
'Bentar, bukannya Debby ikut ortunya ke Singapur, ya? Kok? Ah, mungkin udah pulang kali, ngapain juga gue mikirin dia.' batin Natha, ia membuang pikirannya itu jauh-jauh. Ia kembali menatap Keenan yang masih merebahkan badannya di sana dengan memainkan hpnya.
"Abang, ke balkon, yok!" ajak Natha, Keenan mengangguk, ia bangkit dari rebahannya dan berjalan mengikuti Natha yang lebih dulu berjalan darinya. Kini mereka mendudukkan dirinya di balkon rumahnya, Keenan menaruh hpnya di atas meja balkon, ia kembali berjalan masuk ke dalam rumah.
"Mau kemana?" tanya Natha,
"Mau ngambil cemilan, lo mau?" tanya Keenan juga,
"Mau!" jawab Natha, Keenan mengangguk, ia masuk ke dalam rumah dan menuruni anak tangga agar bisa mengambil snack di dapur.
Natha meraih benda pipih yang ada di atas meja, ia membuka layar hp milik Keenan, ia hanya membuka camera. Berselfie dan memfoto awan yang indah, tak lama Keenan kembali dengan membawa snack dan minuman di tangannya.
"Bang, Papa?" tanya Natha setelah melihat notif hp Keenan yang terdapat pesan whatsapp dari Papanya.
"Hah?" tanya Keenan bingung, ia melihat ke arah hpnya yang di pegang oleh Natha, Natha membuka pesan tersebut.
[Nak, apa kabar kalian? Papa kangen kalian berdua, tapi Natha gak akan mungkin mau ketemu sama papa lagi, ya? Sampein maaf papa ke adek mu, ya.] - Papa
"Lo....sering ketemuan sama Papa?" tanya Natha, Keenan mengangguk ragu,
"Mama tau?" tanya Natha lagi, Keenan lagi-lagi mengangguk.
"Mama gak pernah ngelarang gue ketemu sama Papa, Ta. Lagi pula, semarah-marahnya gue sama papa, dia tetaplah papa kita. Kapan-kapan, lo mau'kan, ikut gue ketemuan sama papa? Papa kangen banget sama lo." jawab Keenan, entah kenapa, Natha seperti ingin menangis, ia juga sebenarnya dari dulu ingin sekali nge-chat papanya, tapi gengsinya tinggi.
"Gue durhaka banget, ya? Hehe" ucap Natha dengan bibir yang gemeteran, Keenan menggeleng, ia memeluk badan Natha dari samping.
"Udah, jangan nangis, nanti kita ketemu sama papa ya? Papa setiap ketemu sama gue pasti dia nanyain lo." ucap Keenan, Natha mengangguk, ia tak tahan menahan air matanya, kini ia tengah menangis di pelukan Keenan.
***
Jam sudah menunjukkan jam sepuluh pagi, adek kakak itu sudah siap tinggal berangkat ke depan komplek, karena mereka akan berkumpul terlebih dulu di sana.
__ADS_1
Natha menggunakan celana legging hitam dan hoodie berwarna mocca, sendal hitam dan rambut yang terkepang satu. Sedangkan Keenan, ia menggunakan celana ankle pants berwarna hitam, kemeja hitam polos dan sendal berwarna putih. Natha juga membawa tas ransel yang di dalamnya ada baju ganti buat mereka mandi di sana nanti.
Mereka telah berkumpul di depan komplek Natha dan Cakra. Mereka hanya menunggu Debby dan Aksa, tak lama kemudian Debby dan Aksa akhirnya sampai. Mereka langsung saja berangkat ke waterboom yang di inginkan.
Setibanya di waterboom, mereka memarkirkan nomornya lalu masuk ke dalam waterboom itu, mereka membeli tiket masing-masing.
Natha dan Keenan berjalan ke arah naungan yang ada di waterboom itu, setelah itu, Kate dan Tala menghampiri mereka berdua.
