
...Jika kau tidak menyerah pada dirimu sendiri...
...Pilihan yang gagal kau lihat sampai saat ini akan terlihat makin jelas ...
________
.
.
Buliran keringat dingin berlomba-lomba mengucur deras dari dahinya. Leonin ini sedang mengalami sesuatu di alam bawah sadarnya, disana ia mendengar satu hal. Satu hal yang sering terngiang-ngiang dalam rungunya.
Suara itu, adalah suara Penguasa. Rasanya ia sudah terlelap cukup lama diatas ranjang putih itu. Ucapan terakhir dari alam bawah sadarnya membuatnya membuka matanya.
Kosong, ruangan ini sepi tak ada siapapun disini kecuali dirinya. Ini adalah tempatnya beristirahat memang, namun dimana Noella. Mengapa Elf itu tidak berada disampingnya saat ini.
Klekkkkkk
Ketika pintu kamarnya terbuka, disana terlihat Noella terpaku menatapnya. Rasanya tak percaya melihat apa yang ada dihadapannya saat ini. Harith membuka matanya setelah beberapa hari tertidur layaknya tubuh mati.
"Harith?!" Pekik Noella, disana Harith hanya tersenyum.
Sambil membawa beberapa botol ramuan di nampannya, Noella berjalan mendekati Harith disana. Ia mempercepat langkahnya, sungguh ia sangat merindukan leonin ini.
Noella meletakkan nampan miliknya di atas meja lalu beralih ke arah Harith, memeluknya. Leonin kecil ini hobi membuatnya khawatir memang.
"Aku senang kau kembali!" Ucapan itu membuat Harith membalas pelukannya.
Pelukan itu singkat, lalu Noella kembali pada ramuannya. Ia memberikan beberapa botol ramuan pada Harith sekarang. Harith menerima itu lalu meminumnya.
"Ada banyak hal yang harus kutanyakan padamu."
Sembari memperhatikan Leonin kesayangannya itu Noella ingin menguak sesuatu.Sesuatu perihal mengapa Harith sampai kehilangan kesadarannya.
"Apa itu Noella? Katakan!"
"Sebenarnya apa yang sudah kau perbuat? Mengapa kau sampai kehilangan kesadaranmu. Guardian akan termakan oleh fananya apabila kau menggunakan kapasitas sihir milikmu lebih dari kemampuanmu."
Sejenak Harith diam mendengar itu. Kembali ingatannya teringat pada sosok pemegang Fana dalam pedangnya. Sisi lain tiap pedang guardian, sisi lain dari pedangnya itu bernama Dandelion.
"Dandelion memang tidak bersamaku saat ini! Namun ketika Penguasa tidak mengijinkannya berkeliaran di angkasa. Separuh dari bagian tubuhku digunakan untuk menyegel kekuatannya dalam satu domain, mengurungnya agar Dandelion tidak mampu keluar masuk layaknya Baron yang bebas. Domain itu adalah milik Baronku, Dandelion diletakkan dibelakang singgasana Baron."
"Lantas apa hubungannya denganmu?"
"Bagian diriku ada pada Dandelion. Dia dan Baron adalah hal yang sulit disatukan. Sihirnya pernah membakarku sekali, lalu yang kedua kalinya ini aku yakin, ini ada hubungannya dengan Rey."
__ADS_1
Noella membulatkan matanya mendengar itu. Penjelasan Harith membuat kepalanya dipenuhi pertanyaan. Rey sudah tiada, lantas apa hubungannya kejadian ini dengannya.
"Bagaimana bisa?" Tanya Noella penasaran.
"Permintaan!" Harith menjawab pertanyaan Noella dengan satu kata lalu mengangguk.
"Rey meminta pada domain lain, yaitu domain Dandelion. Rey ingin menggunakan kekuatannya, disisi lain Rey juga memiliki kekuatan Baron putih. Ketika minyak dan air bertemu keduanya tidak akan pernah menyatu. Jika dipaksakan, keduanya mungkin akan saling menyakiti. Ketika Rey mendapatkan kekuatan Dandelion, hal itu selalu membuat Baron milikku juga diriku terbakar. Penyatuan mereka memang sangat menyakitkan."
"Jadi kau juga ikut terbakar karena bagian dari dirimu ada dalam dirinya sebagai segel?"
"Iya itu benar. Namun saat itu, entah mengapa diriku tidak terbakar jika memang Rey menggunakan Dandelion disana. Aku terbakar hanya saat berada disini, ini aneh Noella!"
Penjelasan itu membuat keduanya saling berfikir keras. Hingga satu jawaban muncul dalam kepala Noella.
"Apakah jika sihir milikmu disatukan dengan sihir milik Iblis akan bertabrakan?" Tanya Noella.
"Sistemnya tetap sama seperti halnya Dandelion!"
"Itu artinya, jawaban dari semua ini adalah Syena."
Jawaban Noella membuat Harith berpikir sekarang. Benar apa yang Noella katakan, adik Rey itu pada detik terakhir perlawanan membuka matanya. Sedangkan Rey terkapar disana tak berdaya, namun sebuah sulur hitam datang dari dalam tanah.
Sulur itu memiliki aura yang familiar bagi Harith, namun ia melupakan siapakah pemilik aura itu. Iblis memberikan Syena kutukan dalam matanya, namun ketika Syena membuka matanya daya ledak dari kekuatannya setara dengan bom. Bersamaan dengan hal itu satu portal membawa mereka pergi dari dalam Silver Alaska.
