
...Keberadaan orang bukanlah suatu dosa...
...Tidak ada hal yang perlu kamu takutkan...
...Sebab, kau tidak sendirian...
_____________
"Fokus... Kau harus fokus Rey! Ini masih sangat jauh! Seraplah sebanyak mungkin kekuatan alam ini."
Rey kembali berlatih penguasaan jurus sihir pamungkas. Dibantu dengan Baron Hitam dari dalam domain, ia memberi arahan selagi Rey masih menyerap unsur-unsur alam.
Syuthhhhhhh
Jika kita terus berlatih, kemajuan itu pasti ada. Inilah yang terjadi saat ini, perkembangan latihan Rey mulai terlihat. Kemajuan Rey saat ini, berkembang lebih baik bagi Baron Hitam.
Unsur-unsur alam itu mulai datang masuk kedalam domain Rey. Dimana didalam sana terlihat Rey berdiri dihadapan Baron Hitam. Dibalik tubuhnya terdapat bola cahaya besar, bola cahaya itu semakin membesar tiap kali Rey menyerap kekuatan alam.
"Wah luar biasa! Apakah kau siap Rey?" Tanya Baron Hitam, sejenak Baron Hitam dibuat kagum melihat kemajuan Rey yang pesat itu.
"Tentu saja, mengapa tidak! Aku akan mencoba berulangkali sekalipun aku gagal. Karena mencoba lebih baik daripada berdiam diri tak melakukan apapun!"
"Baiklah, mari kita mulai!"
Drttttttt
Sepasang sulur keluar dari dalam bola mana Rey. Sulur-sulur itu mulai bergerak mendekati black hole milik Baron hitam. Pertemuan dua sihir itu membuat Rey terhenyak sekali lagi.
Gravitasi Black hole mencoba mendominasi disini. Namun Rey tidak akan menyia-nyiakannya kesempatan yang datang.
Mengumpulkan mana sebanyak ini membutuhkan waktu yang lama. Rey tidak akan berhenti lalu mundur begitu saja.
"Laronna!"
Kekuatan mantra sihir murni mulai bereaksi. Tarikannya semakin menguat, kuburan angkasa itu sepertinya lapar, ingin melahap sesuatu yang berusaha mendekatinya.
Baron Hitam memperhatikan raut wajah penuh usaha itu. Penguasaan sihir murni hanya membutuhkan waktu lima bulan bagi Rey. Kali ini ia yakin bahwa Rey mampu, ia pasti berhasil menaklukan Laronna miliknya.
"Accow Axlinow!"
Drtttttttt
Rey mencoba menambahkan beberapa kekuatan miliknya, berharap bahwa sihir lain dari dalam dirinya mampu bekerja, menarik kekuatan Baron masuk ke dalam domainnya.
"Teruslah berusaha Rey! Kekuatan sebesar ini jika kau mendapatkannya, kau akan mampu menggunakannya berkala." Jelas Baron Hitam.
Sejak tadi ia hanya berdiri tepat di belakang sihirnya. Baron Hitam sama sekali tak membantu usaha Rey disana, sebab ia ingin Rey mampu menguasai kemampuan ini dengan usahanya sendiri. Bukan dari uluran bantuan seseorang.
"Aku menginginkan kekuatan ini! Aku akan berhasil, perjuanganku tidak egois. Ini untuk kepentingan seluruh umat manusia."
Perkataan itu menyulut Dandelion dalam domainnya. Tekad berapi-api semacam itu membuatnya tersenyum di atas singgasananya.
__ADS_1
Syuthhhhh
Dandelion masuk kedalam peraduan mereka. Tubuhnya berdiri tepat disamping Baron Hitam saat ini.
"Jadi kau akan membiarkannya mati terhisap disana dengan kekuatanmu?" Tanya Dandelion seraya menatap ke arah Rey yang masih berusaha menarik. masuk kekuatan Black hole.
"Aku bukan kau yang selalu berulah tanpa manfaat?"
Dandelion terkekeh mendengar itu. Ulah sisi lain pedang memang terkadang sering tak berguna.
"Tingkah laku sisi lain pedang, juga apa yang mereka kerjakan. Bagi kalian memang tak ada gunanya, kami adalah perusak sebab kami di ciptakan demikian."
"Lantas apa yang membuatmu datang kemari?"
"Aku akan membantumu mengasahnya! Sepertinya dia butuh lebih banyak usaha lagi!"
drttttttt
Sambil berbisik di telinga Baron Hitam. Dandelion menggerakan tangannya ke arah Rey. Kekuatan sihir miliknya masuk menyatu dengan black hole. Hal itu membuat kekuatan yang sedang Rey hadapi semakin besar.
Daya tariknya juga semakin menguat. Perpaduan gravitasi kuat beserta dengan petir-petir yang menyambar membuat Rey lebih berupaya keras kali ini. Begitulah Dandelion sosok pembuat onar.
"Sialan kau memang! Kau tau apa yang terjadi apabila dia mampu mengendalikan kekuatan ini?"
Geram Baron Hitam pada Dandelion disampingnya. Namun Dandelion hanya menyeringai menanggapi itu. Lega rasanya berulah lagi untuk sekian lama walaupun berulahnya hanya sebatas didalam domain. Namun itu cukup mengobati rasa rindunya.
