
"Kak, nama kakak siapa?" tanyanya,
"Oh, aku Natha, kalo kamu?" jawab, sekaligus tanya Natha,
"Aku Bintang, aku murid baru di sekolah ini." jawab seseorang tadi yang bernama Bintang, ia sebagai murid baru di sekolah ini,
"Oh iya? Kelas berapa?" tanya Natha,
"Kelas sebelas Ips 1" jawab Bintang, Natha hanya mengangguk, sesampainya mereka berdua di kelas Natha.
"Cakra, dia nyariin lo, tuh," ujar Natha kepada Cakra, Cakra dan teman-temannya sudah berada di kelas Natha.
"Siapa?" tanya Cakra,
"Tuh, dia di luar, katanya mau daftar basket." jawab Natha, Cakra keluar dari kelas untuk menemui Bintang.
"Siapa?" tanya Gabriella,
"Murid baru di kelas sebelas," jawab Natha,
"Cowok atau cewek?" tanya Gabriella,
"Cowok," jawab Natha lagi,
"Cakep gak?" tanya Vio,
"Weh weh, Gibran mau lo kemanain?" ucap Laura,
"Gue cuman nanya cakep apa enggak doang, elah!" jawab Vio,
"Ganteng," jawab Natha, ya tau lah, teman-temannya itu kepoan, walaupun ada cowoknya, mereka tetap nekat untuk melihat adek kelas baru itu.
"Weitsss!!! Tunggu, tadi lo belum jawab pertanyaan gue, Radja siapa?" tanya Gabriella, ia yang tadinya mau berjalan ke luar kelas langsung membalikkan badannya dan berjalan ke arah Natha.
"Temen, noh, cowok lo juga kenal." jawab Natha,
"Yakin temen? Temen apa demen nih??" tanya Gabriella,
"Temen doang, lo pikir ape? Cowok gue? Kaga bego!" jawab Natha,
"Ya siapa tau, kan awalnya juga temen, terus punya perasaan, terus pacaran," ujar Gabriella,
"Nyenyenyenye, bacot." jawab Natha, ia menyalakan layar hpnya, ia memainkan hpnya untuk membalas pesan dari Radja yang belum sempat ia balas tadi.
[Ta, nanti gue nunggu depan gerbang sekolah ya]
[Lo pulang jam empat sore kan?] - Radja
[Iya, terserah lo aja, tunggu di depan halte juga gak apa.]
__ADS_1
[Iya, gue pulang jam empat sore] - Natha
Setelah itu, Natha langsung mematikan layar hpnya.
"Ta, sini coba," panggil Cakra, Natha langsung berjalan saja untuk menghampiri Cakra.
"Kenapa?" tanya Natha,
"Lo punya nomor pak Jaksa kan?" tanya Cakra, Natha mengangguk,
"Kirimkan ke nomor Bintang, hp gue lowbat." ujar Cakra,
"Yang mana nomornya?" tanya Natha, Natha menyerahkan hpnya kepada Bintang.
"Tuh kak udah, nanti kirim aja. Aku ke kelas dulu, ya," ujar Bintang lalu ia pergi dari depan kelas Natha.
"Lo deket sama Radja?" tanya Cakra tiba-tiba,
"Gak cowoknya, gak ceweknya, Sama-sama nanyain Radja, enggak, gue gak deket, dia cuman mau jemput gue pulang sekolah doang." jawab Natha, tanpa di sadari di belakangnya ada Aksa dan Rafa.
"Suka kali dia sama lo, Ta," jawab Rafa dari belakang Natha membuat Natha terkejut,
"Gak lah, gila!" pekiknya,
"Udah ah, nanti kirim tuh nomor Pak Jaksa ke Bintang." ucap Cakra, Natha hanya mengangguk. Natha kembali masuk ke dalam kelasnya dan meninggalkan Rafa dengan Aksa di luar sana. Bel sudah berbunyi, mereka masuk ke dalam kelasnya masing-masing.
***
Natha dan teman-temannya bejalan ke bawah untuk pulang ke rumah masing-masing, Natha berjalan di paling belakang bersama Gabriella.
"Guys, gue duluan ya," ucap Natha kepada teman-temannya, karena Radja sudah menunggu dirinya di depan gerbang.
