LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Bab 65 (S2)


__ADS_3

yang mau lanjut SEASON 3 siapa hayooooo....


Autor butuh suara banyak hahhahaa...


Takutnya kalau sedikit ceritanya nggak laku.


Btw SEASON 2 masih lanjut loh wkwkwkwjw... Cuma autor rehat sejenak. Maklum. Efek drama berkepanjangan membuat autor LELAH.


Halo semuanya... Para pembaca dari Sabang sampai Meuroke. Hai aku seneng kalian masih mau baca ceritaku yang gaje banget hahahahahah....


Aku bersyukur memiliki pembaca yang antusias seperti kalian semuanya. Mohon maaf kalau selama ini aku selaku autor. Pernah membuat kalian tersinggung atau marah. Maaf beribu maaf.


\*\*\*\*\*\*


Genap satu bulan usia pernikahan Elka dan Salam. Malam kemarin adalah malam terpanjang dalam sejarah percintaan mereka eh malam pertama mereka.


Kebuasan Elka memangsa istrinya terlihat dari sekarang. Salma bahkan tidak bisa bangun. Elka mengerjakan semua pekerjaan rumah sebelum ia berangkat ke tempat kerjanya.


Ia mengepel, menyapu dan memasak. Hitung\-hitung sebagai suami idaman versi istrinya yang jelita. Ia menyesal pernah mengatakan kalau Aiden tak ubahnya seperti seorang pembantu. Andai Aiden dan yang lainnya melihat pekerjaannya. Mungkin, ludah yang pernah ia buang akan ia jilat kembali. Jijik dong.


"Sayang, Mas pergi dulu ya. Kamu baik\-baik di rumah," Elka mengecup kening istrinya dengan sayang. Sebenarnya ia tidak tega meninggalkan Salma sendirian. Namun, wanita itu ngotot tidak memberinya izin untuk menjaganya. Padahal niatnya tulus sambil sesekali mencuri kesempatan dalam kelapangan.


"Sayang, apa Mas ambil cuti saja ya," pancing Elka pada istrinya yang sedang berbaring lemah.

__ADS_1


"Mas, ini sudah ke 100 kalinya kamu mengatakan hal yang sama. Seperti jawaban awal. Kamu harus tetap masuk bekerja, Mas." tegas Salma disela demamnya.


"Baiklah... baiklah nyonya tersayang. Ayang akan pergi bekerja. Kamu jaga diri ya," akhir ya Elka pergi dengan tenang menuju alam kerjanya.


Bukan Salma tidak ingin dirawat ileh suaminya. Hanya saja, ia tidak akan sembuh jika Elka tetap berada di rumah. Ia malah akan semakin sakit.


"Pergi juga kamu, Mas." desahnya dengan lega.


Salma mencoba bangun dari pembaringannya. Ia menguatkan tubuhnya untuk bergerak. Tidur seharian di atas ranjang bukan ide yang tepat.


Salma berjalan menuju dapur. Ia melihat rumah ya sudah bersih dan kinclong. Ia jadi berpikir, sebenarnya suaminya punya bakat seorang pembantu. Tapi sayang, suaminya terlalu tampan untuk dijadikan sebagai pembantu.


Salma terkekeh mengingat saat semalam ia jatuh sakit yakni demam. Padahal Elka sedang dalam keadaan bersemangat. Namun, harapannya harus pupus saat istri tercintanya deman.


"Pagi dokter, Elka." beberapa perawat menyapanya dengan sungingan semanis madu. Namun senyuman Salma mengalahkan kedipan bidadari.


"Pagi semuanya," jawab Elka sambil teesenyum bahagia.


"Cie yang pengantin baru," goda Ariel dengan nista membuat beberapa suster ikut menggodanya.


"Kalian tahu tidak, dokter kita yang katanya maha tampan ini baru saja melaksanakan malam keramat setelah menunggu selama satu bulan," kekeh Ariel membuat Elka mengumpat Ariel dengan berbagai jenis kotoran unggas.


"Dokter, kami turut berduka," ujar salah satu perawat yang dikenal sebagai wanita dengan candaan tergokil. Dia menjadi mood booster mereka semua.

__ADS_1


"Kamu malah ikut\-ikutan menggodaku wahai penghuni kamar mayat," dengus Elka dengan kesal dan berlaku dari sana.


Suster yang diketahui bernama Ningsih hanya terkikik geli melihat kepergian Elka.


Ariel menggelengkan kepala lalu mengekorinya dari belakang. "Aku doakan anakmu mirip aku ya," sumpah Elka. Ariel mengernyit ngeri membayangkannya.


"Kalau anakku mirip kamu, sumber produknya perlu dipertanyakan," ketusnya membuat Elka tertawa.


"Lah, produknya ya kamu. Hasilnya wajahku. Kasihan anakmu kurang tampan kalau wajahnya mengikuti ukiranmu haha," Elka memeletkan lidah nista ke arah Ariel. Pria itu tampak dibuat kesal tujuh lapis keturunan.


"Semoga kamu keselek," serapah Ariel dan pergi menunaikan tugasnya.


"*****, doanya kejam. Sungguh terlala," Elka berjalan memasuki ruangannya.


❤❤❤❤❤


Helo semua. Aku Elka, apa kalian siap bertemu kami di Season 3???


Kalau siap silahkan di komen ya hahahahha..... berhubung autor kece badai nya lagi baik hati.


Lupa dehhh,,, tunggu Dimitri ke Indonesia ya. Buat nyari cucu sahabatnya, Demian. Wkwkwkwkw


 

__ADS_1


__ADS_2