LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Part 37


__ADS_3

Altaf menatap diary yang tempo hari ia temukan saat Elena pingsan dan itu membuatnya sangat penasaran mengenai isinya dan siapa yang menulisnya. Ia membuka lembaran pertama dan nama yang tertera disana adalah Syeilla. Ia tersenyum melihat kisah konyol Syeilla semasa mereka kecil dan ia selalu dibuat tertawa oleh sosok Syeilla yang ia kenal sangat periang dan ceria.


Lembar demi lembar sudah ia lewati karena hanya berisi tentang kejahilan dan kisah sehari-hari Syeilla yang tidak seberapa penting dibanding penyebab istrinya jatuh pingsan.


Ia terus membolak balik lembaran tersebut hingga tangannya berhwnti di sebuah halaman yang menarik perhatiannya.


September 2006


Hai diary hari ini aku sangat sedih karena nenek melarangku bermain dengan Elena. Memangnya apa salahnya toh kami berdua bersaudara tapi entah kenapa jarak kami bahkan sangat jauh. Nenek bilang semua dia lakukan untuk kebaikanku dan Elena tapi sampai saat ini aku tidak. Mengerti dimana letak baiknya.


Juni 2008


Aku sudah lulus SMA dengan nilai yang memuaskan tapi kenapa tidak ada yang datang ke hari wisuda ku bahkan mama dan papa lebih mementingkan pekerjaan mereka. Apa aku bukan anak kandung mereka.


Agustus 2008


Punggung ku sangat sakit dan perih saat mama dan papa memukulku karena aku tidak sengaja menumpahkan kopi panas buatanku di atas berkas yang kata papa lebih penting dari hidupku. Sebenarnya aku anak siapa? Kenapa semua orang seolah memusuhiku.


April 2010


Aku mengetahui selama ini nenek tidak pernah baik padaku maupun pada Elena. Ia hanya memanfaatkan aku untuk menyakiti Elena karena nenek sudah berambisi menghabisi nyawa Elena dan nyawa kakek karena nenek berselingkuh dengan lelaki bernama Roy. Aku bahkan tidak tau siapa lelaki itu. Aku mengetahui rahasia besar nenek untuk itu ia selalu mengontrolku sebisanya.


Juli 2011


Nenek kembali menghukumku saat aku lagi-lagi menggagalkan rencananya untuk mencelakai Elena. Kaki ku sangat ngilu dan sepertinya retak hehe tapi tidak apa-apa asalkan Elena selamat. Malam harinya aku menggigil kesakitan dalam kesendirianku akibat sebuah dahan pohon berukuran sedang menimpa kakiku dan rasanya sangat menyakitkan dan aku hanya bisa menangis dalam diam.


Februari 2012


Aku ditemukan pingsan di kampus saat sedang presentasi dan ternyata lambung ku kumat akibat tidak makan sarapanku karena Elena kelaparan dan aku memberikan padanya karena wajahnya sangat pucat. Aku bahagia melihatnya tersenyum karena hanya itu yang bisa aku lakukan untuknya sebagai seorang kakak sebagaimana janjiku pada kakek agar tetap terus menjaganya.


Aku pasti melewatkan sesuatu. Kalian tau tidak? Aku memiliki seorang pacar yang sangat menyayangiku dan hanya dia yang selama ini selalu peduli padaku. Namanya Altafian Maleq. Jangan tergoda dengannya karena dia hanya milikku bahkan dia sudah melamarku saat kami masih kecil jadi jangan bermimpi. Aku sangat mencintainya karena hanya dia yang benar-benar menyayangiku dan satu lagi yang membuatku mencintainya karena dia romantis.


Altaf tersenyum membaca tulisan Syeilla yang mengatakan ia telah melamarnya dan jawabannya benar. Ia kembali membalik lembaran berikutnya yang membuatnya terpaku dengan kalimatnya yang tersusun rapi disana.


September 2012


Malam itu orang suruhan nenek menghadang perjalanan kami saat kami akan menuju pusat perbelanjaan. Memang salahku juga yang lebih memilih jalur pintas tapi saat mengingat kami akan terjebak macet pikirku lebih baik melewati jalan pintas. Aku tau saat itu Elena sangat ketakutan tapi aku mencoba menenangkannya, aku keluar dari mobil dengan berpura-pura menyerahkan Elena sehingga membuat mereka percaya. Aku mengamati situasi di sekelilingkami dan tidak ada siapa pun yang melewati jalan ini. Hanya satu jalan untuk keluar dari sini melukai diri sendiri karena lambat laun

__ADS_1


sandiwaraku akan diketahui oleh mereka.


