LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Bab 34 (Season 3)


__ADS_3

Dirga bangun dengan napas ngos-ngosan. Air keringat membasahi wajah. Ia bangkit dari tidur sembari meneguk segelas air putih. Ia melihat ponselnya menunjukkan pukul tiga pagi. Ia lalu membuka sebuah galeri. Di sana Alya tersenyum melihat ke arahnya.


"Gue kangen banget sama lo." ucapnya serak.


Ia teringat mimpinya, ini lebih buruk dari sekadar mimpi hantu ataupun pembunuh bayaran.


"Kenapa gue mimpi nusuk Alya, ya Tuhan! Semoga Alya akan baik-baik aja."


Ia kembali menghela napas panjang. Ia teringat janjinya pada Cally besok. Semua membuatnya muak. Ia menyesal sudah menyeret Cally masuk dalam drama buatannya. Ia hanya ingin membuat Alya cemburu bukan malah sebaliknya. Dia yang cemburu dan sekarang Cally menganggap serius hubungan mereka berdua. Ini sangat memuakkan. Ia memutuskan kembali tidur.


Keesokan harinya di kediaman Aiden dan Syeilla. Cally terlihat pucat, tidak seperti biasanya. Hal itu membuat Aiden dan Syeilla cemas. Cally menghampiri mereka di meja makan sembari memegang kepalanya yang terasa berdenyut nyeri.

__ADS_1


"Nak, kamu kenapa?" tanya Syeilla dngan lembut.


"Ma, kepala Cally sakit banget dari semalam. Kayak ditusuk-tusuk jarum." keluhnya.


Aiden menatap sendu putrinya. Ia tidak ingin putrinya merasa kesakitan. Ia sangat takut kehilangan orang-orang yang ia cintai. Pikirannya sampai berkelana jauh.


"Sayang, kita ke dokter, ya." ucap Aiden lembut.


Ia menganguk, Cally juga tidak ingin dibuat repot oleh sakit seperti ini. Ia ingin melakukan banyak hal. Cukup masa kecilnya yang suram. Ia tidak mau lagi kembali menjalani hidup seperti dulu. Itu adalah neraka baginya.


"Lagu ini cocok banget buat kamu Van."

__ADS_1


Suara deringan ponsel mengalihkan atensinya. Ia menatap sekilas. Nama Dirga tertera di sana. Ia sedikit malam mengangkat panggilan tersebut. Namun, lebih malas lagi saat mendengar bunyi deringannya berulang kali.


"Bisa kita ketemu di taman?"


"Buat apa?" tanya Alya cuek.


"Penting!" plis mau ya."


Alya mengangkat sebelah alisnya. Ia tahu betul tabiat Dirga. Pria itu kalau sudah memohon, ada hal penting yang ingin ia sampaikan.


"Oke," ucap Alya singkat lalu mematikan panggilannya.

__ADS_1


🌺🌺🌺🌺🌺


Holla semuanya. Jangan lupa baca cerita terbaru aku judulnya Terpaksa menjadi istri CEO. Terima kasih.


__ADS_2