Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 75 ~ MUSIM KEDUA - part1 TRIO WIJEN


__ADS_3

Ngomong ngomong kisah Senja di gabung sini apa pisah???


Note :VOTE DAN GIFTNYA KENCENGIN


**


Belasan tahun kemudian


Si centil Jingga tumbuh menjadi gadis manis yang ceria, agresif dan bar bar di usianya 18 tahun. Pagi itu Jingga tengah sarapan bersama dengan keluarganya di meja makan. Mommy Senja menoleh kearah anak gadisnya itu dengan tatapan lembut. "Ji sayang, kamu mau daftar kuliah di mana sayang hemm??


" Entahlah mommy, Ji bingung kalau bisa jurusannya harus gampang dan dipenuhi pria tampan, soalnya Ji malas mikir dan pengennya gombalin pria tampan. " balasnya nyeleneh. Daddy langsung tertawa mendengar ucapan anak gadisnya, sementara si kembar berpura pura mual di hadapan kakaknya itu.


"Dasar gadis nakal. " cibir Mommy.


"Duh kak Ji, rasanya pengen mual aku. " sahut Jefferson dengan nada bercandanya.


Jingga hanya nyengir tanpa dosa di hadapan orang tuanya dan mereka melanjutkan sarapannya. Selesai sarapan Daddy bangkit dan pamit pada keluarganya dan tak lupa mencium kening dan bibir istrinya di hadapan ketiga anaknya.


"Omg Daddy, daddy menodai mata suci ku dengan ciuman daddy pada mommy. " pekik Jingga dengan nada jengkelnya.


"Iya nih Daddy, enggak kasihan apa ya sama kami para jones. " sahut Jefferson. Daddy hanya tertawa setelah itu berbalik pergi meninggalkan keluarganya.


Mommy segera memanggil pelayan untuk membersihkan meja makan, wanita paruh baya itu mengobrol dengan anak anaknya di ruang tamu. Jingga bersandar di sofa sesekali melirik kearah si kembar adiknya kemudian kembali menatap sang mommy. "Memangnya kamu mau daftar kuliah hari ini apa besok sayang? "


"Besok sajalah mom, hari ini aku mau rebahan di rumah hehe. " jawab Jingga dengan santai.


"Dasar gadis pemalas, lalu kapan kamu belajar memasaknya sayang hem. " ledek Mommy dengan nada jahil. Jingga merotasi matanya malas, mommynya sangat jahil sama seperti dirinya terkadang membuatnya kesal.


"Kapan kapan, lagian aku bisanya cuma masak air doang Mom. " Si kembar langsung terbahak mendengar pengakuan dari kakaknya, mommy hanya bisa menmenggeleng, lalu menyambar majalahnya.


drt drt drt


Jingga langsung memeriksa ponselnya, dia langsung membalas pesan dari salah satu sahabatnya Winnie.


From Winnie thepooh

__ADS_1


Beb, kita jalan yuk mumpung belum kuliah


From Jingga


Siap bu bos, sekalian cuci mata siapa tahu nemu bule kesasar di jalan dan nyantol di kita hahaha.


"Mom aku pergi ya, bareng Winnie the pooh kok dan tenang saja enggak kelayapan. "


"Hati hati sayang! Jingga mengangguk, dia segera mengambil tasnya setelah itu berlalu pergi. Dia ke luar dari mansion, ternyata sahabatnya sudah menjemputnya. Jingga masuk ke mobil Winnie dan mobil melesat jauh meninggalkan kediaman O'Neil.


Ya Winnie, Jingga dan Jenny sudah bersahabat sejak mereka sekolah dan kini ketiganya bergabung dalam genk bernama TRIO WIJEN. Ketiganya sama sama jomblo, kini mereka dalam tahap mencari kekasih sesuai bibit bobot bebetnya, harus pria tampan dan kaya wkwkwk.


" Eh ngomong ngomong kita mau kemana


nih? " tanya Jenny. Jingga mengalihkan perhatiannya kearah sahabatnya itu sambil tersenyum miring.


"Lempar lu ke empang Jen. " celetuk Jingga dengan asal. Jenny langsung merengut kesal, Jingga dan Winnie tertawa terbahak bahak melihat raut kesal di wajah sahabat mereka itu.


"Hadeh Jen jen, emangnya kamu enggak dichat Winnie apa ya. " gerutu Jingga.


