Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Season 3 Part 6 Rencana Licik Kate


__ADS_3

"Enggak nyangka aja lho Sher, Kok kamu jahat banget rebut Adrian dari Kate sih. " ujar salah satu teman Sherry. Saat ini Sherry ada di toko buku, gadis itu hendak membeli novel kesukaannya.


Dia menurunkan niatnya setelah mendengar sindiran pedas dari salah satu temannya itu. Sherry menaruh kembali bukunya, melirik kearah Wina dengan tatapan datarnya.


"Memangnya kamu tahu dari mana informasi mengenai hubunganku dengan Adrian, Win? " tanya Sherry.


"Coba lihat di medsos, aku masih enggak nyangka aja ternyata gadis yang aku kira kalem nyatanya suka nusuk temen dari belakang kayak kamu Sher. " ketus Wina. Gadis itu ke luar dari toko buku meninggalkan Sherry yang mematung.


Sherry sendiri segera memeriksa ponselnya, dua melihat Kate yang melakukan konferensi pers. Gadis itu mengumpat pelan, menyimpan ponselnya dalam tas. Dia memilih kembali memilih beberapa buku lalu membayarnya di kasir, setelah itu pergi dari sana.


Diapun masuk ke dalam taksi, dering ponselnya mengalihkan perhatiannya. Sherry mengambil benda canggih itu, matanya membola sempurna melihat foto Adrian bersama Kate yang tengah makan siang bersama.


Gadis itu langsung mengirim pesan pada sang kekasih hati dengan perasaan kesal sekaligus cemburu.


to Adrian


Di mana kamu sekarang sayang?


tring

__ADS_1


From Adrian


Aku lagi di kantor honey!


Hati Sherry kian panas, dia tak menyangka Adrian akan membohonginya seperti ini. Dan lagi lagi pesan masuk dia terima dari Kate, Sherry langsung memasukkan benda canggih itu ke dalam tasnya.


di Restauran


Kate tersenyum puas, dia berhasil menghancurkan Sherry dengan pelan pelan. Dia sangat yakin setelah ini hubungan Adrian dan Sherry akan renggang.


"Ehem, aku pergi dulu. " ujar Adrian segera bangkit dan berlalu pergi dari sana. Kate sengaja membiarkan pria pujaan nya itu pergi begitu saja. Dia sangar yakin permainan ini akan menjadi sangat menarik.


Kate POV


Kau kira aku akan tinggal diam saat Adrian mengumumkan hubungannya dengan kamu Sherry. Aku tak akan membiarkan kamu bahagia dengannya, hanya aku yang pantas untuk Adrian. Kau hanya seorang wanita perebut yang merebut tunanganku. Dan kini banyak dukungan dari netizen yang membelaku dan justru menyudutkan kamu sebagai wanita perebut kekasih orang.


Kate langsung bangkit, meninggalkan restauran setelah menyerahkan uang. Bibirnya tampak melengkung membentuk senyuman, gadis itu masuk ke dalam mobil dan melesat kencang.


Tiba di apartemen, Kate di kejutkan oleh kehadiran Kayden. Wanita itu langsung mendorongnya masuk ke dalam apartemen, dia tak ingin kehadiran Kayden mampu membuat rencananya hancur.

__ADS_1


"Untuk apa kamu ke sini sialan. " umpat Kate dengan kesal. Kayden tersenyum tipis, menarik Kate menuju ke ruang tengah.


"Aku merindukan kamu Kate, merindukan percintaan panas kita yang menggairahkan. " ujar Kayden dengan tatapan penuh arti. Kate sendiri mendengus sebal, terpaksa dia memberikan janji pada Kayden. Dia akan melayani Kayden nanti, Kate masih membutuhkan bantuan Kayden saat ini.


"Sepertinya kau sangat senang sekali baby? " tanya Kayden sambil memainkan rambut Kate, sesekali menciumnya.


"Ya aku berhasil membuat hubungan Adrian dengan Sherry sedikit merenggang. " jawab Kate sambil tersenyum lebar. Kayden tersenyum tipis mendengarnya, melabuhkan kecupan pada Kate, Kate tentu saja membalasnya.


Pria tampan itu membopong Kate dan membawa wanitanya menuju ke kamar. Tak lama terdengar suara lenguhan dan erangan yang saling bersahutan dari dalam kamar. Kate berusaha menyenangkan Kayden, dia berusaha membuat Kayden puas akan pelayanannya.


Sementara Sherry tampak begitu kesal dan kecewa pada Adrian, gadis itu memilih berada di apartemen dan mengurung dirinya di sana. Dia telah mengganti password agar Adrian tak mudah masuk ke dalam.


"Belum menikah saja dia sudah berani berbohong, apalagi saat nanti kalau resmi menjadi suami istri. " geram Sherry. Dia berkali kali menolak panggilan dari Adrian, dia sangat kesal dan marah pada kekasihnya itu.


Lagi lagi terdengar suara umpatan yang terlontar dari bibir seksinya. Sherry perlu berendam saat ini untuk meredakan kemarahan dalam dirinya.


"Rasa percayaku berkurang melihat kamu makan siang dengan Kate, Adrian. Jika kamu tak menyukainya, kenapa kamu harus menuruti permintaan wanita licik itu. " pekik Sherry jengkel.


"Sepertinya aku perlu memberi pelajaran padamu Adrian. " batin Sherry.

__ADS_1


__ADS_2