LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Part 52 (S2)


__ADS_3

Aiden dan Ariel saling melempar tatapan tajam, sedangkan Syeilla dan Zia tidak menghiraukan mereka sama sekali. Keduanya asyik sharing mengenai kandungan dan makanan apa saja yang bagus mereka konsumsi. Meskipun Zia belum periksa ke dokter kandungan, apakah sedang hamil atau tidak.


"Syei, kandungan kamu sudah berapa bulan?"


"Tiga bulan." jawan Syeilla tersenyum.


"Tiga bulan? Tapi ini." ucapannya berhenti, ia menatap Syeilla dengan bola mata membesar.


"Jangan bilang kalau kamu hamil kembar."


Syeilla mengangguk dan tersenyum bahagia.


"Bayinya memang kembar Zia." kekeh Syeilla, membuat Zia sangat antusias sekaligus menatap tak percaya.


Kedua pria yang sedang bersitegang di pojok sofa pun, menghentikan aksi mereka yang ternyata unfaedah. Mereka menghampiri istri masing-masing.


"Sayang, mas ingin tidur saja." ujar Aiden dengan wajah lesu. Ariel yang melihat Aiden sedang bermanja hanya bisa menatap iri pasangan tersebut.


Ia jadi berpikir, kapan ia bisa semanja itu pada istrinya yang galak.


Ia menarik napas pelan agar hawa mengumpatnya tidak terendus oleh hidung tajam istrinya.


"Sayang, mas mau pulang aja." ucap Ariel mencoba keberuntungannya. Siapa tau otak istrinya sedang sleep.


"Kalau kamu mau pulang, duluan aja ya. Aku masih ada keperluan sama Syeilla." jawab Zia, membuat Ariel memberengut tak suka. Ia melihat mata Aiden yang sedang memeletkan lidahnya. Aiden baru saja mengejek dirinya.

__ADS_1


"Mas, kalau mau tidur, naik ke kamar terus ya."


"Mas maunya tidur sama kamu, mas tidur di sini saja, kalian lanjutkan saja mengobrolnya. Anggap saja mas kecewa eh kecoak." ujarnya dengan mata tertutup melas minta dibelai. Syeilla mengelus lembut kepala suaminya yang sudah di bawa mimpi. Ariel sangat iri melihatnya.


Zia menatap wajah suaminya yang menatapnya dengan lekat.


"Apa? Mau tidur juga?" tanya Zia. Sontak Ariel menggelengkan kepalanya membuat Syeilla tersenyum melihat keduanya.


"Hah, sampai lupa. Ini oleh-oleh dari Inggris." Zia menyerahkan sebuah bingkisan yang berisi sebuah gelang pasangan.


"Terima kasih. Padahal tidak perlu repot-repot Zi." Syeilla tampak senang dan antusias membuat Ariel dan Zia tertawa pelan.


"Kami pulang dulu ya Syeilla, bayi besarku ini, nanti minta tidur di sini." kekeh Zia membuat Ariel cengengesan.


"Baiklah, hati-hati ya." ujar Syeilla mengakat kepala suaminya lalu memindahkannya ke bantal sofa, ia beranjak dan megantar kepergian keduanya sampai di depan pintu.


"""'"""""


Bulan depan Auxillia akan datang ke Indonesia, untuk menggelar fashion show nya yang seharusnya di Singapura. Namun, pindah ke Indonesia karena beberapa alasannya yang ia sendiri tidak tahu. Sebagai perancang busana, ia hanya mengikuti saja. Mereka yang akan tampil di Indonesia nanti ada tiga perancang, salah satunya dari Indonesia dan satu lagi dari Inggris.


"Apa kau gugup?" tanya April sambil membawa teh hangat.


"Aku gugup Ap, tapi bukan karena fashion shownya. Entahlah, aku sendiri tidak mengerti mengenai kegugupanku ini. Rasanya sangat berbeda.


April tersenyum mendengarnya.

__ADS_1


"Mungkin, kau akan bertemu dengan orang yang selama ini kau tunggu." ujar April menebak asal.


"Tidak mungkin Ap, untuk apa dia ke Indonesia. Dia bukan warga negara Indonesia,"


"Lantas?"


"Dia berkebangsaan Belanda." desah Auxillia dengan raut sedihnya.


"Tau dari mana? Bisa saja kan itu hanya sekedar issu."


"Aku pernah bertanya padanya, dan dia menjawabnya seperti itu." entah kenapa jika mengingat Dion yang seolah selalu menghindarinya membuat hatinya sedih.


"Dion, apa kau masih memikirkanku? Atau kau sudah menemukan tambatan hatimu." lirihnya sambil menghapus air mata yang jatuh tanpa ia sadari.


❤❤❤❤❤


**Terima kasih atas dukungan kalian.


Jangan lupa dukung LELAH dan vote sebanyak-banyaknya ya. (Seiklasnya 😁)


Oh ya jangan lupa mampir ke lapak anak tetangga TERCEMAR dan eyang TERCEMAR.


Anak tercemar : Nova Lindah


Judul :The Series Wizard

__ADS_1


Eyang dukun : Ravenura


Judul :Virtual Friend**


__ADS_2