My Putih Abu-Abu

My Putih Abu-Abu
Bab 105


__ADS_3

"Gimana kalo kita ke waterboom aja? Kita gak pernah tuh, ke waterboom." ujar Gabriella


"Nah, boleh sih, kalo ini, gimana yang lain, mau?" tanya Laura


"Ayo aja sih, gue, tapi nanti gue izin sama Tante, hehe!" jawab Vio,


"Lo, Ta?" tanya Gabriella kepada Natha,


"Nanti gue izin sama Keenan, kalo gak di izinin gue gak ikut." jawab Natha,


"Elah, gampang, kalau Keenan gak ngizinin, mending lo sama dia, pasti di bolehin tuh." usul Gabriella,


"Boleh juga, nanti gue tanyain, siapa tau dia mau ikut." jawab Natha. Bel telah berbunyi pertanda waktu istirahat mereka telah habis, tapi mereka masih santai saja di kantin.


"Lo pada gak mau ke kelas?" tanya Natha kepada teman-temannya.


"Kelas gue jamkos juga, jadi santai aja." jawab Rafa dan Laura,


"Ya udah, gue ke kelas, ya. Jam pelajaran Pak Adrian ini, nanti keduluan sama pak Adrian masuk bisa-bisa di suruh berjemur di lapangan." ujar Natha,


"Lah, iya, tungguin!" ujar Vio menyusul Natha, begitu juga dengan Cakra dan Gibran.


"Duluan, ya," ucap Gibran,


"Nanti masuk kelas, jangan cuman diam di kantin." ujar Cakra kepada Gabriella.


"Iyaa, udah sana, nanti di suruh pak Adrian berjemur lagi." jawab Gabriella.


***


//pulang sekolah//


Seperti biasa, mereka akan berjalan ke arah parkiran, tak semua, hanya Natha, Vio, Gabriella dan Laura, sedangkan yang lainnya sedang latihan basket.


"Gue pulang duluan, ya. Hati-hati kalian berdua." ucap Gabriella dan Laura,


"Iya, lo berdua juga, Hati-hati!" jawab Natha,


"Lo pulang sama siapa, Vi?" tanya Natha ke Vio,


"Di jemput, kayaknya, tapi orang rumah gak ada yang Aktif," jawab Vio,


"Mending sama gue, gue sendiri aja." ujar Natha,


"Gak apa kah?" tanya Vio kepada Natha, Natha mengangguk,


"Ayo, naik." ujar Natha, Vio menaiki motor Natha, setelah Vio naik, Natha langsung saja melajukan motornya ke arah rumah Aksa.

__ADS_1


"Mau mampir dulu, Ta? Bunda ada di dalam tuh," ujar Vio setelah sampai di depan rumah Aksa,


"Gak usah, nanti aja deh, gue mau pulang aja." jawab Natha,


"Oh, oke. Makasih, ya udah mau nganterin pulang." ucap Vio,


"Iya, kayak sama siapa aja, udah, gue pulang dulu, ya," jawab Natha,


"Hati-hati!" ujar Vio, Natha mengangguk.


Natha telah sampai di rumahnya sendiri, ia masuk ke dalam rumah, di ruang makan ada Keenan yang sedang asik memainkan hpnya. Natha memiliki ide, ia ingin mengagetkan Keenan, ia perlahan mendekati Keenan yang sangat fokus ke hpnya, ternyata ia sedang asik bermain game online.


"Dor!" Natha mengagetkan Keenan dari belakang,


"Gak kaget." ucap Keenan yang masih sangat fokus bermain game,


"Cih, pasti lo denger suara motor gue kan, eleh, Pura-pura kaget kek." jawab Natha mendudukkan dirinya di samping Keenan, ia melirik ke arah hp Keenan, ia melihat Keenan bermain Game.


"Widih, jago juga lo," puji Natha,


"Jelas," jawab Keenan percaya diri,


"Cocok tuh, masuk master chef Indonesia." jawab Natha membuat Keenan langsung menatap ke arah Natha sinis, yang di tatap hanya tertawa kencang menertawakan Kakaknta yang sudah sangat kepedean.


