My Putih Abu-Abu

My Putih Abu-Abu
Bab 81


__ADS_3

"Bang, gue mau nonton di bioskop sama Kate dan Gabriella, boleh ya? Atau lo mau ikut?" ucap Natha di saat teleponnya sudah tersambung,


"Ikut, gue bareng Tala," jawab Keenan,


"Yee, lo make motor?" tanya Natha,


"Emang lo mau pake apa? Mobil? Mobil gue belum di isiin minyaknya, udah mau habis, gak cukup itu." jawab Keenan,


"Pelit lo, nanti gue yang beliin deh, pake mobil, lo, ya?" tanya Natha,


"Nah, gitu dong. Ayo, tungguin, gue pulang dulu bareng Tala." jawab Keenan dan langsung memutuskan sambungan teleponnya. Natha, Kate, dan Gabriella menghias wajahnya di dalam kamar Natha. Mereka sudah siap, Keenan dan Tala juga sudah berada di rumah, mereka menunggu Natha untuk meminta izin kepada mama Lian. Setelah selesai, mereka di izinkan, mereka langsung saja pergi dari rumah untuk pergi ke bioskop.


Mereka sepanjang perjalanan hanya merekomendasikan film apa yang seru, banyak Film-film yang direkomendasikan, tapi ujung-ujungnya mereka memilih film horor yang pertama kali di rekomendasikan oleh Tala.


Sesampainya mereka di bioskop, Keenan memesan lima tiket untuk mereka berlima, mereka masuk ke dalam studio, masih terang dan mereka memilih kurai di tengah-tengah. Tempat duduk mereka, Kate > Tala > Keenan > Natha > Gabriella.


Setelah beberapa menit, film akan di mulai, studio itu sangat gelap, tak ada cahaya sedikitpun. Film dimulai, mereka menonton filmnya hingga selesai, sekitar dua jam film itu akan selesai. Awalnya mereka biasa-biasa saja menonton film itu, tetapi lama kelamaan, susana semakin menegang, dan apalagi jika ada jump scare, mereka semua berada di dalam studio yang sama terkejut berbarengan akibat film itu.


Jam sudah menunjukkan jam sebelas malam. Akhirnya film itu selesai juga, mereka langsung saja keluar dari studio dan pergi ke toilet di bioskop itu. Ramai orang yang ke toilet untuk mencuci tangan, buang air kecil, dan lainnya. Mereka menunggu Kate yang buang air kecil, mereka juga sempat berfoto miror sebelum keluar dari bioskop.

__ADS_1


Mereka pulang ke rumah, mengantar Tala kerumahnya lalu pergi ke rumah Natha. Mereka masih terbayang-bayang dengan film tadi, apalagi Gabriella, ia sepertinya sangat ketakutan, sudah tau penakut, tapi ia selalu mengintip filmnya. Katanyasih, sayang uangnya kalo ia selalu nutup mata, walaupun ketakutan karena jump scare.


Sesampainya di rumah Natha, mereka langsung saja masuk ke dalam kamar Natha, mengganti pakaian untuk tidur. Gabriella dan Kate membawa baju tidur masing-masing, setelah itu mereka merebahkan badannya di kasur king size milik Natha.


"Sumpah, gue takut, Kate, lo disini dong, tukeran tempat, gue takut di dekat jendela, elah." ucap Gabriella, padahal lampu kamar masih menyala, jendela kamar Natha juga sudah tertutup dengan tirai miliknya yang berwarna cream.


"Enggak! Gue juga takut kali!" jawab Kate, karena posisi mereka seperti ini, Gabriella di dekat jendela, Natha di tengah-tengah mereka, dan Kate yang berada di samping kiri Natha yang di sampingnya tak jauh dari meja rias Natha.


"Lo di tengah, mau?" tanya Natha, Gabriella menggeleng,


"Udah, lo tengah aja deh, nanti biar kalo gue takut, jadi gue meluk lo," jawab Gabriella, Natha mengangguk, ia mendudukkan dirinya dan berdiri untuk mematikan lampu kamar, hanya menyisakan lampu tidur yang berada di samping kepala Kate.


