Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 42 - HUKUMAN


__ADS_3

Selesai piknik, Senja dan Zayn memilih pergi ke pantai, Leon ikut serta karena di paksa oleh Senja hahahaha. Leon menghela nafas kasar, merasa iri dengan pasangan di sebelahnya yang asyik asalkan bermesraan.


"Sial jika tahu cuma jadi nyamuk, mending tadi aku pulang. " gerutu Leon.


sabar ya babang singa wkwk


Senjapun menoleh kearah Leon kemudian tersenyum miring. "Le, bisakah kamu pijitin kaki aku, pegal banget rasanya. " pinta Senja.


"Eh yank biar aku saja yang pijat kakimu. " sahut Zayn dengan cepat.


"Aku maunya Leon!


Zayn melirik tajam kearah Leon, Leonpun berdecih dan mulai memijat kaki Senja. Senja bersandar di dada sang suami, menikmati pijatan lembut dari Leon. " Huh lumayan, dapat tukang pijit gratis hahahha. " pikirnya.


"Yank, biar aku saja yang pijitin kamu. Aku tidak mau kakimu di sentuh pria lain termasuk si singa hutan itu. " geram Zayn. Leon langsung menghentikan aksinya, dia bangkit dan berlalu pergi. Senja menjauhkan wajahnya, dia menoleh dan menatap tajam kearah suaminya.


"Gara gara mas sih, si singa pergi tuh! Zayn hanya acuh, dia kini memijat kaki sang istri, sambil menikmati udara di pantai. Senja menghela nafas kasar, dia memilih diam dan menikmati pijatan sang suami.


"Mas, aku pinjam ponselmu dong!


Zayn mengambil ponselnya, lalu memberikan ponselnya pada sang istri. Senjapun langsung membukanya menggunakan password tanggal pernikahan mereka. Senjapun mengerutkan dahi membaca pesan dari si kutu loncat di ponsel suaminya.


Hadeh sekali gatel tetap kegatelan sama laki orang, kayaknya si pelakor tengik ini minta di basmi dengan sianida eh ( ͡°Ĺ̯ ͡° )(๑•̀д•́๑)


to Kutu Loncat


Hem, kayaknya lu minta dicekoki sianida atau di tenggelamin di rawa rawa. Masih ngeyel bae ganggu suami orang, dasar buaya betina.


Si cantik Senja

__ADS_1


lalu tekan tombol kirim


Senja nampak puas membalas chat si kutu loncat, dia benar benar geram dengan kelakuan si Tya itu. Zayn memperhatikan istrinya, dia nampak menaikkan sebelah alisnya. " Yank, kenapa kok kamu senyum senyum sendiri atau Jangan jangan kamu lagi chatan dengan simpananmu ya. " celetuk Zayn asal.


Senja langsung memberi tatapan tajam padanya, Zayn hanya nyengir sebelum macan betinanya itu mengamuk. Diapun bangun dan duduk dengan tegak, mengembalikan ponsel suaminya. Zayn langsung menyimpannya tanpa memeriksanya lebih dulu. "Yuk kita pulang mas, tapi mas gendong aku ya sampai ke mobil. Soalnya lagi mager!


Zayn mendengus pelan, dia menggendong istrinya ala bridal style meninggalkan pantai. Keduanya masuk ke dalam mobil dan melesat jauh. Selama perjalanan pulang, Senja mencuri pandang kearah suaminya setelah itu memalingkan wajahnya. " Lagian mas Zayn sangatlah tampan, gagah perkasa dan juga kaya, pantas saja si kutu loncat itu ngebet banget pengen memiliki Zayn. " batinnya.


Hingga 30 menit berlalu, Senja tak menyadari jika mereka sudah sampai karena dia asyik melamun. "Yank, yuk kita turun. " ujar Zayn.


Senjapun tersentak dari lamunannya, dia segera turun dari mobil. Zayn yang melihatnya nampak terlihat heran dengan sikap istrinya yang lebih banyak melamun. Diapun merangkul bahunya dan bersama sama masuk ke dalam mansion. "Mas aku langsung ke kamar ya mau mandi, sangat gerah ini. " Senjapun berlalu meninggalkan sang suami, Zayn semakin heran melihat sikap istrinya yang sangat aneh itu. Diapun memilih duduk di sofa, mengeluarkan ponselnya kemudian membuka dan membaca setiap chat yang masuk karena tadi dia silent ponselnya.


