LELAH Season 1-3

LELAH Season 1-3
Part 10 (S2)


__ADS_3

Aiden menatap penuh arti sosok wanita yang kini sedang duduk dipangkuannya. Segala kerinduan berkumpul menjadi satu, dua tahun ia tersiksa memendam perasaan yang menyesakkan dadanya sampai rasanya mati adalah solusinya.


Ia menenggelamkan wajahnya di lekuk leher istrinya sambil menangis mengeluarkan segala penat yang ia tanggung selama ini karena kehilangan wanita yang kini berada dalam dekapannya.


Syeilla mengusap punggung suaminya dengan lembut dan ikut merasakan kesedihannya. Ia pun tak kuasa menahan tangisnya saat melihat orang yang sangat ia cintai tampak terpuruk dengan bahu terguncang.


"Sayang, maaf karena sudah membuatmu menderita dan menunggu begitu lama." seru Syeilla sambil sesegukan.


Ini hari pertama mereka bertemu dan rasanya antara mimpi dan kenyataan. Namun apapun itu, Aiden sangat bersyukur karena kembali dipertemukan dengan pujaan hatinya.


"Semua akan baik-baik saja selama kamu tetap berada di sampingku sayang." ucap Aiden sambil menggenggam kedua tangan Syeilla.


"Terima kasih karena masih menungguku tanpa niat berpaling."


"Bahkan seribu tahun pun aku siap menunggumu sayang."


Syeilla tersenyum menatap wajah sembab suaminya yang masih bisa menggombalinya.


menyadari kondisi mereka yang sama-sama sembab, mereka akhirnya menertawakan diri sendiri.


Tawa mereka tercipta tanpa beban apapun, seakan apa yang dulu pernah mengguncang kehidupan mereka bukan lah apa-apa karena sekarang mereka memutuskan untuk membuka lembaran baru.

__ADS_1


"Sayang, kamu tau bahwa hati ini hanya berdetak kencang saat berada di dekatmu." ujar Aiden setelah sesi tawa mereka selesai. Ia membawa jemari lentik Syeilla menuju letak jantungnya berada.


"Coba rasakan...." ujarnya setelah jemari Syeilla berada di dadanya.


Syeilla merasa sangat dicintai oleh suaminya, ia bersyukur dipertemukan dengan pria yang kini sedang menatapnya dengan penuh memuja, meskipun awal dari pertemuan mereka sangat menyakitkan namun endingnya seindah harapan.


"Terima kasih atas cintamu yang tidak pernah berujung bahkan saat takdir membawaku terpisah cukup jauh denganmu, bahkan waktu pun ikut berperan mengambil alih naskahnya namun kamu masih setia menungguku." bisik Syeilla lembut.


"Tidak ada terima kasih sayang, karena menunggumu adalah sebuah kewajiban untukku. Percayalah, kamu akan selamanya menjadi wanita satu-satu yang akan menghuni ruang di hatiku." kekeh Aiden membuat Syeilla terharu mendengarnya.


"Aku mungkin bukan pria yang baik tapi aku akan berusaha yang terbaik untukmu sayang."


"Aku percaya sama kamu mas." ujar Syeilla sambil memeluk erat tubuh Aiden yang kangsung di balas oleh Aiden.


"You too hubby." balasnya dengan bahagia.


"""""'


Dion melangkahkan kakinya menuju lobi sebuah perusahaan yang sangat terkenal di Rusia, JD Group adalah sebuah perusahaan yang terkenal di bidang penyediaan bahan baku terbaik di Rusia yang kini menjalin kerjasama dengan perusahaan S&A Company yang terkenal di bidang penyedia keamanan terbaik dan terbesar di Rusia. Selain itu perusahaan S&A Company adalah perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan.


Auxillia berjalan dengan tergesa-gesa sambil membawa beberapa laporan yang baru saja ia ambil dari mobilnya.

__ADS_1


Brukk...


Ia menabrak seorang lelaki yang membuatnya terperangah sekaligus terkejud.


Jantungnya berdetak dengan kencang bahkan wajahnya sudah memerah, ia tidak tau mengapa tubuhnya bereaksi demikian namun percaya atau tidak ia sudah jatuh cinta pada pandangan pertama.


Dion menatapnya dengan datar lalu segera memba tunya bangun dan pergi.


"Tunggu, katakan siapa namamu?" teriak Auxillia namun tidak dihiraukan oleh Dion yang terus berjalan menuju menuju lift.


Auxillia menghela napasnya dengan pelas lalu menggekengkan kepalanya sambil memegang dadanya dengan erat.


"Kau telah membawa sebagian hatiku." ujarnya tersenyum bahagia lalu pergi menuju ruangan ayahnya.


❤❤❤❤


**Bagaimana... Bagaimana... Bagaimana...


Masih mau dilanjut???


Komen sebanyak-banyaknya wkwkkwk...

__ADS_1


Love u All 😘😘**


__ADS_2