Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Season 3 Part 5


__ADS_3

Dan malamnya Hotel milik keluarga Aditama tampak ramai, Sherry mengajak kedua orang tuanya turun ke bawah. Tiba di tengah ruangan, Sherry meminta mommy dan daddy membuka matanya. Kedua paruh baya itu terkejut dengan kejutan yang di berikan Sherry pada mereka.


"Happy Anniversary Mommy, Daddy. " ucap Sherry dengan senyuman lebarnya. Gadis itu langsung memeluk kedua orang tua angkatnya secara bergantian. Mommy Binar tampak menitikkan air mata bahagianya, mengandeng sang suami menuju ke tengah ruangan.


"Sayang ini semua kamu yang nyiapin nak? " tanya Mommy pada Sherry.


"Kak Adrian dan Revalah yang turut membantuku mom!


"Terimakasih atas kejutannya nak. " Mommy mencium kening Sherry dengan lembut, kedua paruh baya itu langsung memotong kuenya. Dengan mesra saling menyuapi satu sama lain, Sherry sungguh bahagia melihat kedua orang tuanya masih terlihat mesra sampai sekarang.


Sherry memilih bergabung bersama Adrian dan lainnya di sudut ruangan. Pria itu menatap lekat gadisnya dengan pandangan memuja. "Kapan kalian akan mengumumkan hubungan kalian pada tante Binar dan Om Bara? " tanya Vega yang sejak tadi hanya diam.


Adrian langsung melirik kearah sang kekasih, Sherry mengatupkan bibirnya. Entah apa yang tengah gadis itu pikirkan saat ini. Dia menghela nafas panjang, lalu tersenyum pada Vega sambil berkata. "Belum saatnya Ga, aku merasa belum siap jika semua orang tahu mengenai hubunganku dengan Adrian!


"Mengingat Adrian sempat berpacaran dengan Kate!


Vega menganguk, dia paham apa yang tengah di rasakan temannya itu. Adrian langsung memeluknya, menciumi pucuk kepala gadisnya berulang ulang. Setelahnya Adrian melepaskan pelukannya, dia kembali mengobrol dengan Vega.


Sherry sendiri bangkit, hendak pergi ke toilet. Tanpa sengaja dia berpapasan dengan Kate. Kate menatap penuh kebencian padanya, tanpa ragu gadis itu menarik Sherry kehadapan orang tua Adrian.


"Kate, lepasin aku!


"Kate ada apa nak, kenapa kamu menarik tangan Sherry dengan kasar? " tanya Mommy Binar dengan lembut.

__ADS_1


"Gara gara dia tante, aku kehilangan Adrian. " tunjuk Kate dengan emosi. Mommy Binar berusaha menenangkan Catherine yang terlihat sangat emosional. Gadis itu menjelaskan apa yang terjadi pada mommy Binar. Mommy Binar terkejut namun tak terlalu di tunjukkan, wanita itu menoleh kearah Sherry.


"Sayang katakan pada mom, apa kamu menjalin hubungan dengan Adrian? " tanya Mommy Binar dengan lembut.


"Iya Mommy. " bukan Sherry yang menjawabnya namun Adrian, pria itu berjalan angkuh dan berhenti saat tangannya melingkar di pinggang Sherry. Kate tentu saja sakit hati akan pengakuan Adrian barusan, gadis itu hendak menampar Sherry namun di halangi Adrian.


"Sebaiknya kamu pergi dari sini, sebelum aku berbuat nekat padamu Kate. " bisik Adrian dengan tegas. Kate langsung pergi dengan rasa sakit hati akibat pengakuan Adrian. Daddy Bara meminta para tamunya menikmati hidangan yang tersedia, berusaha mengalihkan apa yang terjadi.


Mereka memilih mengobrol di sudut ruangan, Sherry langsung meminta maaf pada kedua paruh baya itu. "Maafin Sherry mom, pesta kejutan mommy jadi terganggu karena kejadian tadi!


"Jangan menyalahkan dirimu sendiri, mommy justru senang jika kalian berpacaran. Sejak awal mommy dan daddy sudah menduganya melihat tingkah aneh kalian berdua. " ujar mommy dengan bijak. Sherry hendak memeluk mommy, Adrian menahannya dan menariknya ke dalam pelukannya.


