LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Part 66 (S2)


__ADS_3

Suka cita tengah menyelimuti keluarga Ariel. Zia dan Ariel hari ini akan kedatangan buah hati mereka yang sudah ditunggu selama sembilan bulan. Air mata Ariel mengalir saat menemani proses persalinan istrinya. Sebelumnya mereka sempat bertengkar karena Zia marah dan Ariel juga terpancing emosi. Namun, setelah ia menyaksikan saat istrinya bertarung nyawa demi melahirkan buah cinta mereka. Perasaan Ariel tidak tenang. Ia berjanji akan selalu mendahulukan kepentingan istrinya di atas kepentingannya. Ia juga tidak akan mengeluh mengenai apapun.


Hal yang oaling menakutkan dalam hidup Ariel adalah kehilangan. Ia takut kehilangan Zia yang sempat mengalami pendarahan. Ariel menangis melihat kondisi istrinya. Untungnya dokter yang membantu proses persalinannya cepat bergerak sehingga nyawa Zia terselamatkan.


Ariel menunggu dengan wajah sembab di depan ruang rawat istrinya. Ia keluar sebentar menghirup angin malam. Syeilla, Aiden, Dion, Auxillia, Elka dan Salma tampak menghampiri Ariel.


Aiden sambil menggendong Callia dan Syeilla menggendong Callyasta. Dion menggandeng istrinya yang sedang hamil muda, Elka sendiri tampak seperti kangguru. Dari tadi tidak mau lepas dari Salma. Istrinya ia kekep seperti ayam yang di lepas lalu di tangkap dan di geprek.


"Bagaimana dengan Zia?" tanya Syeilla sambil menyerahkan bayinya ke dalam gendongan Elka. Elka menerimamya dengan senang hati.


"Dia ada di dalam. Masuk aja Syei," ujar Ariel. Syeilla, Auxillia dan Salma segera masuk ke ruangan tempat Zia dirawat.


Elka memperhatikan wajah Ariel yang tampak berbeda dari biasanya. Elka sampai berpikir apa Ariel tidak bahagia memiliki anak atau apa? Pikir Elka yang mulai menjalar kemana-mana. Sesekali ia goyang ngebor saat Callyasta terusik. Dion sampai heran melihat tingkah Elka.


"Kamu ngapain dah?" tanya Dion heran. Elka menunjuk dirinya dengan mengembang kempiskan hidungnya. Percayalah Dion ingin sekali mencabik hidung luknutnya dengan sebilah garpu.


"Kamu nggak lihat, Bidadariku tampak terusik dengan aromamu," Elka kembali bergoyang. Sesekali ia menendangkan sebuah lagu.

__ADS_1


"Otong ebek angca


Macak di kuali


Bidadari minta dangca dangca enam kali,"


Dion lupa menuntut mantra santet pada tetangganya saat ia masih remaja. Andai ia tahu akan berguna seperti sekarang. Maka ia akan belajar dengan sungguh-sungguh.


Aiden sendiri memilih mengekori istrinya ke dalam. Biarlah dia sendiri laki-laki toh ada istrinya di sana. Ariel menatap mereka berdua dengan sudut bibir naik sebelah.


"Bangke kalian, aku baru akan menghayati bagian sedihnya tapi gagal," dengkus Ariel sambil tersenyum tipis.


Dion sendiri menepuk bahu Ariel dengan pelan. Tingkahnya bak sahabat teladan yang mensuport sahabatnya yang sedang gegana alias gelisah galau meronta.


"Apa kamu tidak bahagia atas kehadiran buah hatimu?" lidah Elka sangat gatal untuk tidak mengajukan pertanyaan yang membuatnya berpikir dengan keras.


"Apa maksudmu?" kesal Ariel dongkol.

__ADS_1


"Kalau kamu bahagia, untuk apa bersedih di luar sini. Seorang ayah biasanya sangat senang menyambut kelahiran putra mereka. Kau lihat Aiden. Dia bahkan sampai tersandung kakinya sendiri saat melihat bayinya di ruang khusus bayi. Kamu malah bersedih seolah tidak senang." semprot Elka emmbuat Ariel tersentak.


Ia bukan tidak senang. Namun, apa yang dikatakan Elka ada benarnya. Ia masih ingat saat Aiden menangis menderu saat melihat kedua buah hatinya. Sampai suster terbengong melihatnya. Dikira Aiden kehilangan sendal makanya menangis. Rupanya saking terharunya.


"Ariel segera berlari ke ruang tempat bayinya berada. Kebetulan masih bisa menjenguk. Ia masuk dengan perasaan berjuta rasa.


"Hai anak, Papa," sapa Ariel pada buah hatinya yang berjenis kelamin laki-laki.


"Maafkan, Papa yang telat menjengukmu, ya."


"Maafkan, Papa."


Elka tersenyun melihatnya. Lagian Ariel nggak ada kerjaan. Istri melahirkan malah terpaku sama keadaan istrinya dan kesalahannya tempo hari.


❤❤❤❤❤


Yang menunggu Elka dkk, tunjuk gigi hahahahah

__ADS_1


Becanda ding.


__ADS_2