"Tunggu, jangan jangan Senja sudah membuka dan membalas chat Tya, sebab itu sikapnya aneh dan banyak melamun tadi di mobil. " tebaknya.


Zayn menghela nafas pelan, sepertinya Senja sedang cemburu saat ini pikirnya. Dia melirik jam tangannya menunjukkan angka 01. 00 siang. Dia memperhatikan istrinya yang menuruni anak tangga, Senja nampak sangat fresh setelah mandi dan menuju ke dapur. Tak lama kemudian Senja datang dan menaruh jusnya di meja, duduk di sofa dengan hati hati.


"Hn. "


"Apa kamu cemburu, melihat Tya masih mengirim chat padaku. " cecar nya dengan hati hati.


"Menurut Mas Zayn bagaimana! Senja tak mengalihkan perhatiannya dari majalah yang dia bawa, ditambah menyesap jus apel favoritnya. Zayn menggaruk tengkuknya yang tak gatal, istrinya tengah mengabaikan dirinya karena cemburunya pada dirinya, yang masih di chat oleh Tya.


"Maaf sayang, bukannya aku tidak mau jujur sama kamu, hanya saja aku tidak mau membebani kamu Yank, mengingat kamu tengah hamil. " jawab Zayn dengan jujur.


Plak Senja menaruh majalahnya di atas meja dengan kasar, dia melirik suaminya melalui ekor matanya. Zayn tersentak kaget dengan apa yang dilakukan istrinya itu. "Mulai malam ini kamu tidur di sofa mas, selama aku hamil kamu dilarang menyentuhku, ingat ini hukuman untukmu. " tegas Senja dengan nada galaknya.


"Tapi Yank.. "


"Keputusanku enggak bisa di nego Mas!

__ADS_1


"Atau kamu mau aku jalan sama Leo besok. " ancam nya.


Zayn langsung menggeleng, wajahnya kini berubah lesu mendapat hukuman dari istrinya. Senja hanya diam dan acuh, tanpa merasa kasihan pada suaminya. Dia sangat kesal dengan Zayn, kenapa dia harus menyembunyikan chat chat Tya darinya.


Rasakan itu dasar buaya, ini balasan dariku karena kamu berbohong!


Senja kembali menyesap jusnya hingga tandas. Dia menunduk ke bawah, mengelus pelan perut datanya kemudian menyandarkan dirinya di sofa.


"Aku mandi dulu ya yank!


" Hm! Zaynpun bangkit, berjalan gontai meninggalkan istrinya, dia menaiki tangga menuju ke kamar mereka. Senja hanya menatapnya sekilas setelah itu kembali membuka majalahnya.


Ibu pun datang dan langsung duduk di sebelah puterinya itu. Dia mengulas senyumnya, melihat raut muka Senja yang terlihat kesal. "Kenapa nak, apa kamu bertengkar dengan suamimu? "


"Enggak Bu, hanya saja Senja kesal dengan mas Zayn, dia menyembunyikan fakta bahwa si kutu loncat masih saja mengirim chat lagi padanya. " ungkap Senja.


"Tapi suamimu melakukan itu pasti ada alasannya nak, lebih tepatnya mungkin saja dia tidak ingin membuatmu stress mengingat kamu tengah hamil muda. " balas Ibu dengan bijak.


Senja pun menaruh majalahnya, melipat tangannya di atas dada sambil memasang wajah cemberutnya. "Aku cemburu jika ada wanita lain yang menghubungi Mas Zayn, atau jangan jangan mas Zayn diam diam suka sama Tya, mantan adik iparnya. " gumam Senja.


"Hush, pikiranmu itu lho nak, enggak baik kamu mencurigai suami kamu sendiri. " tegur Ibu.


"Siapa tahu 'kan Bu, namanya juga lelaki tak cukup satu wanita. " Ibu hanya menggeleng, tak percaya dengan pemikiran puterinya yang kekanakan itu. Senjapun memilih diam dan malas berdebat dengan ibunya, pasti Ibunya itu akan membela Zayn. Senja menghela nafas berat, mengeluarkan ponselnya dan memutar musik.


Zaynpun datang dan bergabung bersama mereka. Dia melirik kearah istrinya yang masih tak menoleh kearahnya, setelah itu kembali menatap sang mertua. "Nak kamu harus sabar ya menghadapi sikap Senja yang ke kanak kanakan. "


"Enggak papa kok Bu. " jawab Zayn tersenyum tipis.


tbc

__ADS_1


__ADS_2