Artinya sulur, portal, juga sesuatu yang menyerap Rey segalanya sudah di atur, oleh Syena. Terbakarnya Harith setelah keluar dari dalam Silver Alaska bertepatan dengan sadarnya Syena setelah itu.
Kemungkinan ada percakapan panjang diantara keduanya dalam domain. Rey membuat satu persetujuan baru bersama Dandelion didalam domainnya.
"Ketika kematian akan merengkuhnya sepertinya ada pertaruhan baru yang Rey ajukan pada Dandelion. Saat ketika persetujuan ia dapatkan lagi, bantuan itu membuatku terbakar disini. Dilihat dari parahnya fana yang membakar diriku saat itu, perjanjian mereka sepertinya lebih besar daripada sebelumnya."
Apa yang Harith katakan seketika membuat Noella percaya, bahwa Rey masih hidup sampai saat ini.
"Artinya Rey Arlert masih hidup?" Noella bertanya sambil masih membulatkan matanya.
"Iya Noella, Rey masih hidup! Namun dimana dia saat ini, segala hal itu yang mengetahuinya hanyalah Syena. Aku yakin segala hal yang terjadi ini karena rencananya."
"Lalu kau akan apa?" Mendengar pertanyaan dari Noella Harith tersenyum tipis.
Sudah saatnya bagi dirinya menemukan jawaban itu sendiri. Ada sesuatu dalam hatinya yang mengatakan, bahwa alasan Syena melakukan itu tidak boleh dipaparkan atau di ketahui orang banyak.
"Aku ingin kau memanggil Syena Arlert kemari, untuk menghadapku. Butuh pembicaraan empat mata untuk membahas ini jadi maaf sayang apabila kau tak ku ajak nanti dalam pembahasan ini."
Noella paham perkataan Harith disini. Ia mengangguk lalu pergi dari sana. Setelah menutup pintu kamar Harith, Noella bersama dengan sihir Leviousa memilih pergi dari sana menuju Asrama Rensuar.
Pagi ini Noella sendirilah yang akan mengunjungi para Musketeers. Meminta Syena untuk ikut bersamanya.
Mengenai berita bahwa Rey masih hidup membawa kelegaan sendiri bagi Noella. Namun Noella tau, bahwa berita ini tidak boleh di sebar luaskan. Hanya dirinya Harith juga mungkin Axcel saja yang akan tau perihal ini.
__ADS_1
Syuthhhhhh
Salam hitungan detik Noella kini berada tepat membelakang gerbang Asrama Elang Putih. Ketika tubuhnya berbalik akan mendekati gerbang itu.
Sekejap gerbang itu terbuka, tak disangka ternyata manusia yang muncul dari balik gerbang itu adalah rombongan Debora bersama dengan Syena disampingnya. Sepertinya tak perlu baginya bersusah-susah mencari keberadaan Syena disini.
"Nona Noella kau disini?" Tanya Debora menuruni anak tangga menghampiri Noella.
"Ya tentu, ada perintah khusus dari Kaisar untuk Syena!"
Noella berucap dengan nada ramah dan tenang, ia berbicara sambil menatap Syena yang juga menatapnya saat ini.
"Syena, maukah kau ikut bersamaku menemui Kaisa Putih?" Tanya Noella lembut.
Greppppp
Syena yang takut seketika mencengkram lengan kekar Mikhail disampingnya. Refleks hal itu membuat Mikhail ingin melindunginya.
"Sepertinya ia butuh seorang teman Nona!" Jawab Mikhail.
Noella menggeleng mendengar itu. Harith meminta padanya agar Syena datang sendiri menghadapnya. Tidak ada yang boleh tau tentang percakapan mereka.
"Tidak, ini perintah Kaisar! Dia hanya ingin menemui Syena saja. Tidak ada yang boleh ikut mendampinginya disini."
Debora yang paham situasinya perlahan mendekat ke arah Syena. Berdiri tepat dihadapannya, sambil menyentuh kedua bahunya. Sorot mata teduhnya menatap Syena lekat-lekat.
"Syena, tak apa kau ikut saja. Kaisar tidak akan berbuat apapun padamu, dalam dua jam aku akan menyusulmu kesana. Aku janji, tidak akan ada hal buruk yang akan terjadi padamu."
Syena menunduk, sekalipun ia takut namun ucapan Debora membuatnya mengangguk.
"Baiklah kakak!" Jawab Syena.
Gadis itu datang menghampiri Noella saat ini. Noella mengulurkan tangannya lalu Syena menyambutnya. Rapalan mantra Leviousa kembali membawa tubuh Noella masuk kedalam istana putih, mereka berada tepat di depan ruangan Harith sekarang.
...Kegagalan juga menyenangkan, hiduplah dengan kepercayaan...
...Bahwa cobaan itu berguna untuk menempa diri sendiri...
__________
Ensiklopedia :
Galaksi Sombrero Bentuk galaksi ini adalah spiral dan terlihat seperti topi sombrero, maka dari itu dinamakan demikian. Nama lain dari Galaksi Sombrero ini adalah Messier 104 (M104), yang terletak di sekitar 28 juta tahun cahaya dari galaksi kita. Inti pada galaksi ini sangat cerah, yakni pada pusat tonjolannya yang besar dan di bagian tengah dikelilingi debu.
__ADS_1