"Jika Rey mampu menarik masuk kekuatan ini! Kau pun juga akan ada dibawah kendalinya." Jelas Baron Hitam lagi padanya.
"Itu jika dia mampu bukan?"
"Ayo Rey, buktikan bahwa kau bukan anak yang salah dalam ramalan! Bahkan Harith saja kewalahan dengan dua unsur kekuatan itu. Jika kau berhasil, aku siap mengabdi mengembalikan bumimu. Sama seperti yang Baron putih lakukan!" Batin Dandelion
Tabrakan sihir mereka semakin kuat. Percikan unsur petir juga beberapa batuan keluar dari dalam sana. Kedua tangan Rey gemetar, ia masih berusaha menarik kekuatan itu masuk ke arahnya.
Kulit tangannya mengelupas. Namun disana Rey tak peduli. Sekalipun hancur lebur tubuhnya, asalkan Rey mampu melakukannya maka akan ia lakukan.
"Arlert, kau bisa berhenti jika kau mau! Aku akan menarik kembali..."
"Tidak!!!"
Jawaban Rey membuat ketiga Baron dalam domain tercengang. Belulang tangannya mulai terlihat, sambil menahan rasa sakit pada tangannya Rey berteriak.
"Aaaaaaaaaaaa!!! Ayo, kemari kau kekuatan!!!"
Srekkkkkkkk
Syuthhhhhhh
Tak disangka rupanya Rey mampu menarik bola kekuatan itu masuk kedalam domainnya. Bola kekuatan berbentuk black hole itu saat ini bersatu dengan mana milik Rey.
Kedua tangan yang tadinya terkikis kulitnya, perlahan mulai pulih. Sihir regenerasi mulai bekerja. Dandelion tersenyum melihat itu, dia lah yang membantu pemulihan kedua tangan Rey disini.
__ADS_1
Sebab kedua tangan milik Rey saat ini, berasal dari kekuatannya. Hal itu terjadi sesuai perjanjian yang Rey lakukan dengannya.
"Wah kau hebat Rey!" Baron Hitam terbang mendekati Rey sambil memujinya.
"Kapan Arlert tidak pernah hebat? Rey Arlert selalu hebat, yang mengatakan dia bodoh adalah mereka yang memiliki otak kecil."
"Apa maksudmu itu?"
Rey berhenti tersenyum ketika melihat raut wajah Baron Hitam yang mulai tidak bersahabat padanya.
"Dengan ini, kau bukan hanya memiliki kemampuanku Rey. Namun kau juga mampu mengendalikan juga meminta apapun dari, Dandelion." Jelas Baron Hitam.
Prokkkk
Prokkkkk
Rey bertepuk tangan mencoba merayakan keberhasilannya sendiri. Namun ini hanya permulaan, penggunaan juga pelepasan kekuatannya, Rey masih harus mempelajari itu semua. Masih ada dua jurus pamungkas yang belum ia pelajari.
"Arlert kau luar biasa! Mungkin kita bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya sekarang!"
Mendengar tawaran itu sekejap Rey membulatkan matanya, ia tak percaya dengan apa yang Baron Hitam katakan.
Membawa masuk black hole nya saja sudah hampir membuatnya sesak nafas. Sekarang dia ingin menuju latihan berikutnya, tanpa sebuah jeda. Kelakuan para Baron memang tidak pernah waras.
Apakah mereka tidak sadar bahwa Rey masih seorang manusia disini. Sekalipun kekuatan tiga pedang dalam tubuhnya, membuat kekuatannya setara dengan guardian. Namun tubuh aslinya masih tetap tubuh manusia, tubuh yang rentan rusak dan rapuh.
"Mungkin aku bisa beristirahat sebentar untuk itu!" Ucap Rey pada Baron didepannya.
"Baiklah, sepertinya Musketeers ini cukup kelelahan!" Ujar Baron Hitam pada Rey.
Pada akhirnya segala usahanya berhasil. Sekalipun membutuhkan durasi waktu yang panjang. Pemindahan kuasa black hole kedalam dirinya, memakan waktu sekitar tiga bulan. Saatnya bagi Rey untuk mengembangkan hasil dari kekuatan ini.
Ketika penguasaan sihir ini berada dalam tangannya. Target pelenyapan generasi selanjutnya adalah, Trounum. Laba-laba sialan itu harus segera dimusnahkan.
...Tidak peduli apa yang datang dalam hidup...
...Tetap ikuti jalan yang kau percaya. Inilah yang disebut dengan kebebasan...
___________
Ensiklopedia :
Galaksi Black Eye, Messier 64 (M64) memiliki nama yang agak menyeramkan, yakni Galaksi Black Eye atau Galaksi Mata Jahat.
Nama Galaksi Black Eye terinspirasi oleh pita gelap debu yang mengelilingi inti terangnya. Pita bayangan ini mungkin terbentuk setelah tabrakan dengan galaksi lain.
Pada tahun 1990-an, para ilmuwan menemukan bahwa gas di daerah luar Galaksi Black Eye berputar berlawanan arah jarum jam.
Para astronom menduga, wilayah yang tidak biasa ini adalah sisa terakhir dari galaksi yang lebih kecil yang bertabrakan dengan Galaksi Black Eye.
Jika dilihat dari jauh ๐
__ADS_1
Dilihat lebih dekat๐