Natha men charger hpnya dan di taruh di atas nakas, begitu juga dengan Kate, jam sudah menunjukkan jam dua belas malam. Kini Kate dan Gabriella sudah tertidur, hanya tersisa Natha yang belum tidur, Natha mendudukkan dirinya dan menyandarkan tubuhnya ke headboar. Meraih hpnya yang berada di atas nakas, membuka pesan dari Aksa yang sengaja tak ia balas dari jam sepuluh malam tadi. Pesannya sebanyak dua puluh lima, dan telepon yang sebanyak lima kali.


[Maaf, tadi aku nonton sama Kate dan Gabriella, maaf gak ngasih tau.] begitu saja balasan dari Natha, ia baru sekarang merasa overthinking karena foto yang di kasih oleh Gabriella. Ia memandangi foto itu dengan seksama, ia benar-benar memikirkan, apakah itu beneran Aksa, atau bukan?


Ia membuka aplikasi instagram, melihat ke akun instagram Aksa, yang di sana ia hanya mengikuti enam puluh lima orang temannya. Sedangkan pengikutnya ada satu ribu lebih, postingannya juga banyak, bahkan foto Natha sendiri, foto Aksa bersama Natha, dan foto dia sendirian juga ada. Natha selama ini tak pernah melihat siapa saja yang ia ikuti, Natha penasaran, ia mengklik 'Mengikuti' di akun Aksa. Masih aman, banyak teman cowoknya, kalo cewek, yang ia ikuti hanya, Natha, Vio, Gabriella, Laura, Erika mantan kekasihnya, Bunda Gita, dan satu lagi, ia tak kenal siapa perempuan itu.


Usernya 'Debby_Narya' karena Natha penasaran, ia membuka akun dari user tersebut, tapi ternyata, akun itu bersifat pribadi. Siapa dia? Apakah dia menyukai Aksa? Atau Aksa yang menyukainya? Yang di ikuti perempuan itu lumayan banyak. Ia sempat heran, Keenan, Jaden, Radja dan Tala juga mengikuti akun dari user Debby itu.

__ADS_1


Karena Natha memegang akun Keenan, ia mengambil alih akun Keenan. Ia mencari akun dari user Debby tadi, ternyata ia memilik dua postingan, wajahnya cantik, namun Natha sepertinya pernah melihat wajah ini. Tapi dimana? Natha ingin melihat siapa sajayang di ikuti oleh cewek itu. Ternyata, Aksa, Keenan, Tala, Radja dan Jaden saling memfollow, ia makin bingung dengan semua ini. Sepertinya besok ia akan bertanya kepada Keenan, siapa Debby itu.


Natha kini juga ikut memejamkan matanya untuk tidur dan menyusul teman-temannya di alam mimpi.


***


Pagi hari yang cerah, jam sudah menunjukkan jam delapan pagi, tapi ketiga gadis itu tak kunjung bangun dari tidurnya.


Sampai dimana Natha lebih dulu membuka matanya karena sinar matahari yang menembus sela-sela jendela kamarnya. Ia mendukung dirinya untuk mengumpulkan tenaganya, Teman-temannya juga ikut mendudukkan diri di saat sadar ini sudah pagi hari.


Mereka bangun, Gabriella dan Kate memutuskan untuk langsung pulang saja, Natha sudah menyuruhnya untuk sarapan dulu, tapi mereka berdua menolaknya dan langsung saja pulang dengan motornya masing-masing.


Kini Natha sudah selesai mandi dan sarapan, ia duduk di ruang tamu dengan Keenan.


"Tumben, ini hari minggu, biasanya juga jalan-jalan sama pacar," ucap Keenan,


"Males. Oh iya, gue mau nanya dong," tanya Natha,


"Mau nanya apa?" tanya Keenan juga,

__ADS_1


"Debby itu, siapa?"


...***...


__ADS_2