"Oh iya, bang, teman-teman gue ngajak ke waterboom hari minggu, mau ikut?" tanya Natha,


"Sore atau pagi, mungkin, mau ikut?" tanya Natha juga,


"Siapa aja?" tanya Keenan,


"Kayak biasa, tapi katanya mereka mau ngajak Kate sama Tala juga sekalian." jawab Natha,


"Kalo Tala ikut, gue juga ikut." jawab Keenan, Natha mengangguk,


"Nanti gue tanya yang lain, gue mau ganti baju dulu" ucap Natha yang di angguki oleh Keenan, Natha beranjak dari duduknya, ia berjalan menaiki anak tangga dan masuk ke dalam kamarnya.


Ia mengganti pakaian menjadi pakaian rumahan, kaos putih lengan panjang dan celana pendek berwarna hitam. Ia kembali turun ke lantai bawah dengan membawa dua hpnya. Natha membuka hpnya, Teman-temannya rame yang menchat Natha bahwa hari ini tidak jadi ke rumahnya untuk mengerjakan tugas kelompok.


Grub kelompok


[Ta, undur aja buat ngerjain tugas kelompoknya, gue hari ini sibuk, senin atau minggu aja, kalo bisa.] - Jema


[Boleh, gue juga lagi latihan basket ini.] - Cakra


[Terserah aja, gue ngikut aja.] - Vio


[Senin aja, minggu gue gak ada di rumah, kayaknya.] - Natha

__ADS_1


[Oke, deal aja kan, senin?] - Jema


[Iya] - Natha, Cakra, Vio dan Dera.


"Abang, Lea mana?" tanya Natha kepada Keenan yang masih setia bermain hp, tapi sekarang ia sudah tak memainkan gamenya.


"Tadi jalan sama Bibi, mau ke taman, katanya." jawab Keenan, Natha mengangguk, kedua adek kakak itu hanya fokus ke hp mereka masing-masing.


"Abang, Abang, nanti malam mau ke sini gak?" tanya Natha sembari melihatkan layar hpnya ke arah Keenan. Di layar hp itu adalah bioskop dengan filmnya yang baru di tayangkan.


"Boleh, tapi bayar sendiri, uang gue udah abis gara-gara lo juga." ucap Keenan berencana membohongi Natha, padahal uang ia masih banyak.


"Iya, sekalian gue yang nraktir lo," jawab Natha,


"Jam berapa?" tanya Keenan,


"Delapan malam?" tanya Natha juga,


"Berdua doang?" tanya Keenan lagi, Natha mengangguk. Sekarang, kedua adek kaka itu kembali ke hpnya masing-masing, yang kakak sibuk menyelesaikan tugas kuliahnya, dan adeknya sibuk chattingan bersama temannya.


***


Kini jam sudah menunjukkan jam tujuh malam, Natha dan Keenan sedang bersiap-siap untuk jalan.


Natha memakai baju crop berwarna coklat lengan pendek, celana jeans pendek berwarna cream, heals putih dengan rambut terurai, tas kecil berwarna cream. Ia turun ke lantai bawah, ia berjalan ke ruang tamu yang di sana sudah ada Keenan duduk di sofa.


Keenan menggunakan baju kemeja satin berwarna abu dengan celana hitam dan sendal berwarna hitam.


"Bibi, Natha sama bang Keenan jalan dulu, yaa," pamit Natha dengan Bibi yang sedang duduk bersama Lea di dapur,


"Hati-hati kak!!" ucap Lea,


"Iyaa, dadah Lea!" jawab Natha


"Hati-hati, nak," ucap Bibi Mela,


"Iya, bi. Dadah!" jawab Natha sembari melambaikan tangannya ke arah Bibi Mela dan Lea. Ia berjalan menyusul Keenan yang sudah lebih dulu berjalan di depan, Natha pikir ia akan menggunakan motor bersama Keenan, ternyata Keenan masuk ke dalam mobil. Nathapun ikut masuk ke dalam mobilnya, ia mendudukkan diri di samping Keenan,


"Gue pikir mau pake motor aja" ujar Natha sembari memakai sabuk pengamannya,


"Mau masuk angin, lo? Pakaian pendek gitu," jawab Keenan memutarkan bola matanya malas.


"Hehe!" cengir Natha, Keenan melajukan mobilnya, ia keluar dari halaman rumah lalu keluar dari komplek rumah mereka.


"Pinjam hp lo, dong."


...***...

__ADS_1


__ADS_2