LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Bab 44 (Season 3)


__ADS_3

Setelah sampai ke Bandara Soekarno Hatta, Nevan segera berlari mencari taksi menuju tempat Alya. Ia mendatangi kediaman keluarga Aiden. Ia dengan tergesa masuk ke dalam rumah tanpa mengucapkan salam. Dobrakan yang kuat membuat penghuni rumah kaget. Di sana sudah ada Syeilla yang sedang menangis histeris membaca pesan terakhir dari Alya. Ia memukul dada Eiden dengan keras. Kemarahan tampak jelas di matanya. Sedangkan Cally tampak murung.


"Kalau terjadi apa-apa sama Alya, aku tidak akan bisa memaafkan kamu Aiden! Aku juga tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri."


"Tante, mana Alya!" Nevan bertanya tanpa basa basi.


Tangisan Syeilla membuat perasaan Nevan tidak karuan. Ia menatap mereka semua sambil menggelengkan kepala.


"Apa yang sudah kalian lakukan pada Alya!" teriak Nevan marah. Ia tidak pernah bersikap kurang ajar. Namun, kali ini ia bahkan berteriak pada orang yang lebih tua darinya.

__ADS_1


Syeilla berjalan ke arah Nevan dan memeluk Nevan dldengan isaknya yang mulai melemah.


"Nevan, Tante mohon cari Alya. Tante tidak mau hal buruk terjadi pada Alya." selesai dengan kalimatnya, ia jatuh pingsan.


Semua yang ada di sana panik. Aiden tidak bisa membendung sesalnya. Ia sangat menyesal karena tidak memberikan apa yang seharusnya ia berikan pada putrinya. Ia malah terkesan lepas tangan dengan menyuruh putrinya pergi jauh. Ia mengulang kesalahan yang sama. Ia memeluk tubuh istrinya sambil menggumamkan kata maaf berulang kali.


"Maafkan Papa Alya." ia menangis.


"Jangan bodoh! Lo nggak tahu gimana sakitnya merenggang nyawa di bawah sana!" teriak cowok itu.

__ADS_1


"Lepasin aku!" teriak Alya dengan marah.


"Nggak akan! Kalau lo mau mati jangan di depan gue!"


"Ya udah, kamu tinggal lepaskan aja tanganku dan pergi dari sini!" marah Alya membuat cowok itu tersenyum geli.


"Terlambat! Harusnya saat lo mau bunuh diri jangan pernah ragu buat lompat. Karena sekarang gue udah liat elo maka lo nggak akan gue biarin mati. Gila aja lo, ntar gue dihantui rasa bersalah."


Alya mendengus kesal mendengar ocehan cowok itu. Cowok dengan potongan rambut pompadour yang terlihat sangat tampan. Ia merasakan tangannya ditarik drngan sekuat tenaga. Ia bahkan sampai ikhlas.

__ADS_1


🌺🌺🌺🌺🌺


Apa.... Apa.... Apa....


__ADS_2