LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Bab 56 (Season 3)


__ADS_3

Marten mulai merasa ada yang janggal dengan Alya. Beberapa hari ini ia terus memperhatikan tingkah Alya. Jika biasanya gadis itu lebih memilih diam ketimbang meladeninya, kini hal itu terasa berbeda. Gadis yang kini berada dihadapannya bukan seperti Alya yang ia kenal.


"Siapa lo sebenarnya?" tanya Marten dingin. Tatapannya bahkan sangat menusuk. Namun, gadis itu tetap bersandar dengan tenang di kepala ranjang.


"Alya, memangnya siapa lagi," ucapnya cuek. Sejujurnya Cally sangat kecewa dengan Marten. Wajah tampan tapi memilih menjadi penjahat ketimbang pria baik-baik.


"Gue kenal siapa Alya, dia tidak akan pernah melakukan hal seperti yang sedang lo lakuin sekarang. Siapa lo sebenernya?" kembali pertanyaan serupa dilayangkan Marten pada Cally.


"Inilah aku yang sebenarnya, Alya yang kamu kenal hanya sebagai topeng."

__ADS_1


Tetap saja Marten tidak mempercayainya. Ia akan menyelidiki hal ini lebih lanjut. Jika ternyata Alya yang dihadapannya sekarang adalah palsu, maka dia tidak akan pernah memaafkan gadia itu.


"Sekarang lo aman, tapi kalau sampai ketahuan lo bohong, habis lo sama gue." ancam Marten dengan serius.


Alya tetap mempertahankan tatapan matanya agar tidak terlihat tertindas atau merasa diancam. Hal itu membuat Marten semakin curiga padanya. Lutut Cally sudah bergetar menahan rasa gugup yang mendera jiwanya. Ia tidak benar-benar kuat menghadapi Marten. Akan tetaoi, ia hanya sedang berusaha agar tidak mudah ditindas oleh lawannya.


"Syukurlah dia pergi," ucapnya lega.


--------

__ADS_1


"Gimana, Mas?" tanya Syeilla khawatir.


"Besok kita akan mendatangi apartemen tempat Alya disekap."


"Syukurlah, Mas. Aku sangat mengkhawatirkan Cally. Bagaimana kalau dia kenapa-napa."Kembali tangis Syeilla terdengar. Aiden sendiri mencoba menenangkan istrinya agar tidak memikirkan hal aneh soal putrinya. Ia tidak tahu kapan pikiran aneh akan terwujud menjadi sebuah doa.


"Cally, kita semua butuh sama kamu, kuharap kamu akan baik-baik saja."


Alya meminta pada Tuhan agar saudara kebarnya tetap baik-baik saja. Ia tidak ingin lagi ada jarak di antara mereka. Sudah lama rasanya mereka tidak berkumpul dan ia sangat merindukan momen di mana keduanya saling melengkapi satu sama lainnya.

__ADS_1


----------


Gais maafken aku yakk. ini tanganku jadi beku gara2 dingin. susah banget ngetik. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


__ADS_2