"Peluk saja aku baby!


"Vega, mana kekasihmu nak kenapa gak di ajak ke sini? " tanya Mommy Binar dengan lembut.


"Aku jomblo tante. " jawab Vega dengan kesal yang justru di tertawakan Sherry dan Daddy Bara. Mommy Binar merasa bersalah pada Vega, dia lupa akan status sahabat putranya itu.


Tawa mereka kembali menggema semakin meriahkan acara anniversary pernikahan Nyonya dan Tuan Aditama. Mereka kembali bergabung bersama yang lainnya, pesta malam ini begitu ramai dan meriah. Sherry sendiri turut bahagia namun di sisi lain dia teringat dengan ucapan Kate padanya tadi.


Dia khawatir perempuan itu menyimpan dendam lalu menyebarkan rumor hingga reputasi keluarga Aditama memburuk nantinya. Sherry tak ingin ketakutannya itu terjadi, dia harus melakukan sesuatu saat ini. Adrian yang melihat kegelisahan di wajah kekasihnya, pria itu langsung mendekat.


"Baby ada apa, aku lihat kau terlihat gelisah sekali? " tanya Adrian penasaran.

__ADS_1


"Aku teringat akan kemarahan Kate tadi sayang, aku dia menyimpan dendam sama kita. " gumam Sherry dengan mata berkaca kaca. Adrian langsung memeluknya, paham akan kekhawatiran yang di rasakan kekasihnya saat ini.


"Itu tidak akan terjadi baby, kamu tenanglah. " ucap Adrian dengan lembut sambil mencium keningnya sekilas. Dia meminta gadisnya tersenyum, dia tak ingin orang tua mereka curiga dan cemas padanya.


Keduanya segera bergabung bersama keluarga mereka, Mommy mengumumkan hubungan Adrian dan Sherry pada keluarga mereka. Sherry hanya diam, merasa risih akan pandangan orang orang padanya. Namun begitu dia cukup lega, malam ini dia setidaknya sedikit tenang setelah mommy mengumumkan hubungannya dengan Adrian.


"Saya harap tidak ada rumor palsu yang menyeret Sherry dalam hubungan Adrian dan Kate yang telah berakhir. " tegas mommy Binar.


Larut malam pesta itu baru usai, Sherry pamit langsung ke kamarnya. Di dalam kamar, dia menaruh ponselnya di atas meja, berniat membersihkan diri ke dalam kamar mandi. Setengah jam berlalu, dia baru ke luar dan mengganti pakaiannya dengan piyama.


Sherry berjalan ke arah ranjang, duduk di sana sambil menggenggam ponselnya yang berdering.


From xxx


Aku tidak akan membiarkan kamu bahagia Sherry, berani beraninya kamu merebut Adrian dariku. Lihat saja nanti siapa yang nantinya akan bersama dengan Adrian pada akhirnya!


Sherry mengerutkan kening, mendapat pesan ancaman membuatnya gelisah. Dia langsung menaruh ponselnya, tubuhnya terasa sangat lelah hari ini. Gadis itu merebahkan dirinya di atas ranjang empuknya. kedua matanya belum ingin terpejam, pesan itu terus terngiang dalam kepalanya.


"Jangan jangan Kate yang mengancam aku, hanya dia yang begitu ingin memiliki Adrian sepenuhnya. " gumam Sherry kuat. Dia menatap langit langit dalam kamarnya, berusaha menepis pemikirannya saat ini. Mau tak mau dia harus menghadapi badai kedepannya dalam hubungannya dengan Adrian.


"Aku harap mampu melewati batu terjal yang akan menghalangi hubungan aku dengan Adrian nantinya. " batin Sherry penuh harap. Dia tak mungkin melepaskan Adrian begitu saja, dia sangat mencintai pria itu dengan tulus. Lagi lagi terdengar suara helaan nafas berat dari mulut Sherry, dia tak boleh lemah menghadapi gadis seperti Kate itu.


"Aku tak akan membiarkan kamu merebut Adrian dariku Kate meskipun cara licik kamu gunakan. " Sherry tahu bagaimana sifat Kate yang ambisius dan licik itu, dia perlu berhati hati menghadapinya.

__ADS_1


__ADS_2