Duda Tampanku Yang Seksi

Duda Tampanku Yang Seksi
Epson 64 - SUAMI TAKUT ISTRI


__ADS_3

VOTE VOTE VOTE


Pagi ini ada yang wajahnya mendung, tak ada raut gembira di wajah Rega ataupun Andra. Kirana dan Maya tengah memakan sarapannya dengan lahap, tanpa peduli wajah kusut suami suami mereka. Ya Mereka berada di hotel yang sama dan kini sarapan bersama sama.


"Maya, sst lihat tuh wajah suami kamu kusut amat, emang semalam enggak mp apa? " bisik Kirana.


"Enggak, kalau kamu kak? "


"Sama sih. " balas Kirana sambil nyengir, semalam aku kedatangan tamu bulanan. Andra berdecak kesal, mengingat kegiatan mereka semalam yang gagal total karena istrinya lagi palang merah wkwk.


poor Andra


Kirana menoleh kearah Andra sambil tersenyum manis tanpa dosa. "Sarapan gih Mas, jangan masang wajah cemberut entar tambah jelek lho. " ledek Kirana. Andrapun mendengus keras, memakan sarapannya dengan malas malasan. "Kak Kirana, kami pulang dulu ya. " pamit Maya.


Kirana menoleh, mengangguk sambil tersenyum. Dia menatap kepergian Maya dan Rega, beralih melirik Andra melalui ekor matanya. Dia menahan tawa, kalau suaminya ini masih kesal padanya karena kemarin malam.


"Ayo kita pulang!


" Hn. " gumam Andra dengan cuek.


Kirana berkacak pinggang, menatap tajam kearah Andra. "Ayolah Mas, pulang atau kamu mau nanti malam tidur di sofa. " tandasnya dengan nada galak. Andrapun langsung bangkit, merangkul pinggang sang istri dan bergegas ke luar dari hotel. Keduanya masuk ke mobil, Andra tancap gas dan melajukan mobilnya kencang menuju ke rumahnya.


Selama perjalanan, Kirana melirik ke samping, memperhatikan sang suami yang fokus menyetir. Hingga beberapa menit berlalu, mereka akhirnya sampai di penthouse milik Andra. Kirana melepaskan sabuk pengamannta dan memandang kearah sang suami. "Mas, kamu masih marah sama aku. " ujar Kirana dengan lembut.


"Iya sayang!


" Habisnya semalam kamu motong ucapanku terus Mas, kamu sabar ya lima hari ke depan oke. " bujuk Kirana.


Andra menghela nafas panjang, lalu mengangguk dan tersenyum pada sang istri. dia melepaskan sabuk pengamannya, kemudian turun dari mobil.


Kirana menghampirinya, bersama sama masuk ke dalam penthouse. "Setelah lima hari itu kita harus gaspol jangan kendor sayang, kalau bisa sehari tiga kali. " ucap Andra sambil bercanda.


"Eh banyak amat Mas kayak minum obat! Andra tergelak mendengar ucapan sang istri, dia mengajak istrinya ke ruang tamu. Kirana menatap jemarinya yang bertautan dengan jemari sang suami.


"Aku pengen punya anak kembar cowok Mas, pasti seru deh!


" Tidak deh Yank, jika semuanya cowok mereka pasti nguasain kamu dan enggak izinin aku deketin kamu, lebih baik perempuan dua duanya. " protes Andra dengan kesal setelah membayangkannya. Kirana langsung tertawa dengan alasan dari suaminya, ck Andra memang ada ada saja.

__ADS_1


"Kamu mau honeymoon ke mana Yank? "


"Em bagaimana kalau ke Lombok!


" Oke setuju. " Andra mencium puncak kepala istrinya dengan lembut. Kirana merogoh ponselnya, mengirim chatting ke grup yang di beri nama "STI atau Suami Takut Istri. "


"Kok nama grupnya kayak gitu sih Yank! Kirana hanya tersenyum geli melihat sang suami yang tidak terima.


" Lha yang buat 'kan Senja Mas, protes saja sana sama Senja. " ujarnya santai. Grup STI diketuai Senja dengan anggota, Kirana, Maya, Zayn, Andra dan Rega di tambah Tari dan


Rafandra. Andra hanya bisa mencibir nama grup yang dibuat oleh istri sahabatnya itu.


Grup STI


@KiranaMalik : Gimana kalau kita buat acara BABERQUE gaes?


