LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Part 24 (S2)


__ADS_3

Aiden menatap lemas manik teduh istrinya yang sedang menatapnya dengan lembut. sama seperti kemaren, Aiden masih terbaring kemas di ranjangnya. Ia makan saja harus disuapi Syeilla.


Ia antara senang dan galau sebenarnya. Senangnya ya bisa sekalian manja dengan Syeilla tapi susahnya kalau ia lemas, tidak bisa mencumbu istrinya.


"Mas, ayo di makan dulu buburnya." pagi itu ia sarapan dengan bubur enak buatan istri tercinta.


Aiden membuka mulutnya dengan lebar, Syeilla pun menyuapi suaminya dengan telaten hingga bubur yang tadi memenuhi cawan kecil habis tak bersisa.


Aiden memnmang suami yang penurut, tapi bukan dalam artian ia kalangan suami takut istri seperti dalam sinetron. Lebih pada ia yang tidak ingin merepotkan Syeilla yang sedang hamil. Bukankah sewajarnya Syeilla yang ia manja namun masa ngidam memilih tubuhnya untuk dierami.


"Sayang, mas sudah kenyang."


Syeilla meletakkan mangkuk kecil yang sudah habis ke atas laci sambil menyodorkan sebuah gelas pada Aiden.


"Minum dulu mas." Aiden minum dengan pelan hingga selesai.


"Mas, apa masih tidak mau ke dokter saja? Tubuh mas, tidak bertenaga sama sekali." ujar Syeilla lembut.


"Sayang, mas baik-baik saja. Dengan adanya kamu disisi mas saja sudah menjadi obat, jadi mas tidak membutuhkan obat dari dokter karena kamu adalah obat yang sesungguhnya." Syeilla tersenyum mendengar penuturan suaminya.


"Kamu tau sayang, andai bintang itu satu maka ia akan menangis karena kalah bersaing denganmu. Cahaya mu sungguh menerangi hati ini." gombal Aiden yang membuat tawa Syeilla pecah.


"Mas, sejak kapan kamu sereceh ini?" kekeh Syeilla sambil menatap Aiden yang menataonya dengan lembut.

__ADS_1


"Kamu sangat cantik sayang." puji Aiden.


Ketawa Syeilla semakin menjadi. Ini sungguh aneh. Pikir Syeilla. Sejak kapan suaminya menjadi seperti sekarang. Ayolah. Apa Aiden baru menyadari kecantikannya.


"Aku tau mas, kamu juga sangat tampan." Aiden menarik Syeilla agar ikut berbaring bersamanya.


"Sayang, kamu tau? Mas sangat bersyukur bahwa Allah menjadikan kamu dari ribuan wanita yang ada di dunia ini sebagi tulang rusukmu, kamu ibarat permata yang saking langkanya harus dijaga dengan sebaik-baiknya." Syeilla mengeratkan pelukannya matanya sungguh mengantuk, padahal hari masih pagi.


Aiden berceloteh panjang lebar tanpa menyadari kalau Syeilla sudah terbang ke alam mimpi.


"Kamu tau sayang, semua bul..." Aiden menghentikan kalimatnya saat tubuh Syeilla tidak bergerak, yang terdengar hanya tarikan napas yang teratur.


"Ini apa maksudnya?" tanya Aiden sambil menatap langit-langit kamarnya, ia bercerita panjang lebar namun Syeilla sudah berada di alam mimpi.


Siang harinya Syeilla pun terbangun namun tidak mendapati Aiden di ranjang empuk mereka. Syeilla melirik jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 12:30. Jam segini seharusnya ia sudah memasak.


Syeilla turun dari ranjang menuju kamar mandi untuk memberaihkan tubuhnya sebelum ia turun dan memasak.


Setelah selesai ia mencium bau masakan yang menguar dari arah dapur, penasaran? Tentu saja Syeilla sangat penasaran. Di sana ia melihat suaminya sudah selesai memasak.


"Mas, kamu masak apa?" tanya Syeilla sambil mendekati suaminya yang sedang berkutat di dapur.


"Tetiba mas ingin makan mie goreng sayang." tutur Aiden yang kini sedang memindahkan masakannya ke sebuah piring lebar berwarna putih.

__ADS_1


"Tara.... Selesai. Ayo kita makan sayang." ujarnya dan menggiring Syeilla ke arah meja makan.


"Silahkan dicicipi sayang." Aiden menyendokkan sedikit mie goreng buatannya.


Syeilla membuka mulutnya dengan lebar sambil membawa suapannya ke mulut dan hmmm.


"Mas, perutku melilit. Aku ke kamar mandi sebentar." ujar Syeilla dan segera pergi dengan langkah pelan.


Aiden mengernyitkan dahinya dengan heran melihat tingkah mencurigakan istrinya.


"Ada apa dengannya?" Aiden memasukkan mie buatannya dan berhasil, ia ikut lari menuju westafle.


❤❤❤❤❤


**Holla semua....


Autor balik lagi nihh


Btw maaf ya sudah dua hari mangkir dari pekerjaan up meng up wkwkkw...


Alhamdulillah urusan autor sudah selesai... Dia yang sudah membuat autor kejang-kejang sampai mempengaruhi up di sini...


Terima kasih dukungan kalian...

__ADS_1


Love you all**


__ADS_2