
Entah kenapa othor nulis kisah SenZa bisa baper sendiri hiks 🤣🤣🤗🤗
Di taman samping Mansion
Senja duduk santai, di dekat kolam renang. Zayn datang tanpa memakai atasan langsung duduk di sebelah sang istri. Dia tertawa kecil melihat wajah masam suaminya. "Ayolah Masku sayang, jangan ngambek dong, lagian biarkan Rega cuti, " rayu Senja dengan nad lembut.
"Huft ya iya ibu negara, saya hanya menurut kemauanmu jika tidak sudah aku perkedel tuh si Rega. " balas Zayn.
Senja tersenyum geli mendengar ucapan sang suami. Kini Dia memandang lekat kearah sang suami sambil mengusap perutnya yang membuncit. "Mas, kita mau pergi babymoon ke mana? "
"Kamu maunya ke mana sayang? "
"Gimana kalau Bali atau Lombok gitu. " Zayn mengangguk, menyetujui saran yang diberikan sang istri. Senja langsung menyandarkan kepalanya di dada bidang sang suami sesekali mengusapnya.
"Kita ke sana sekaligus honeymoon yang kedua sayang, aku akan pesan tiketnya besok lusa. " jelas Zayn tersenyum tipis.
"Dasar suami mesum, aku tahu isi pikiranmu masku sayang. " Zayn terkekeh, apa yang dikatakan istrinya memang tepat sekali. Dia memang tak bisa tidak untuk menyentuh sangat istri, mengingat bagaimana seksinya Senja saat hamil begini.
Zayn mencubit pelan hidung istrinya, lalu mengecup bibir Senja sekilas kemudian menjauhkan wajahnya. Senja tersenyum manis, sikap suaminya sungguh sangatlah manis, membuat dirinya semakin tergila gila dengan Zayn.
"Kayaknya di bali nanti bisa lihat pria bule yang lagi berjemur, siapa tahu calon anak kita kayak bule. " Senja nampak berbinar binar membayangkan, pria bule tengah berjemur di pantai.
Zayn mendengus kesal, istri nakalnya ini kalau sudah membahas pria tampan pasti semangat empat lima ck, emangnya suaminya kurang tampan apa ya. Senja menoleh, terkekeh melihat raut masam suaminya. Dia tahu suaminya itu tengah cemburu karena dirinya membayangkan pria bule.
"Cie mas suami cemburu, manisnya duh duh kayak gula. " goda Senja dengan senyuman nakalnya.
Bibir Zayn melengkung membentuk senyuman, mendengar rayuan sang istri. Cup Dia mencium kening sang istri dengan lembut. "Lagian yang buat 'kan aku dan kamu, masa iya mirip bule. " ujarnya sambil mengusap perut sang istri.
Senja hanya nyengir ditatap sang suami, keinginannya saat ini mungkin bawaan baby J yang pengen lihat bule haha.
tanda tanda baby J kayak emaknya haha
(˵ ͡° ͜ʖ ͡°˵)
"Kita ke dalam, hari sudah mulai larut malam. " Zayn menuntun istrinya, membawanya ke mansion utama.
💕💕
__ADS_1
Jam di dinding, menunjukan waktu pukul 06.00 sore. Zayn dan Senja kini tengah minum teh hangat bersama, sambil membahas rencana Babymoon mereka. "Lalu siapa yang akan menghandle perusahaan mas, sementara Rega masih cuti lho. " ujar Senja merasa khawatir.
"Masih ada Daddy, nanti biar Daddy yang mengurus perusahaan sayang. " jawab Zayn tersenyum tipis.
Senja manggut manggut, diapun kembali menyeruput tehnya dengan pelan. Drt drt Senja mengambil ponselnya yang ada pada suaminya lalu menekan tanda hijau.
mode video call
"Hai Dara, gimana kabar kamu sekarang? "
"Aku baik Nja, em begini aku dan Rey udah nikah di Australia. " ungkap Dara dengan hati hati.
Senja terkejut mendengarnya, seketika cairan bening menetes membasahi pipinya. Di ujung sana Dara nampak panik melihat sahabatnya menangis begitu juga dengan Zayn. "Hiks, kamu kok jahat sih Dara enggak undang aku ke pesta nikahanmu. " ujar Senja sambil menangis sesegukan.
