LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Part 11 (S2)


__ADS_3

Zia berjalan menyusuri jalan menuju sebuah tempat wisata, Aptekarsky Ogorod, taman botani tertua di Moskow yang didirikan pada 1706 oleh Pyotr yang Agung. Meski relatif kecil, taman ini memiliki banyak lokasi ideal sehingga sempurna untuk para fotografer. Tak ayal Zia juga membidik beberapa objek yang menarik perhatiannya.


Ia membawa camera dslr canon eos 250d kit 18, yang menggantung di lehernya. Beberapa pengunjung turut menjadi objek bidikannya.


Pomselnya bergetar saat ia sedang asyik dengan dunia barunya.


"Halo." ujarnya pada penelpon tersebut.


Namun tidak ada jawaban, Zia berpikir mungkin orang tersebut salah sambung dan segera mematikan panggilannya namun ia ponselnya kembali berdering dan penelponnya dari nomor yang sama.


"Apa maumu!" teriak Zia dengan kesal samoai beberapa pasang mata menatap aneh ke arahnya.


Namun kembali tidak ada jawaban. Dengan kesal. Zia mematikan ponselnya dan kembali melakukan kegiatannya.


Tampak seseorang memperhatikan Zia dari kejauhan, matanya memendam perasaan rindu namun ia belum bisa menunjukkan wajahnya di hadapan Zia karena masih ada satu masalah yang belum ia selesaikan.


Puas dengan apa yang ia lihat, Ariel pun pergi meninggalkan Zia yang sedang asyik dengan dunia barunya yang menurutnya sangat menyenangkan.


"Maaf Zi, belum saatnya kita berjumpa." hanya kalimat itu yang mampu ia lontarkan pada angin tanpa berani mengucapkannya secara langsung karena ia sungguh tidak ingin melukai hati Zia untuk kesekian kalinya.


""""'''


"Sayang, hari ini kita ke kantor ya. Mas ada surprise buat kamu."


"tapi aku belum sanggup jalan terlalu jauh mas. Apalagi ruangan kamu pasti di lantai atas ya kan."

__ADS_1


"Mas gendong deh ya." bujuk Aiden sambil menggedipkan matanya dengan aneh.


"Oke, tapi tidak perlu mas gendong." putus Syeilla dengan tegas.


"Padahal mas tidak masalah jika harus mengge dong kamu sayang." ujar Aiden dengan serius.


"Bukan mas ya g masalah tapi aku. Ayo mas nanti terlambat lagi seperti kemarin.


"Kemarin itu mas terlambat karena siapa?" goda Aiden sambil mencolek dagu Syeilla yang sedang memakai dasinya.


"Iya... Iya mas menang, ayo." ajak Syeilla setelah selesai memasang dasi suaminya yang semakin hari selalu membuatnya jengkel namun semakin cinta juga.


Mereka berdua segera berangkat menuju perusahaan dengan Aiden yang selalu menggengam mesra jemari Syeilla.


"Baiklah istriku, tapi setelahnya mas genggam lagi ya." bisik Aiden dengan lembut.


Entah apa yang merasuki Syeilla yang secara tiba-tiba menggigit gemas jari besar suaminya sampai meninggalkan bekas giginya di sana.


"Sayang." ujar Aiden dengan syok saat mendapat serangan mematikan dari istrinya. Maklum Aiden sedikit lebay.


"Aku gemas mas, apa tidak bisa menggigitmu?" tanya Syeilla dengan wajah sedihnya.


"Tentu saja bisa sayang. Kamu juga bisa melakukannya di sini." tunjuknya sambil mengerucutkan bibirnya sontak Syeilla segera mencubit perut sixpack suaminya.


"Lampunya sudah hijau mas." tunjuk Syeilla saat Aiden hendak protes.

__ADS_1


Syeilla tersenyum karena hari ini sudah membuat suaminya kesal, namun sekesal apapun suaminya tidak akan pernah sanggup jauh darinya. Bukankah sangat menarik?


"Sampai..." ujar Aiden dengan senang. Syeilla. Menatap bangunan di depannya dengan takjub sedangkan Aiden sudah berlari ke sisi Syeilla kemudian membukakan pintu untuk istrinya.


"Silahkan wife." ia menjukurkan tangannya yang langsung disambut oleh Syeilla.


Seorang valet langsung mendekat sambil menyambut kunci mobil dari pimpinan perusahaan tempat ia mencari nafkah.


"Terima kasih pak." ujar Aiden dengan senang lalu mengajak Syeilla memasuki lobi perusahaannya. Syeilla tersenyum melihat banyak hal yang sudah berubah dari suaminya, mulai dari tempramennya, sifatnya bahkan tutur katanya juga sudah sangat baik.


Banyak pasang mata menatap mereka berdua dengan tatapan yang berbeda-beda namun banyak dari kaum wanita menatap Syeilla dengan kebencian karena menurut mereka hanya Auxillia yang oantas mencadi kekasih dari pimpinan mereka.


Andai mereka tau siapa Syeilla sebenarnya.


**❤❤❤❤❤


Hai maaf baru bisa up...


Kakak habis nge trip dan baru pulang tadi sore hehehe...


Plis jangan tanya kapan kakak up karena kakak up setiap hari...


Jangan lupa diramaikan....


😘😘**

__ADS_1


__ADS_2