LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Part 51


__ADS_3

Dugaan Aiden mengenai oma nya tidak pernah meleset. Bahkan sudah satu minggu lamanya Syeilla selalu dimonopoli olehnya. Aiden bahkan tidak bisa bermanja dengan istri cantiknya. Ia pergi ke kantor jam delapan dan pulangnya jam sepuluh malam karena banyak tender yang harus ia rampungkan. Saat ia pulang istrinya sidah tertidur pulas, mau ia bangunkan tidak tega, dilihat saja ia merana sendiri.


Ia terus gelisah, tubuhnya berputar ke kanan dan ke kiri sampai Syeilla pun dibuat terjaga oleh ulahnya.


"Mas kamu kenapa?" tanya Syeilla dengan mata 10 watt nya matanya bahkan hanya terbuka sedikit akibat mendapat gangguan dari suaminya. Ia sangat mengantuk setelah seharian menemani omanya berkebun mengingat itu hobi keduanya.


"Sayang kenapa kamu terbangun?" tanya Aiden dengan wajah polosnya. Apa ia tidak menyadari kalau Syeilla terbanhun karena ulahnya.


"Kamu yang kenapa mas, seperti orang gelisah." tanya Syeilla setelah kesadarannya terkumpul sempurna.


Aiden melihat ada kesempatan meski peluangnya cukup sedikit namun apa salahnya dicoba pikirnya.


Ia maju dua jengkal ke sisi istrinya sambil membisikkan sesuatu di telinga Syeilla.


"Tapi sudah malam mas" jawab Syeilla dengan gugup.


"Beribadah saat malam lebih bagus sayang karena tidak ada gangguan, kalau siang kamu dikuasai oma lampir" desah Aiden berharap ostrinya kasihan melihat wajah mata kucingnya.


"Sejak kapan gelar oma jadi lampir, mas mau durhaka!" kesal Syeilla dengan gemas. Kalau oma nya sampai tau bisa digantung hidup-hiduo Aiden karena menyematkan panggilan tersebut.


"Nah itu sayang tau dosa, menolak permintaan suami juga dosa loh"


"Iya iya mas menang, sekarang maunya suami tampan ku apa?" ujar Syeilla sambil menguap.


"Sayang tunda dulu ngantuknya mas mau bermesraan sama kamu. Kangen." Aiden mengendus-endus leher Syeilla seperti kucing sedang mencari ikan yang nyangkut di leher tuannya.

__ADS_1


Syeilla menggekengkan kepalanya melihat tingkah suaminya yang berbeda dari biasanya.


"Mas sudah seminggu puasa, bayangkan berapa banyak pahala mas."


"Bukannya bagus kalau mas banyak berpuasa" kekeh Syeilla dan kembali menguap.


"Tiga puluh menit sayang. Janji"


Mata Syeilla tampak menilai dengan seksama, dulu juga suaminya pernah berjanji nyatanya ia harus begadang sampai jam lima pagi.


"Janji sayang. Mau ya." rayu Aiden sambil mengedip manja matanya. Ayolah siapa yang tidak akan luluh jika mata suaminya semanis itu.


"Tiga puluh menit tidak boleh lebih." peringat Syeilla yang langsung diangguki oleh suaminya.


Syeilla segera mengalungkan kedua tangannya di leher suaminya yang saat ini sudah berada di atasnya...


"Ah" desah Syeilla sambil menggigit bibirnya.


"Mas curang... Leher tidak termasuk." kesal Syeilla, Aiden pun terkekeh. Ia tau betul kelemahan istrinya.


Tak mau kalah Syeilla pun menyentuh kelemahan suaminya. Ia terus meraba dengan gerakan absurd sampai Aiden mengelinjang geli.


"Ampun sayang.. Ampun" teriaknya sambil tertawa.


Mereka berdua tertawa dengan kekonyolan yang mereka lakukan.

__ADS_1


Aiden segera berbaring di samping istrinya yang tampak mulai mengantuk.


"I love you wife" Aiden mengecup o


Pelan kening Syeilla dan ikut memejamkan matanya mengikuti Syeilla ke alam mimpi.


Mata Syeilla terbuka, ia tersenyum menatap wajah tampan suaminya yang sudah terlelap sambil memeluknya, ia mengecup lama bibir suaminya sambil bergumam.


"Love you so much hubby" bisiknya.


Sepertinya suaminya sangat kelelahan apalagi mereka baru bermain tebak kata pasti semakin membuatnya lelah. Lagian untuk apa meminta bermain malam-malam begini.


"Kamu sangat tampan bahkan saat tidur seperti ini mas dan aku sangat beruntung karena memilikimu meskipun untuk mendapatkanmu aku harus melalui banyak kepahitan tapi aku bahagia dengan hasilnya." gumam Syeilla sambil mengeratkan pelukannya.


Aiden mendengar semuanya. Ia tersenyum senang mengetahui istrinya sangat bahagia memilikinya namun ia yang sangat beruntung karena memiliki istrinya, mungkin jika ia keliling dunia sekalipun tidak akan mendapatkan istri sebaik Syeilla maka dari itu ia sangat beruntung.


"Aku bahkan siap menyerahkan segala hidupku untukmu sayang." bisik nya dengan lembut.


❤❤❤❤❤


Jangan mikir yang aneh-aneh yaaa....


Mereka cuma main game sebelum tidur 😆😆😆


Mengenai ibadah yang dikatakan Aiden itu xokeh-cokeh dikit maksudnya..

__ADS_1


Jangan lupa di komen sesuka kalian asal jangan menyakiti hatiku hahahha


__ADS_2