Aku meminjam pisau salah satu dari mereka mengatasnamakan untuk mengancam Elena tepat saat pisau itu sudah di tangan ku sebuah panggilan masuk dari orang yang menyuruh mereka dan aku sangat mengenal suaranya. Aku berjalan dengan cepat dan kaki ku tersandung lalu pisau yang aku pegang pun menusuk perutku dan rasanya sangat perih tapi aku lega karena mereka segera pergi dari sana dan meninggalkan kami berdua. Aku menatap Syeilla dengan tersenyum dan mataku tertutup rapat*.


Air mata Altaf mengalir perlahan tanpa ia sadari. Ia sungguh tidak tau kehidupan berat yang dijalani oleh Syeilla mengingat sosoknya yang selalu ceria dan periang.


Oktober 2012


Hari dimana aku dinyatakan meninggal dunia setelah koma selama satu bulan. Kalian tau apa yang lebih menyakitkan. Aku harus meninggalkan kekasih yang sangat aku cintai demi melindungi Elena dari kebencian nenek. Aku bahkan sampai harus berpura-pura koma hingga meninggal. Semua aku lakukan untuk melengkapi drama yang sedang dimainkan oleh nenek.


Sehari setelah aku dikuburkan dalam peti, aku tau dalam islam tidak boleh di kubur dalam peti tapi lagi-lagi itu semua rencana nenek agar aku bisa di keluarkan dengan segera. Setelah aku keluar dari sana aku langsung dikirim oleh nenek ke Amerika dan tinggal disana selama 2 tahun lamanya*.


Aiden menggelengkan kepala nya tidak percaya akan segala hal yang menimpa Elena dan Syeilla semua ulah nenek mereka sendiri dan bodohnya dia karena tidak tahu menahu mengapa Syeilla bisa berubah seperti itu. Ia sangat bodoh.


Desember 2014


Di saat karir ku sebagai model sedang dimasa puncaknya aku harus kembali pulang atas perintah nenek yang tidak senang dengan Elena karena om Johan dan tante Lita sudah kembali bersama Elena dan aku disana untuk menghancurkan keluarga Elena. Aku kembali berpura-pura melakukannya karena nenek mengancam akan membunuh Altaf lelaki yang masih sangat aku cintai hingga detik ini tapi semua sudah terlambat karena kini dia bukan milikku lagi.


Aku kembali muncul di kehidupan keluarga besar ku hingga membuat semua orang kaget dan heran. Mata tajam om Johan menatapku seolah siap menelan ku hidup-hidup tapi semua aku lakukan demi melindungi Altaf dan Elena dan hanya satu cara untuk bisa melakukannya yakni berpura-pura jahat. Hidupku dipenuhi oleh drama dan aku seolah tidak lagi berhak atas hidup ku sendiri karena semua di kekang oleh nenekku.


Januari 2015


Setelah kepergian ku malam harinya aku hampir menjadi korban penculikan atau trafic human tapi Tuhan masih menolongku melalui seorang lelaki yang mampu membuat hatiku berdetak tidak karuan padahal kami baru bertemu tapi perasaan itu selalu menghantuiku siang dan malam.


Ia membawaku ke apartemennya dan menyuruhku untuk tinggal disana sesuka hatiku. Aku wanita yang kehilangan cinta lalu hadir seorang lelaki yang sangat baik dalam hidupku dan saat itu hanya satu yang terlintas di benakku. Menjadikannya milikku.


Februari 2016


Aku sudah muak dengan sikap manis dan perhatiannya. Aku tidak ingin dia dimiliki oleh orang lain. Malam itu aku menjebaknya dengan memasukkan cairan penghilang kesadaran dan membopongnya ke kamar dengan perlahan karena jujur tubuhnya sangat berat. Seharusnya malam itu ia pergi bersama Jeslyn tunangannya tapi aku tidak menyukainya karena Aiden hanya milikku. Aku tidak suka lagi kehilangan untuk kesekian kalinya.


Selesai aku menjebaknya ia sangat marah dan bersikap dingin padaku bahkan tatapannya tak pernah tidak tajam jika sudah menatapku karena aku yang sudah menjebaknya dan itu membuatnya sangat membenciku.


