LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Part 53


__ADS_3

Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit.......


Seorang dokter keluar dari ruang UGD dengan wajah tertunduk lesunya. Aiden, Lisa dan Wira segera menghampiri dokter tersebut.


"dokter, bagaimana dengan istri saya?" tanya Aiden dengan jantung berdegup nyeri.


Tampak dokter pun menghela napasnya dengan Panjang lalu memggeleng.


Wajah Aiden mendadak pucat, ia dengan marah menarik kerah baju dokter tersebut sambil berdesis dingin.


"Apa maksudmu hah! Apa?" teriaknya murka.


"Begini, istri anda sudah fiambang batasnya, bahkan alat-alat sekalioun tidak akan mampu membuatnya terbangun kembali karena tumor ganas yang dideritanya sudah kian menyebar luas sehingga menekan beberapa syaraf pusat yang berperan penting dalam tubuh manusia."


Penjelasan yang menyerupai hantaman petir terdasyat mengenai ulu hatinya. Ia pikir kebahagiaan sudah berpihak padanya mengingat selama dua tahun ini mereka hidup tanpa kekhawatiran sama sekali. Selain itu Syeilla juga tidak ada menunjukkan gejala penyakutnya selama dua tahun belakangan. Lalu apa yang terjadi sekarang? Apakah ia terlalu ria dalam mendeskripsikan kebahagiaan.


Tubuhnya jatuh terduduk dengan lesu, tulangnya seolah menghilang ditelan kenyataan pahit yang baru ia terima. Hukuman? Apa ini sejenis hukuman. Tuhan memberinya kebahagiaan yang melalaikannya pada kenyataan dan sekarang ia tersadar, jika ini cara Tuhan menghukumnya maka ia sudah menerimanya tanpa ia sadari.


Kejam.

__ADS_1


Satu kata yang mewakili sudut hatinya yang berdenyut nyeri.


Lisa dan Wira yang melihat betapa rapuhnya cucu kesayangan mereka pun tampak sedih, mereka tau betapa besar cinta Aiden untuk Syeilla.


"Sayang jangan seperti ini, Syeilla akan sangat membutuhkan kamu disisinya. Jangan menjadi lemah." ujar Lisa sambil memeluk tubuh Aiden yang kini sudah mulai bergetar. Ia menumpahkan segala kesesakan dan ketakutannya di pundak Lisa, satu-satunya wanita yang ia miliki dalam hidupnya selain Syeilla.


"Apa ini hukuman oma, ini pasti hukuman untukku. Aku sering menyiksa istriku dulu oma. Aku... Aku dihukum." isaknya dengan lirih. Lisa ikut meneteskan air matanya melihat betapa rapuh sosok Aiden yang saat ini berada dalam rengkuhannya.


"Nak, semua masa lalu dijadikan pembelajaran bukan untuk di kenang. Cukup menatap masa depan. Itu dirimu yang dulu, bukan yang sekarang." Lisa mengusap pundak Aiden dan menenangkannya. Sedangkan Wira hanya menjadi penonton untuk keduanya.


Entahlah... Ia sendiri tidak tau apa yang ia radakan saat ini karena sejujurnya ia sangat menyayangi Syeilla seperti cucunya sendiri, ia sungguh tidak tega melihat cucu satu-satunya terpuruk seperti ini.


"Kita tidak bisa terus berdiam diri disini seperti orang bodoh, kita harus berjuang untuk Syeilla." ujar Wira dengan tegas.


Mendengar ucapan opa nya Aiden menjadi sedikit semangat. Opa nya benar, ia tidak bisa hanya tertu duk lesu dan meratapi semuanya, ia harus bertindak.


"Kita akan membawanya berobat ke Rusia, Opa ada seorang kenalan yang komoeten disana, ia dikenal dengan sebutan 'si tangan Tuhan' karena separah apapun penyakit pasiennya ia bisa menyembuhkannya." ujar Wira yang membuat mata Aiden sedikit memancarkan harapan.


"Benarkah Opa?"

__ADS_1


"Benar. Untuk itu kita harus mempersiapkan segalanya nanti rekan Opa yang di Rusia yang akan menghubungi dokter Mark sebutan 'si angan Tuhan'.


"Terima kasih Opa" ujar Aiden dengan penuh syukur lalu memeluk tubuh rentanya dengan erat.


Wira dan Lisa tersenyum melihat semangat cucunya sudah kembali.


Syeilla sudah dipindahkan ke ruang ICU yang dijaga ketat oleh beberapa dokter dan suster sebelum akhirnya di terbangkan ke Rusia untuk menjalani pengobatan disana.


Aiden menatap istrinya dengan sedih dari balik kaca, berbagai tempelan menghiasi tubuh rampingnya, ia saja sampai ngilu melihatnya.


"Sayang aku akan melakukan apapun untukmu, asal kamu bisa kembali bersamaku, tertawa, mennagis, bercanda dan memiliki banyak anak nantinya, untuk itu bertahanlah untukku sayang." bisik Aiden yang ditemani bulir air matanya.


"*I love you wife."


❤❤❤❤❤*


InsyaAllah nanti kakak up lagi yesss....


Maafkan kakak yang suka php..

__ADS_1


Btw kakak lulus WWG horeyyyyyyy 😄😄


__ADS_2