Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 36 - Pria Bawel vs Gadis Galak


__ADS_3

Sementara Andra kini ada di sebuah Cafe, menunggu teman kencan pilihan orang tuanya. Tak lama kemudian datanglah seorang wanita, lalu menarik kursi kemudian duduk. "Permisi, apa Anda adalah Tuan Kalandra. "


"Iya Aku Kalandra Alister Malik!


Gadis itu bernafas lega, dia membuang nafas pelan setelah itu kembali menatap Andra dengan lekat. "Begini tuan, saya perlu bantuan tuan dan ini sangat genting!


Andra menaikkan alisnya mendengar ucapan gadis di hadapannya. " Bantuan seperti apa yang kau maksud?


"Oh ya namaku Kirana Azkia Maheswari, sebenarnya aku sudah punya kekasih tetapi kedua orang tuaku tidak menyetujui hubungan kami. "


"Orang tuaku bilang, kekasihku bukan pria baik baik, untuk itu bisakah kamu membantuku mencari tahu apa saja yang dilakukan kekasihku karena akhir akhir ini dia sikapnya aneh. " pinta Kirana.


Andra terdiam, dia memikirkan tawaran dari gadis dihadapannya. Tiba tiba dia tersenyum penuh arti, memiliki ide agar orang tuanya berhenti mencarikan pasangan untuknya.


"Baiklah aku setuju tapi ada syaratnya!


"Syaratnya apa? " Andrapun bangkit lalu menarik tangan Kirana, lalu membawanya ke luar dari Cafe. Keduanya kini langsung masuk ke dalam mobil milik Andra.


"Kamu harus mau menjadi kekasihku sekaligus mau dijodohkan denganku tanpa ada bantahan. Jika kamu setuju aku bisa membantumu mencari tahu soal kekasihmu itu. " tawar Andra.


"Baiklah aku setuju tuan. " balas Kirana sambil tersenyum.


Andra tersenyum puas mendengarnya kemudian berkata. "Mulai sekarang panggil aku Mas Andra. " perintah Andra.


Kirana mendengus keras mendengar nada perintah dari kekasih pura puranya itu, kemudian diapun mengangguk. "Iya Mas Andra, sudah puas 'kan? "


Dasar tuan pemaksa, seenaknya nyuruh aku ini itu ck


"Tentu saja puas. " Andra memasang sabuk pengaman, kemudian melakukan mobilnya kencang. Tak lama kemudian mereka sampai di sebuah mansion megah bak istana. Keduanya turun dari mobil, Andra langsung mengenggam tangan Kirana. "Kenapa harus pegangan segala sih Mas. " protes Kirana.


"Biar terlihat seperti sungguhan Kirana sayang, sekali lagi protes aku cium bibirmu itu. " ancam Andra dengan sorot tajamnya.


Kirana mencebikkan bibirnya, dia berjalan mengikuti Andra masuk ke dalam. Keduanya bergegas menghampiri orang tua Andra yang berada di ruang tamu. "Pagi Mommyku yang cantik. " sapa Andra.

__ADS_1


Mommy Ririn menoleh, tersenyum lebar melihat kedatangan Andra bersama Kirana. Diapun langsung bangkit dan langsung memeluk Kirana sekilas namun tidak dengan Andra, puteranya sendiri. "Cih anak mommy itu aku apa Kirana sih Mom. " cibir Andra.


"Bawel kamu Ndra. " sahut Mommy dengan nada jengkel, kemudian duduk di sofa begitu juga dengan Kirana.


"Oh ya Kirana sayang, bagaimana kabar orang tuamu nak? "


"Mereka baik baik saja Tante. " jawab Kirana tersenyum canggung.


Kiranapun merasakan risih, kala Andra memperhatikan dirinya dengan intens. Diapun memalingkan wajah, kembali menatap Mommy Ririn.


Drt drt drt Kirana mengambil ponselnya dari dalam tas kemudian membuka chat yang masuk.


From Erwin


Yank kamu ada di mana sekarang?


Kirana menghela nafas pelan, dia terlihat bingung harus membalas chat Erwin dengan jawaban apa. Mommy Ririn mengerutkan dahi membaca pesan yang ada dalam ponsel Kirana. "Erwin siapa dia nak? "


"Dia kekasih aku Tante, tapi Mami dan Papi tidak menyetujui hubungan kami dan kami berduapun sudah putus. " jelas Kirana sedikit berbohong.