Hari-hari aku lalui dengan cacian dan makian walaupun kini status kami sudah resmi sebagai suami menyuruh namun nyatanya status itu tidak ada arti untuknya sedangkan untukku, sangat berarti karena aku mencintainya.


Dada Altaf terasa sesak mengetahui semua fakta besar yang selama ini disembunyikan oleh Syeilla seorang diri dan ia menanggung semuanya sendiri.


Juli 2016

__ADS_1


Hari membahagiakan sekaligus hari paling menyakitkan yang harus aku terima kebenarannya saat aku di vonis mengidap tumor otak ganas yang bahkan namanya saja tidak pernah terlintas di benakku. Aku hanya berharap bahwa semua adalah mimpi buruk belaka tapi kembali aku harus menelan pil pahit saat Zia selaku dokter yang merawatku menyuruhku menggugurkan kandunganku karena berbahaya untukku. Tentu saja aku menolaknya karena dia adalah darah dagingku bahkan jika harus mempertaruhkan nyawa sekalipun aku akan melakukannya demi anakku.


"Kau masih sama seperti dulu yang selalu mendahulukan orang lain daripada dirimu sendiri." Altaf kembali mengenang masa remaja mereka yang dipenuhi tawa ceria Syeilla yang nyatanya hanya sebuah topeng belaka. Ia tersenyum namun air matanya keluar


"Aku tidak tau kalau kau semenderita ini Syei. Maafkan aku sudah mengingkari janjiku tapi takdir berkata lain Syei dan sekarang aku sangat mencintai istriku." Altaf mengusap tulisan tersebut dengan lembut seolah ada tangan lemah Syeilla yang bertengger manis disana.


"Mas kamu dimana, papa nyariin kamu." teriak sebuah suara dari luar.


"Mas di kamar sayang, tunggu sebentar." teriak Altaf lalu menyimpan kembali buku tersebut dan keluar menemui ayahnya.


*****


Di rumah sakit Syeilla sedang di suapi makan oleh suaminya.


"Sayang mas ada sesuatu buat kamu tapi tutup mata dulu." Syeilla segera menutup matanya dan Aiden mengeluarkan sesuatu dari saku jasnya lalu membukanya di hadapan Syeilla.


"Sekarang buka matanya sayang." ujar Aiden. Syeilla membuka matanya dan seketika ia dibuat takjub dengan sebuah kalung dengan rantai kecil yang bermatakan permata dan terlihat sangat cantik dan elegan.


"Terima kasih sayang." ucap Syeilla dengan gembira dan Aiden bahagia melihat senyuman itu kembali ia lalu memasangkan ke leher putih istrinya dan perfect.


"I love you my wife." bisiknya dengan mesra.


"Love you too my hubby." balas Syeilla sambil tersenyum bahagia.


Tuhan bisakah ia merasakan kebagiaan ini lebih lama lagi sebelum ia benar-benar pergi.


"Mas apa kamu mencintaiku?"


"Aku sangat mencintaimu melebihi dari hidupku." jawab Aiden dengan tulus dan sebuah senyuman indah terbit di bibir mungil Syeilla.


"Jangan pernah bersedih." ucap Syeilla dengan pelan.


"Mas tidak akan sedih karena sekarang sudah ditemani oleh isriku tercinta." ujar Aiden dengan senyuman yang selalu menghiasi wajah ketatnya.


"Aku hanya takut tidak sempat berpamitan denganmu sayang." gumam Syeilla dengan sangat pelan bahkam Aiden pun tidak mendengarnya. Aiden mengecup mesra kening Syeilla dengan lama. Kini ketakutannya akan kehilangan Syeilla semakin besar seiring berjalannya waktu bertambahnya rasa cinta untuk istrinya.


Pepatah memang benar adanya bahwa cinta dan benci hanya dibedakan oleh garis tipis.

__ADS_1


❤❤❤❤❤


Guyss maaf ya tampilannya agak berantakan. Disini susah banget kalo dimiringin. Pas di edit masih miring tulisannya nah kalau udah di up tulisannya sebagian kembali ke awal dan sebagian tetap miring. Jadi aku buatnya biasa aja... Bhs inggrisnya juga nggak bisa diberi miring karena pas up pasti balek lagi... Semoga kalian nggak puyeng yahhh.


__ADS_2