"Ciee, Hati-hati yaa," ujar Gabriella, Vio, dan Laura,
"Iyo, kalian juga, Hati-hati! Bye bye~" jawab Natha, ia melambaikan tangannya ke arah teman-temannya. Natha berjalan ke depan Gerbang, benar saja, di sana sudah ada Radja yang duduk di motornya.
"Naik," ujar Radja, Natha naik ke atas motor Radja,
"Dja!" panggil Cakra yang sudah berada di depan gerbang bersama yang lainnya.
"Paan?" tanya Radja,
"Gak ada, manggil doang. Tihati, ada yang panas, keknya masih gamon, haha!" ucap Cakra dengan tertawa di akhir,
"Haha! Aman kok aman!" jawab Radja,
"Ya udah, gue duluan ya," ujar Radja,
"Iya Hati-hati," jawab Cakra dan teman-temannya.
__ADS_1
Di lain sisi, kini Aksa sebenarnya sedang menahan emosi dan menahan agar tidak cemburu. Ia sedikit emosi dengan Radja, karena ia menjemput Natha pulang sekolah, biar apa? Biar bisa deketin Natha?
Aksa dari tadi selalu mengumpat di batinnya, ia hendak marah namun ia sadar jika ia sekarang hanya sebatas mantan.
Natha dan Radja sudah berada di rumah Natha,
"Gak mau mampir dulu? Ada Keenan tuh, di dalam." ujar Natha,
"Nanti aja deh, gue mau ketemu temen gue dulu, nanti malam gue ke sini sama Jaden keknya." jawab Radja, Natha hanya mengangguk. Kini Radja sudah pergi dari rumah Natha, Natha memutar badannya untuk berjalan ke depan pintu rumahnya. Tetapi, ia di kejutkan oleh keberadaan Keenan yang ada di belakangnya.
"Bego, ngagetin lu anjir!" pekik Natha, Keenan hanya terkekeh,
"Haha! Sama Radja toh?" ujar Keenan,
"Apaan sih? Udah ah, gue mau masuk." jawab Natha, ia mendorong badan Keenan agar sedikit menepi. Ia berjalan masuk ke dalam rumah dan di iringi oleh Keenan di belakangnya.
Natha mengganti pakaiannya, setelah mengganti pakaian, ia langsung turun ke lantai bawah dengan membawa dua hpnya. Ia mendudukkan dirinya di sofa panjang yang di sana sudah ada Keenan duduk juga.
"Nanti malam gue mau nongkrong sama temen-temen gue, mau ikut?" tanya Keenan, Natha menggeleng,
"Kate ikut sama Tala," ujar Keenan lagi,
"Ikut deh, hehe!" jawab Natha berubah pikiran, Keenan terkekeh, ia mengambil hp Natha yang tidak terlalu sering di gunakannya.
"Pinjam, ya," ucap Keenan, Natha hanya mengangguk, mereka berdua asik memainkan hpnya dengan posisi, Keenan menyenderkan kepalanya di pundak Kanan Natha.
Malam telah tiba, kini Keenan dan Natha sudah siap, Natha menggunakan sweater rajut biru muda, celana jeans hitam, sendal hitam dengan rambut yang terurai. Sedangkan Keenan, ia menggunakan sweater hitam dengan leres hijau di lengan, celana jeans hitam dan sendal putih.
Mereka berdua pergi ke tempat dimana Keenan dan teman-temannya nongkrong.
Sesampainya mereka di tempat nongki Keenan dan teman-temannya. Natha dan Keenan mendudukkan dirinya di dekat teman-teman Keenan.
Di sana masih belum ada Kate dan Tala, yang ada di sana hanya, Jaden, Cakra, Ikhsan, Radja, Kevin dan juga Olla cewek dari Kevin.
"Tala mana?" tanya Keenan,
"Belum, katanya masih nungguin Kate di suruh sama nyokapnya." jawab Jaden.
Tak lama kemudian, Kate dan Tala datang, mereka mengobrol bersama.
Ngomong-ngomong, tempat duduk mereka seperti ini, meja yang mereka tempati itu berbentuk kotak besar, jadi mereka duduk berhadapan.
Cakra > Ikhsan > Kevin > Olla > Kate
Meja
Natha > Keenan > Jaden > Radja > Gentala
Beberapa jam kemudian, kini jam sudah menunjukkan jam sebelas malam,
__ADS_1
"Pulang duluan ya, cewek gue kasian, udah kemaleman."
...***...