Indigo Evolution (Silver Alaska)

Indigo Evolution (Silver Alaska)
Serangan Balasan


__ADS_3

...Kebebasan tidak pernah diberikan secara sukarela oleh penindas, itu harus dituntut oleh yang tertindas...



"Kenapa kita berdiri disini, Paman?"


Rey dibuat bingung rasanya ketika Kaisarnya juga Axcel membawanya berdiri tepat di atas benteng. Axcel menunjuk ke arah depan sana, jauh disana yang terlihat adalah kabut. Bukan itu bukan kabut, itu adalah asap yang berasal dari dalam Silver Alaska.


"Mengapa kau menunjuk kabut setan itu?" Tanya Rey pada Axcel disampingnya.


Leonin kecil berjubah putih itu hanya tersenyum. Tubuhnya melayang kemudian, sambil melipat kedua tangannya ia tersenyum.


"Lepaskan seluruh kekesalanmu disini Rey! Kau bilang ingin serangan balasan bukan?"


Senyuman miring tercipta ketika Axcel membicarakan mengenai balasan.


"Apa akan ada banyak Iblis yang datang kemari disini?" Tanya Rey mengeluarkan Baron Putih nya dari dalam domain..


"Jangan gunakan dia!"


Harith mencoba mencegah Rey untuk mengembalikan Baron kembali.


"Aku akan mengajari kombinasi serangan mereka disini!" Ucap Harith padanya.


"Kombinasi?" Tanya Rey tak percaya.


Apakah ketiga kekuatan berbeda itu mampu di kombinasi. Kombinasi semacam apa kira-kira yang akan Harith ajarkan padanya.



"Panggil Laronna mu!" Perintah Harith.


Dengan senang hati Rey mulai memanggil Laronna nya. Sebuah sihir lubang hitam itu berada diantara pergelangan tangannya bak sebuah gelang.


"Kau bahkan sudah mampu memanggilnya secepat ini Rey, bagus!" Puji Harith padanya.


"Jadi bagaimana?" Tanya Rey.


Ia benar-benar tak sabar menerima materi kekuatan sekali lagi. Rey adalah anak yang haus wawasan baru. Apabila ada yang menawarkan pengetahuan baru, Arlert ini akan bersedia mendengarkannya.


Harith menggerakan kedua telapak tangannya. Dari sana aliran sihir putihnya mulai bekerja membentuk sebuah portal persegi kecil sebesar layar TV.


Portal itu memperlihatkan bagaimana sosok bembi, Lunox juga Harith berdiri di angkasa. Mereka berdiri sambil menyalurkan kekuatan satu sama lain.


Ini adalah keistimewaan Guardian. Mereka mampu mentransfer aliran sihir mereka lalu membaginya satu sama lain.


Hal ini hanya berlaku pada guardian saja, tidak dengan leonin lain ataupun elf lain. Hanya ketiga penjaga mulia inilah yang mampu menggunakannya.


Sama seperti penggunaan sihir murni. Dimana tidak ada seorangpun para penduduk langit mampu menguasainya kecuali ketiga guardiannya.


"Apa kau sudah siap?" Tanya Bembi membuka matanya.

__ADS_1


Sejak tadi mereka bermeditasi disana. Ketika aliran sihir sudah terbagi rata, Benci mengarahkan telapak tangannya ke arah depan.


"Tiga unsur alam semesta bersatu, jadikan kekuatan yang maha dahsyat! Atas nama Sang Penguasa, kami hanya menggunakannya untuk berlatih!"


Clashhhhhhh


Clashhhhhhhh



Black hole keluar tepat dihadapan telapak tangan Bembi. Dari dalam lubangnya bola-bola panas itu mulai berkeliaran. Fungsinya sama seperti tembak, namun tak butuh pengisian peluru.


"Kombinasi yang luar biasa!" Puji Lunox ketika melihat hasil dari pembagian sihir mereka.


"Benar ini luar biasa, apalagi kira-kira yang mampu dilakukan dengan ini?" Tanya Harith terpukau.


Bembi kembali mengkombinasikan sihirnya lalu melepas lagi beberapa sihir Harith dalam domainnya.


Petir dari dalam black hole itu keluar layaknya cakar. Bahkan dengan itu, Bembi mampu meraup benda, memanjangkan cakar petirnya untuk meraih benda-benda yang ia mau.


"Keren sekali!" Ucap Bembi girang.


Setelah melihat apa yang dilakukan ketiga Guardian itu, Rey mengerti. Harith ingin Rey membedah penggunaan kombinasi mereka.


"Ah baiklah, kau sedang mengujiku rupanya!" Ucap Rey pada Harith disampingnya.


Leonin itu mengangguk menanggapi apa yang Rey katakan padanya.


Ujar Harith, Rey terlihat begitu bahagia. Itu bukanlah hal yang sulit untuknya, akan ia lakukan apapun demi mencapai kebebasan dunia.


Rey memejamkan kedua matanya mencoba berbicara pada ketiga Baron didalam tubuhnya. Ketika dirinya sudah berada didalam sana, terlihat ketiganya menatap datar ke arahnya.


"Hallo, kalian pasti masih bersemangat pastinya bukan?" Tanya Rey pada para Baron.



"Bersemangat untuk apa? Kau tidak sedang terlibat dalam pertempuran besar. Jadi biarkan kami bersantai sejenak!" Protes Baron Hitam yang duduk di atas singgasananya.


