)q


Di Kamar, Senja berbaring di atas kasurnya. Dia masih kesal dengan Zayn yang terus menerus menghubunginya sejak tadi. Dia segera meraih guling kemudian mendekapnya, rasa nyeri dihari datang bulan memang sangat menyakitkan.


Huh rasanya pengen marah marah sama orang! ( ͡° ʖ̯ ͡°)


Kesal kesal kesal umpat Senja dalam hati.

__ADS_1


Senja terus memeluk gulingnya sambil menahan nyeri yang tak tertahankan, padahal dia tadi sudah meminum segera air putih.


TBC


__ADS_2