"Mandi aja langsung gak sih? Nanti cuacanya tambah panas." ucap Kate,
"Ayo aja, Abang, gue mau ganti pakain dulu, bye bye~ jagin tas gue." ucap Natha, kedua gadis itu berjalan ke arah kamar ganti yang ada di waterboom itu, setelah selesai, mereka keluar. Natha dan Kate menggunakan pakaian yang sama, celana pendek berwarna hitam dan kaos berwarna hitam.
"Lah, udah ganti baju aja" ucap Kate kepada Tala dan Keenan yang ternyata sudah mengganti pakaiannya.
"Guy's, sebelum mandi, sini foto-foto dulu!" ucap Laura yang tak jauh dari mereka, Rafa membawa camera khusus untuk mereka berfoto bersama. Mereka bersusun lalu berfoto, setelah itu mereka semua masuk ke dalam air kolam.
Mereka masuk ke dalam kolam khusus orang dewasa, kedalaman 12 meter. Mereka berenang sampai setengah jam sudah terlewatkan, Natha dan Kate memutuskan untuk mengakhiri berenangnya. Kedua gadis itu mengganti pakaiannya menjadi pakaian yang pertama ia pakai saat ia berangkat ke waterboom ini.
Ternyata mereka juga mengganti pakaiannya, mereka mendudukkan diri di bawah payung besar yang di sana juga ada tempat duduknya. Karena lapar, Natha, Kate, Keenan dan juga Tala memutuskan untuk membeli mie dan juga minuman.
"Woi, lo pada gak mau makan?" tanya Kate berteriak kearah Teman-temannya yang masih bermain air.
"Nanti aja!" jawab Gabriella, Kate mengangguk saja. Mereka memakan mie yang sudah selesai di masak oleh penjual yang ada di waterboom itu.
"Kita langsung pulang aja?" tanya Kate,
"Ya terus, mau kemana lagi?" tanya Natha juga,
"Ke mall ayoo!!" ajak Kate, Natha memutarkan bola matanya malas,
"Pakek baju ginian? Gak dulu." jawab Natha,
__ADS_1
"Ihh enggak lah, ganti baju duluu, baru ke mall lagi, coba ajak yang lain, siapa tau mereka mau." ucap Kate,
"Guys! Abis pulang ini mau ke mall gak?!" tanya Kate berteriak,
"Boleh-boleh, tapi kita berangkatnya malam-malam aja gak sih? Biar seru!" jawab Laura di dalam kolam itu,
"Jangan lah, lebih baik jam tiga sore gitu!" ujar Kate,
"Okee aja sih kalo gue!" jawab Laura dan Gabriella,
"Nah, jadi lo, mau ikut?" tanya Kate lagi,
"Gak tau, liat aja nanti." jawab Natha, ia memakan mie yang ia beli memakan hingga habis tak tersisa.
***
Kini mereka telah bersiap untuk pulang, Teman-teman Natha sudah berganti pakaian semua, mereka berjalan ke parkiran.
"Nih, pak, enam buah motor." ucap Natha menyerahkan uang kepada bapak penjaga parkir.
"Iya, neng, makasih." jawab Pak penjaganya, akhirnya kini mereka telah pulang ke rumah masing-masing. Sesampainya Natha di rumah, ia langsung saja berjalan ke arah kamar mandi untuk menaruh pakaian basah yang ia pakai selagi berenang tadi. Ia taruh di atas keranjang khusus pakaian kotor di sana lalu ia keluar untuk mendudukkan dirinya di ruang tamu.
"Abang kamu, mana dek?" tanya Mama Lian,
"Tadi katanya mau kumpul sama teman-temannya maa," jawab Natha, tadi ia pulang ke rumah bersama dengan Kate, sedangkan Keenan jalan bersama Tala.
"Ya sudah, mama mau ke rumah bu Tika dulu ya, kamu mau ikut?" tanya Mama Lian, bu Tika adalah teman kerja Mama Lian.
"Enggak ma, Natha di rumah aja, bibi ada di rumah juga kan?" tanya Natha juga,
"Enggak ada, bibi ngambil cuti satu minggu ini."
__ADS_1
...***...