@SenjanyaZayn : Setuju, memang kapan! bukankah kamu mau pergi honeymoon Ki? "


Andra mengeluarkan ponselnya dan masuk ke dalam grup


@RegaTampan : Enak ya kalian berdua bisa honeymoon, sedangkan my baby Ma selalu nolak diajak ehem ehem *sad


Andra dan Kirana terbahak membaca chat dari Rega, Kirana dengan cepat membalas chatnya Rega.


@KiranaMalik : Kamu sih nikah sama bocah Om


@RegaTampan: Mau gimana lagi baby Ma udah jadi jodohku


@MayaDinata : Ehem jadi Mas Rega nyesel nih nikah sama aku?


@SenjanyaZayn, @AndraMalik, @KiranaMalik : Hayoloh ketahuan. Panik enggak panik enggak ya panik lah masa enggak hahahaha


Andra dan Kirana semakin tertawa terbahak bahak membayangkan Maya yang mengamuk dan mengomeli Rega. Andra menyimpan kembali ponselnya dalam saku begitu juga dengan Kirana. "Aku buatin kopi dulu ya Mas, " Kirana bangkit dari tempatnya duduk dan langsung pergi begitu saja menuju dapur.


Lima menit berlalu, Kirana kembali membawa minumnya dan camilan, ditaruhnya di atas meja setelah itu duduk kembali. Dia memindah chanel TV, mencari tayangan yang menghibur kala waktu santai seperti ini.


Andra menyesap kopinya pelan, lalu di taruhnya kembali di atas meja. Dia fokus memperhatikan istrinya yang sibuk menonton televisi. Merasa diperhatikan Kirana menoleh dan tersenyum pada sang suami. "Kenapa Mas, terpesona ya sama aku atau pengen nerkam aku. " ujarnya sambil meledek sang suami.

__ADS_1


"Yank jangan ingetin aku. " sahut Andra sambil melirik tajam sang istri.


"Hehe. " cengirnya. Andra menggeleng, istrinya sekarang telah ketularan jahilnya Senja.


****


Senja kini berada di taman, memperhatikan pengasuh yang tengah menjaga puteri kecilnya yang lucu dalam strollernya. Dia jadi teringat dengan sahabatnya Mentari, bagaimana kabarnya sekarang ya pikirnya.


"Nyonya, sepertinya nona kecil sangat menyukai taman ini. " ujar Riana selalu babysitter.


Senja langsung melihat ke dalam stroller, benar Jingga tersenyum dan tertawa sambil mengigit jarinya hal itu membuatnya gemas. "Sabar ya sayang, kamu bakal ketemu calon jodohmu haha. "


Dia kembali duduk, mengeluarkan ponselnya dan menghubungi nomor Mentari.


"Tari, bagaimana kabar kamu? " sapa Senja dengan senyum merekahnya.


"Aku baik Nja, aku dan keluarga kecilku tinggal di Tokyo saat ini sorry ya baru ngabarin. "


"Lha terus kapan kalian baliknya? "


"Kalau anak anak kita sudah besar baru aku balik. " Senja manggut manggut, diapun mengakhiri obrolan mereka. Meskipun kecewa dia tetap senang setidaknya dia tak aan kehilangan calon mantunya wkwk dasar Senja sableng.


"Ri kita pulang sekarang, hari sudah sore. " Riana mengangguk, mendorong strollernya lalu masuk ke mobil. Senja melajukan mobilnya sedang menuju ke mansionnya.


Beberapa menit kemudian


Akhirnya mereka kembali pulang, Senja langsung turun dan menggendong baby J, membawanya ke dalam di susul Riana yang membawa strollernya. Senja pergi ke ruang tamu, Zayn suaminya sudah menunggu dan menciumi istri dan puteri kecilnya secara bergantian. "Mas, Jingga sangat senang di ajak jalan jalan ke taman tadi dan tadi aku hubungi Mentari, mereka sekarang ada di Tokyo, jadi pengn nyusul deh!


" Terus ninggalin aku gitu Yank!.


"Bercanda mas, kita sudah sepakat bukan kalau kita ke Tokyo saat Jingga sudah besar. " Senja duduk di sebelah sang suami, Zayn mengusap kepala Jingga dengan lembut setelah itu mencium pipinya sekilas.


"Aku cuma menggoda kamu saja sayang, lagian mana tega kamu ninggalin suami seksi, tampan dan gagah kayak aku. " ujarnya percaya diri.


Hahahaha Senja terbahak mendengar ucapan suaminya yang super narsis, kepedean Zayn sudah selangit.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2