My Putih Abu-Abu

My Putih Abu-Abu
Bab 183


__ADS_3

Saatnya pulang kuliah, Keenan, Natha dan Ola pergi ke dapan kampus, Ola pulang bersama Radit, Natha pulang bersama Ezra. Sedangkan Keenan pulang sendiri, Natha menunggu Ezra datang dulu, jadi ia menitip tas ke Keenan.


"Ta, gue duluan ya, itu Radit udah nunggu." ucap Ola yang diangguki oleh Natha. "Hati-hati!" teriak Natha yang di balas anggukan oleh Ola. Radit menunggu di depan parkiran, tadi Ola menunggu Radit selesai mengeluarkan motornya.


Tak lama kemudian, akhirnya Renja juga tiba di depan gerbang kampus, Natha melambaikan tangannya ke arah Keenan yang masih menunggu Natha di jemput oleh Renja.


"Awas lo ngebut bawa adek gue." ucap Keenan, Renja terkekeh, "Iyaa, santai aja kali" jawab Renja. Natha naik ke atas motor Renja.


"Duluan bro." ucap Renja ke Keenan, "Yo, Hati-hati." jawab Keenan. Mereka berpisah, Natha dan Renja tidak langsung pulang melainkan makan dulu sebentar.


Sesampainya di tempat makan, cuaca mulai mendung, Natha tadi sudah mengira akan turun hujan di saat pulang sekolah. Karena tadi pagi emang sudah mendung, Natha dan Ezra langsung saja masuk ke dalam rumah makan.


Tak lama kemudian air hujan mulai turun, yang awalnya gerimis saja sekarang malah mulai lebat. Untung saja Natha dan Ezra sudah sampai di rumah makan, jika tidak mereka akan basah kuyup.


Natha dan Ezra memesan makanan mereka masing-masing, Natha merasa cuaca dingin-dingin, enaknya makan yang panas-panas. Natha membeli mie kuah pedah dan es teh Ezra hanya mengikuti apa yang di beli Natha.


"Ujannya makin deras, nunggu hujannya reda baru kita pulang, ya?" ucap Ezra yang di angguki oleh Natha.

__ADS_1


"Iyalah, kita makan juga dulu, mungkin nanti selesai makan hujannya bakal reda." jawab Natha. Banyak lagi yang mereka bahas, dari kerjaannya Ezra dan Kuliahnya Natha.


Akhirnya pesanan Natha dan Ezra tiba, mereka memakan makanannya yang sudah di pesan tadi. Menghabiskannya, hingga hanya ada tersisa kuah mienya.


Setelah selesai makan, hujan tak kunjung reda, Natha dan Ezra masih di dalam rumah makan. Banyak lagi orang yang bersinggah di dalam rumah makan itu sambil makan-makan untuk menunggu hujan reda.


***


Akhirnya hujan reda, Natha dan Ezra langsung saja ke rumah Natha. Sesampainya di rumah Natha, Natha turun dari atas motor Ezra.


"Enggak deh, langsung pulang aja. Kapan-kapan deh ya, udah gelap juga ini." jawab Ezra yang diangguki oleh Natha.


"Makasih ya, udah mau nge jemput, sama tadi, traktirannya, makasih banyak..." ucap Natha yang di angguki Ezra.


"Santai aja kali, kayak sama siapa aja. Pulang dulu ya, dadahh!" jawab Ezra, "Hati-hati!" Ezra melajukan motornya, sampai tak terlihat lagi keberadaan Ezra di dekat rumahnya, Natha langsung saja masuk ke dalam rumahnya sendiri.


Di ruang tamu ada mama Lian dan Keenan di sana, Ola? Tidak tau, sepertinya belum pulang, soalnya sepatunya tidak ada di rak sepatu.

__ADS_1


Natha ikut mendudukkan dirinya di samping Keenan, Natha menaruh hpnya di atas meja ruang tamu dan menyandarkan kepalanya ke pundak Keenan.


"Cape" ucap Natha karena Keenan menjauhkan dirinya dari Natha, alhasil Natha mengangkat kembali kepalanya.


"Sana deh mandi dulu, terus kalau ngantuk itu tidur. Besok masih masuk kuliah." ucap Keenan, Natha hanya mengangguk patuh lalu meninggalkan Mama Lian dan Keenan yang duduk di ruang tamu.


"Ma, Keenan mau ke kamar dulu, Keenan tinggal, gak apa kan?" tanya Keenan yang diangguki oleh Mama Lian, Keenan juga ikut pergi ke kamarnya sendiri untuk beristirahat.


Sementara di kamar Natha, ia sudah berada di kamar mandi untuk mencuci wajahnya dan mengganti bajunya, ia tidak ingin mandi karena merasa dingin.


Setelah selesai, Natha langsung berjalan ke arah kasurnya untuk beristirahat juga. Entah kenapa hari ini ia sangat merasa kelelahan, ia memejamkan matanya.


Tak lama kemudian Natha tertidur, ia benar-benar kelelahan. Di balik pintu kamar ada Mama Lian yang melihat Natha tertidur, Mama Lian menutup tirai jendela kamar Natha, menyalakan lampu kamar, mengecup dahi Natha sekilas lalu pergi dari kamar Natha dan tak lupa untuk menutup pintu kamarnya.


Ngomo-ngomong, sekarang Mama Lian sudah mengundurkan diri dari pekerjaannya, karena sekarang papa sudah kembali, jadi Mama di larang oleh Papa untuk bekerja.


...***...

__ADS_1


__ADS_2