Mommy Ririn langsung melirik kearah puteranya, Andra. Andra hanya diam dan mengedikkan bahu pertanda tak tahu namun tak lama kemudian dia tersenyum miring. "Jangan khawatir Mom, lagian Kirana sudah enggak ada hubungan apa apa dengan pria itu. Lagian mana mungkin aku membiarkan calon istriku berhubungan dengan pria lain. " ujar Andra sambil tersenyum miring.


Kirana hanya berdecih pelan, menyimpan ponselnya dalam tas. Dia tak menyangka Andra bisa berakting layaknya aktor profesional. "Dasar Mr modus, bilang saja kamu takut dijodohin lagi dengan wanita lain jika aku ketahuan bohong. " batin Kirana.


"Oh gitu ya sudah tante tinggal ya, kamu bisa mengobrol dengan Andra nak. " Mommy Ririn bangkit dan berlalu pergi namun sebelum itu dia menepuk bahu Andra sebentar.


Andrapun kini memilih duduk di sebelah Kirana. Kirana memberi jarak di antara mereka namun malah Andra mempersempit jarak hal itu membuat Kirana kesal. "Jauh jauh sana Mr modus jangan dekat dekat. " ujar Kirana sambil mengibaskan tangannya.


"Kenapa, kamu takut jatuh cinta padaku ya, atau jangan jangan jantungmu berdegup kencang saat didekatku. " goda Andra dengan jahilnya.


"Cih, sorry kamu bukan tipeku! Kirana merasa mual mendengar gombalan Andra. Mereka baru kenal masa iya langsung jatuh cinta ck mana ada, yang ada malah illfeel. Hadeh Andra, kepedeanmu sebelas dua belas sama seperti Zayn.


ciri ciri playboy cap kadal buntung

__ADS_1


"Halah dasar wanita, di bibir saja nolak tapi dalam hati sebenarnya iya iya saja. " cebik Andra dengan tatapan sinis.


Kirana memilih diam, dirinya sangat malas meladeni pria cerewet seperti Andra yang sungguh sungguh menyebalkan.


Sial banget aku dijodohin sama si Mr modus ini, cerewetnya ngalahin ibu ibu berdaster. 🤣🤣


Keheningan menerpa diantara mereka, manik kelam Andra sejak tadi menatap intens kearah Kirana. Kirana tak berniat mengajak berbicara pacar gadungannya itu, hal itu dia lakukan supaya darahnya tidak naik wkwk.


"Kenapa kamu diam, kamu sakit gigi gadis galak, " cetus Andra membuka obrolan mereka.


Ya Tuhan, kenapa sih aku dihadapkan dengan pria cerewet kayak Andra ckck


Kalau prianya sikapnya dingin entar ngeluh lagi dasar wanita wkwk


"Bawel banget sih Mas! ketus Kirana dengan wajah sebalnya.


Andra tertawa terbahak bahak, melihat raut kesal di wajah Kirana. Sedangkan Kirana semakin kesal padanya, ingin sekali melempar kotoran anjing ke muka Andra eh. Kirana pun mengelus dadanya, mengumpulkan stok kesabaran guna menghadapi Andra.


" Kenapa kamu elus elus dada, dada rata kayak gitu juga enggak empuk kali. " cerocos Andra dengan wajah tengilnya.


Dia mengambil bantal kemudian melemparnya kearah Andra. Hup Andra menangkapnya dengan sigap, kemudian tersenyum meledek kearah Kirana. Kirana melipat tangannya di dada dan memasang wajah masamnya dihadapan Andra.


Andra menarik tangan Kirana hingga dia jatuh dalam pelukannya. "Sudah jangan ngambek gadis galak, wajahmu yang jelek nambah jelek lho. "


Kirana mendorong tubuh Andra, kemudian menyandarkan tubuhnya di sofa. Saat ini dia tengah memikirkan hubungannya dengan Erwin. "Oh ya Ran, siapa nama lengkap Erwin. "


"Erwin Adellard Pradikta. "


Andra langsung mengirim chat pada seseorang untuk mencari tahu dan mengawasi Erwin. Setelah selesai menyimpan ponselnya dalam saku kemudian melirik Kirana melalui ekor matanya. Terlihat ada kesedihan dalam dua bola mata Kirana, dia sudah tahu apa yang tengah dipikirkan gadis disebelahnya itu.


"Ayo ikut aku Ran. "


"Kemana! Kirana menaikkan sebelah alisnya menatap Andra.

__ADS_1


" Bertemu temanku. " Kiranapun bangkit dan mengekori Andra dari belakang setelah mereka berpamitan pada mommy. Di luar mansion, mereka segera masuk ke mobil dan melesat jauh meninggalkan kediaman Malik.


__ADS_2