"Cih... Kau tidak boleh mengatakan itu, kau harus membantuku selagi aku membutuhkannya bukan?"


"Memangnya apa yang sedang kau butuhkan dari kami Rey? Kami akan meminjamkan kekuatan kami jika memang kau membutuhkannya." Ujar Baron Emas padanya.


"Aku ingin menggunakan kombinasi ketiga sihir kalian!"


Jawaban itu sekejap membuat ketiga Baron disana tersenyum. Mereka dibuat terpukau akan apa yang Rey katakan. Pemuda ini benar-benar kuat sekali tekadnya. Menyatukan kekuatan mereka menjadi satu bukan hal yang mudah.


Namun apabila Rey mampu melakukannya, maka ia akan memiliki senjata penyerang jarak jauh. Pedang adalah alat tempur bagi para petarung. Namun para pembidik, mereka akan menggunakan panah, atau sulur.


Senjata yang dihasilkan ketiga aliran sihir berbeda ini akan selalu memastikan target yang terkunci pasti akan kena. Mereka tidak akan mampu menghindar dari serangannya.


"Baiklah Arlert, mari kita coba!" Ucap Baron Putih padanya.

__ADS_1


Rey mengangguk mendengar itu. Ketiga Baron disana memejamkan matanya. Adu tarikan itu mulai dimulai disana. Terlihat dari balik tubuh Baron muncul aliran kekuatan sihirnya.


Rey dengan aliran sihir miliknya mencoba menjangkaunya. Ketika ketiganya sudah terpaut dengan aliran sihir Rey. Rey mulai menariknya mencoba memaksa seluruh aliran sihir berbeda itu masuk kedalam dirinya.


Namun rupanya hal itu tak mudah. Tarik ulur itu berlangsung hingga empat jam, Rey mulai kelelahan disana. Namun rupanya pemuda itu tak berhenti. Ia terus menarik dan memaksa ketiga aliran sihir berbeda itu masuk kedalam tubuhnya menjadi satu dengan dirinya.


"Jangan remehkan Arlert!" Pekik Rey mengerahkan seluruh tenaganya.


Syuthhhhh



"Arghhhhh... gila, ini lebih menyakitkan daripada milik Dandelion!" Pekik Rey ketika ketiga unsur itu tertarik masuk memenuhi tubuhnya.


"Arghhh.." Lirih Rey pada akhirnya membuka matanya.


Rey berseringai ketika mampu mendapatkan apa yang Harith inginkan. Baik Axcel dan Harith selama empat jam tadi tetap menemani Rey.


Kedua Black hol muncul di atas telapak tangan Rey. Pemuda bersuami putih itu terbang ke depan. Ia berdiri tepat diluar area benteng Rensuar. Beberapa iblis rendahan mulai berlari ke arahnya, mencoba menyergapnya.


Bahkan setan-setan terbang di atas langit sana mulai berlomba-lomba turun mendekati Rey. Mereka mencoba memangsa Rey.


Ketika seluruh rombongan itu akan mendekat. Rey menembakkan semburan api dari dalam lubang hitam.


Bummmmmm


Darrrrrrr


Gema suara tabrakan sihirnya dengan para Iblis menggelegar. Arlert disana mulai tertawa puas, senang rasanya bisa menghukum para eksekutor keji.


Lagi dan lagi Rey terus menyerang mereka. Bahkan kristal di keningnya pun ia kerahkan. Sebanyak lima ribu iblis rendahan hingga malam menjelang gugur ditangan Rey.


Ketika langit kembali malam dan matahari kembal ke peraduan. Terlihat Rey mulai terengah-engah disana. Para iblis dibawah tempatnya terbang sama sekali tak berani mendekati Rey. Dirasa sudah cukup puas, Rey pun menghampiri Harith dan Axcel kembali.


...Tidak akan pernah, tidak akan pernah, dan tidak akan pernah lagi tanah yang indah ini akan mengalami penindasan satu sama lain lagi...


...



...


___________


Ensiklopedia :


Planet HD 189733 b, Dilansir NASA, planet yang terlihat berwarna biru ini ternyata tidak seramah kelihatannya. Angin pada permukaan planet HD 189733 b berhembus dengan kecepatan 5.400 mph atau sekitar 2 km per detik, tujuh kali kecepatan rambat suara. Permukaan planet ini diperkirakan penuh dengan hujan kaca. Hujan kaca tersebut tidak terjadi secara vertikal, melainkan horizontal, akibat pengaruh angin yang sangat kencang. Warna biru kobalt pada planet dikonfirmasi berasal dari atmosfer berkabut yang mengandung partikel silicate.


Mengutip Secrets of Universe, massa planet ini diperkirakan 13 persen lebih besar dari Jupiter. Permukaan planet memiliki suhu di atas 1.200 Kelvin karena mengorbit sangat dekat dengan bintangnya. NASA menyebutkan bahwa jarak yang dekat tersebut membuat HD 189733 b hanya membutuhkan watu sekitar dua hari untuk menyelesaikan orbitnya. Atmosfer dari planet yang berjarak 63 tahun cahaya dari bumi ini dikatakan menguap dan kehilangan sekitar 100--600 kg atmosfer per detiknya.


__ADS_1


__ADS_2