
Aiden mulai membatasi pergerakan Syeilla. Ia tidak mau sampai keluarga Elena menemui istrinya. Ia bahkan lebih sering membawa istrinya ke kantor dan beristirahat di sebuah ruangan rahasia yang dilengkapi fasilitas kamar hotel bintang lima. Untuk mengurangi kebosanan istrinya ia juga membuat perpustakaan mini disana ada lebih dari dua ribu novel best seller tersedia disana.
"Sayang pagi ini jadi ke kantor mas kan."
"Jadi mas."
"Ya sudah mas berangkat duluan ya." Aiden mengecup kening istrinya dengan lembut lalu segera berangkat ke kantornya.
Sekitar jam sepuluh Syeilla pun yang dijemput sopir pribadinya segera pergi menuju kantor suaminya sambil membawa beberapa cemilan sehatnya seperti salad buah, puding tiramitsu dan beberapa potongan buah semangka yang sengaja tidak ia beri apa-apa untuk suaminya.
Kini ia pun sudah sampai di depan perusahaan Aiden dan segera masuk.
"Mari bu saya antar ke ruangan bapak." tawar seorang pegawai wanita yang dijetahui berusia sekitar 22 tahun. Syeilla pun tersenyum dan berterima kasih setelah mereka sampai di depan ruangan Aiden.
Tanpa mengetuk ia segera membuka pintu dengan perlahan dan menemukan seorang wanita yang sedang mencium suaminya dengan mesra. Ia berjalan dengan tenang dan menatap wanita tersebut dengan tajam Aiden bahkan sampai dibuat kaget karena saat itu ia sedang memejamkan matanya.
Mata Aiden perlahan terbuka dan ia kaget mendapati seorang wanita berdiri di depannya dan melihat istrinya sudah duduk di sofa dengan tenang.
__ADS_1
"Sayang ini tidak seperti yang kamu bayangkan." Aiden mendorong wanita itu dengan kasar lalu berjalan mendekati istrinya. Ia takut disalahpahami dan berujung menyakiti istrinya.
"Siapa kau dan ada keperluan apa kemari?" tanya Syeilla tanpa melihat wajah takut suaminya.
Ia masih tetap menatap tajam wanita tersebut.
"Harusnya aku yang bertanya padamu. Apa yang kau lakukan dengan tunagan kakakku."
"Oh biar kutebak. Kau adiknya Jeslyn?" tanya Syeilla masih tenang.
"Sayang kalian sangat berbeda. Kakakmu wanita yang baik dan terdidik tapi sepertinya tidak denganmu." Aiden bahkan tidak habis pikir bahwa istrinya bisa berkata seperti itu mengingat wataknya yang kemah lembut tapi setidaknya ia senang.
"Seharusnya kau yang malu karena sudah merebut tunagan kakakku dan ya kami memang berbeda karena dia wanita yang naif dan bodoh."
"Aku memang merebutnya dari kakakmu dan yahhh seperti yang kau katakan dia memang perempuan bodoh dan naif tapi setidaknya dia memiliki akhlak yang jauh di atas levelmu, kau mungkin berada di lever 0,1 dari 10 poin." Aiden sampai melongo melihat ekspresi istrinya yang sangat jauh berbeda dari biasanya. Apa istrinya memiliki kepribadian ganda misalnya.
"Kau...!!!" ujar wanita teesebut dengan marah.
__ADS_1
"Jika tidak ingin dikatakan rendah jangan menggoda suami orang lain karena perbuatan itu sangat menjijikkan dan yah aku termasuk dalam karegori menjijikkannkarena merebut kekasih kakakmu tapi taraf kita berbeda jauh. Sekarang kekuar dari sini atau kau mau melihat kami bermesraan." usir Syeilla dengan dingin.
"Kau akan mendapatkan balasannya." wanita itu keluar dengan kaki yang ia hentak-hentakkan.
"Sayan, mas..." ucapan Aiden tertahan oleh isyarat tangan yang diberikan Syeilla.
"Tanpa mas jelaskan juga aku tau kalau dia sedang mengambil kesempatan dalam kesempitan mas." Aiden sangat berayukur memiliki istri yang tidak gegabah menilainya. Ia pikir istrinya akan lari sambil menangis.
"Terima kasih karena sudah mempercayai mas sayang." Aiden memeluk Syeilla dengan erat.
"Saat aku menyerahkan hatiku, maka kepercayaanku juga sudah aku berikan sama kamu mas. Karena tanpa kepercayaan sebuah hubungan tidak akan berhasil."
"Istriku sangat dewasa. Love you wife" Aiden sangat bersyukur karena Syeilla yang mejadi istrinya. Ia selalu merasa menjadi suami yang paling beruntung di dunia karena memiliki istri yang mewakili segala kebaikan, kesabaran serta mempercayainya melebihi siapa pun. Istrinya memang lemah lembut tapi memiliki pendirian teguh jika seseorang mencoba mengusik rumah tangga mereka. Ia tidak akan berlari tapi ia menghadapinya dengan tenang sampai lawannya sendiri yang mundur dan menanggung malu.
❤❤❤❤
Guys ini udah aku ubah ya.... Tolong dicek lagi.
__ADS_1