***


Di depan Mall


Trio WIJEN turun dari mobil dan bergegas masuk ke dalam pusat perbelanjaan. Keduanya langsung pergi ke tempat pakaian wanita, di sana ketiganya heboh, memilih pakaian yang sopan asalkan enggak terlalu seksi banget.


"Ji, nih dress cocok buat kamu bukankah warna kesukaanmu orange sesuai namamu. " Jingga mengangguk, mengambil dress yang di pegang Winnie.


Setelah dua jam mereka segera membayarnya di kasir, lalu ke luar dari mall dan masuk ke mobil. Winnie melajukan mobilnya menuju ke restauran karena mereka sangat lapar saat ini.


**


Di restauran Jingga segera memesan makanan pada pelayan, lalu kembali mengobrol bersama kedua sahabatnya. "Eh Ji, pria incaranmu belum kembali ya dari Australia. " celetuk Jenny sambil memandang kearah Jingga.


"Mungkin saja dia lagi kawhin dengan para kangguru di sana. " ujar Jingga sambil terkekeh.

__ADS_1


Winnie dan Jenny tergelak kencang hingga semua orang di sekitarnya menoleh kearah mereka. Keduanya langsung tersenyum kikuk, pelayan datang mengantar pesanan mereka setelah itu pergi. Mereka kini sibuk dengan makanan masing masing, Jingga sesekali melirik kearah ponselnya namun akhirnya mendesah kecewa.


"Aku telepon, video call dan chat enggak di balas sebenarnya si beruang kutub di sana lagi ngapain sih. " gerutu Jingga.


"Sudahlah makan dulu saja Jingga. " sambung Jenny. Jingga pasrah dan melanjutkan makan siangnya dengan lahap. Selesai makan, Jingga membayar tagihan mereka setelah itu ketiganya ke luar.


***


"Merana kini aku merana hooo karena cinta haaa. " ucap Jingga menyanyikan sepenggal lirik lagu. Jenny langsung tertawa mendengar sahabatnya yang tengah galau. Kini mereka telah sampai di apartemen Winnie, ketiganya masih berada dalam mobil. Winnie menoleh ke belakang dan terkekeh kecil melihat raut muram milik Jingga.


"Ayo masuk, entar aku buatin jus favorit kamu Ji dan lupakan si kutub dulu oke. " Winnie langsung ke luar di susul Jenny dan Jingga. Ketiganya langsung masuk ke dalam apartemen milik Winnie.


Di ruang tamu


Jingga menyetel lagu galau sambil bersandar di atas sofa. Tak lama kemudian Winnie kembali dan menaruh minuman dan cemilan di atas meja setelah itu duduk di samping Jingga.


"Eh gimana dengan Mike Ji? "


Jingga menoleh kearah Winnie kemudian menghela nafas panjang. "Entah dia juga belum chat aku, mungkin saja si mike lupa kali sama aku. " gerutu Jingga. Winnie menepuk jidatnya, dia merasa kasihan dengan sahabatnya yang satu ini. Jingga mematikan musiknya, dia mengambil jusnya dan langsung menyeruput nya.


"Eh gimana kalau next time kita adakan party buat kita bertiga? "


"Yes aku setuju, lagian malas banget aku harus galau galau terusan. " balas Jingga dengan semangat empat lima.


Jenny mengunyah camilan dan mengangguk menyetujui ucapan Winnie. Mereka bertiga langsung tos bersama sama, Jingga sangat beruntung memiliki sahabat seperti Winnie dan Jenny.


"Jen, bukankah kamu punya kakak laki laki, sudah punya pacar belum atau sudah nikah. " cerocos Winnie.


Jingga tertawa melihat betapa semangatnya sahabatnya itu, Jenny hanya menanggapinya dengan senyuman. "Kak Willy masih lajang kok Win, makanya tiap hari aku panggil dia pria tak laku. " ucap Jenny dengan jujur.


"Yes aku punya kesempatan buat deketin dia yeah. "


"Oke aku setuju kamu jadi calon kakak iparku cieee. " goda Jenny. Winnie tersipu malu mendengar ucapan Jenny padanya, Jingga tersenyum geli melihat tingkah malu malu sahabatnya.


bersambung

__ADS_1


VOTE VOTE VOTE


__ADS_2