"Maaf Nja, lagian kamu lagi bunting dan enggak bisa bepergian jauh sahabatku sayang. " tegur Dara dengan perasaan bersalah.
"Bentar lagi aku dan Rey pulang kok Nja, maafkan aku ya bye. " videocall berakhir, Senja menaruh ponselnya di atas meja. Zayn sangat kesal dengan Dara karenanya istrinya itu menangis. Senja menangis dalam pelukan sang suami, Zayn membuang nafas kasar sambil mengusap perut istrinya.
"Jangan nangis lagi oke, Dara udah janji bakal balik. Ya sudah kita ke kamar yuk, lebih baik kita olahraga malam sayang dari pada bersedih. "
namanya mah kesempatan dalam kesempitan wkwk
"Ya sudah ayo ke kamar, tapi gendong! rengeknya manja.
Zayn dengan sigap menggendongnya, mereka pergi menuju ke kamar. Brak Zayn membuka pintunya menggunakan kaki, lalu ke dalam dan menguncinya. Malam ini menjadi malam yang panjang bagi pasangan suami istri tersebut.
yang jomblo jangan ngintip 🤗🤗
Ojo takon Zayn karo Senja lagi ngopo soale othor yo ora ngerti 🤣🤣
Selesai dengan kegiatan mereka, keduanya langsung membersihkan diri di kamar mandi. Skip Kini Zayn dan Senja berbaring di atas ranjang. " Mas kamu usap perut aku ya. " pinta Senja.
"Iya sekarang kamu tidurlah sayang. " Senja memejamkan kedua matanya, Zayn mengusap perut buncit istrinya dengan lembut. Tak lama terdengar dengkuran halus menandakan Senja sudah masuk ke alam mimpinya.
Bibir Zayn tak hentinya menyunggingkan senyuman, kala menatap wajah cantik istrinya yang terlelap dengan damai. "Kamu pasti sangat capek ya sayang, membawa perut besarmu ke mana mana tapi mas sangat kagum denganmu karena tidak pernah mengeluh sama mas. "
Zayn mendekatkan wajahnya di depan perut sangat istri sambil berkata. "Nak, sehat sehat di dalam sana dan bantu mommy kamu jangan sampai mommy kamu kesakitan sayang. "
__ADS_1
Dia ikut berbaring di sebelahnya, kemudian memejamkan matanya dan tertidur.
❣️❣️
Sementara di Penthouse.
Langit semakin gelap, hari semakin larut malam. Rega masih berdiri di dekat jendela kamarnya, dia masih mengingat perbincangan dirinya bersama dengan Tya tadi siang. Meskipun dia kamu terhadap wanita namun Rega sangat tahu maksud ucapan Tya saat mereka mengobrol tadi. "Aku tidak punya perasaan apapun sama Tya, lebih baik aku pura pura enggak peka dan tak memberinya harapan. "
"Setidaknya dengan begitu aku tak akan menyakitinya, " pikir Rega.
Rega membuang nafas kasar, lalu mengusap wajahnya sekilas. Dia berbalik, berjalan menuju ke ranjangnya lalu menghempaskan dirinya di atas sana.
Drt drt drt
Rega menoleh ke samping, tangannya meraih ponselnya yang ada di atas laci meja. Diapun terdiam kalau membaca pesan dari Tya tersebut.
From Tya
Malam Rega, kamu sudah tidur belum?
Regapun dengan cepat membalas chat dari Tya itu.
From Rega
Belum Nona, sebentar lagi mau tidur ini.
5 menit kemudian
From Tya
Maafkan aku telah menganggumu, ya sudah selamat malam
Chat terakhir hanya dia baca namun tak berniat membalasnya. Rega menaruh kembali ponselnya di atas meja, lalu menatap langit langit kamarnya. Dia berusaha memejamkan matanya sejenak, namun lagi lagi kedua matanya enggak tertutup. Tiba tiba sepintas dari pikirannya, Rega teringat dengan gadis pendek itu namun segera menggeleng cepat.
"Cih buat apa aku teringat sama si gadis ingusan itu! Dia langsung memejamkan matanya, terbang ke alam mimpi.
bersambung.
__ADS_1