LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Bonus EKSTRA PEDAS


__ADS_3

Nevan dan Alya sedang menikmati waktu liburan mereka di pulai Bali. Bersama dengan keluarga besar mereka. Termasuk keluarga Dirga. Tujuan mereka berlibur untuk mempererat kembali hubungan di antara mereka yang sempat renggang karena asmara putra dan putri mereka. Namun, kini semua sudah kembali utuh seperti sedia kala. Zia menerima kekalahan Dirga dalam memenangkan hati Alya.


Dirga menatap sendu pada dua sejoli yang tampak sangat bahagia. Keduanya sangat serasi saat duduk berdua dan bercanda. Tentu saja hal itu membuatnya iri setengah mati. Ia melihat Cally yang sedang duduk sendirian. Ia menghampiri gadis itu.


"Hai Cally," sapanya basa basi. Cally tersenyum dan membalas sapaannya.


"Lo apa kabar?"


"Gue baik banget sih kabarnya,kalau elo gimana?" tanya Cally yang entah kenapa jawaban gadis itu sangat menusuk jiwanya.


"Gue nggak baik-baik aja," ucapnya tampak sangat lesu. Cally menatap Dirga dan tersenyum kecut.


"Terkadang apa yang sudah kita miliki, terasa hambar dan tidak berguna. Namun, setelah berpindah tangan, rasanya baru berharga untuk dimiliki kembali tapi semua terlambat untuk disadari. Ya kan?"


Dirga merenung panjang menresapi semua perkataan Cally. Bahkan sudah sangat terlambat untuk memperbaiki semuanya. Kini yang tersisa hanya sebagian hati yang menginginkan Cally.

__ADS_1


"Cally, gue tau udah banyak salah sama lo tapi apa lo mau balikan sama gue?" tanya Dirga dengan lembut.


Gadis itu tersenyum tulus untuk pertama kalinya. Bahkan baru pertama dilihat oleh Dirga. Senyuman yang menggetarkan hati kecilnya dan mengusik sedikit jiwanya yang sudah memeluk nama Alya untuk selamanya.


"Lo sendiri yang bilang kan, kalau gue sama loe nggak bisa bersama."


"Gue minta maaf soal itu Cally," Dirga tampak merasa bersalah karena pernah mengatakan hal semacam itu padanya.


"Its oke, Dirga. Terkadang kita memang membutuhkan ucapan menyakitkan bukan?"


Dirga terdiam sejenak dan kembali menatap gadis itu. Wajahnya tampak sangat damai dan bersahaja. Tidak ada sedikit pun keraguan dalam tatapannya. Jika dulu banyak cinta yang tersimpan di matanya. Tapi kini, hanya tersisa wajah penuh kedamaian tanpa ada lagi beban.


"Aku terlalu mencintaimu sampai rela menukar kebahagiaan saudaraku sendiri demi kebahagiaanku. Kini aku sudah menyadari semuanya dan tidak ingin lagi mengulangnya."


Dirga menghela napas lesu. Dari kalimat yang diutarakan Cally, dia sudah mengetahui jawaban gadis itu. Kesalahan terbesarnya ada dua. Menyia-nyiakan dua gadis yang ternyata sangat ia cintai tapi telat untuk dia sadari. Ia tersenyum dan mengusap bahu Cally dengan lembut.

__ADS_1


"Semoga lo cepat nemuin cowok yang jauh lebih baik dari pada gue Cally," ucapnya dan kembali duduk menghabiskan waktunya bersama Cally.


"Gue udah nemuin cowok itu Dir, cuma butuh waktu untuk kembali bertemu sama dia."


Meski alis Dirga tampak mengerut penasaran. Namun, ia tahu kalau Cally sedang tidak ingin membicarakan siapa cowok beruntung itu.


Kini semua yang pernah ia lukai dengan sengaja sudah mendapatkan kebahagiaan mereka masing-masing. Hanya dirinya yang harus menemukan kebahagiaan. Ia akan menjadikan semua yang telah terjadi sebagai pelajaran berharga. Sesuatu yang sudah dimiliki harus dijaga dan dirawat dengan baik. Jika tidak, ia akan kebali merasakan kehilangan terberat dalam hidupnya.


"Terima kasih pengalaman, berkatmu aku belajar banyak hal." Dirga menutup buku—tempat ia menulis semuanya. Hari ini ia akan menyambut kelahiran putra pertamanya bersama Permata. Gadis yang ia ajak menikah saat mereka pertama kali bertemu di Singapura. Dirga mengatakan bahwa cinta pada pandangan pertama telah membuatnya berubah menjadi pria yang dewasa dan bertanggungjawab.


 


TAMAT


kalian sudah tahu kan siapa calon imam Cally? yups Martin.

__ADS_1


Nantikan kisah spin off dari Alya-nevan, Cally-Marten, dan Dirga-Permata hanya di sini 🤣🤣🤣 semoga kalian puas sama endingnya yakkk. salam babay kisss muachhhh


I Love You 😘😘😘😘😘


__ADS_2