My Putih Abu-Abu

My Putih Abu-Abu
Bab 106


__ADS_3

"Pinjam hp lo, dong." ucap Natha, Keenan meraih hpnya yang ada di dalam saku celananya lalu menyerahkannya ke Natha.


"Gue buka Whatsapp, gak apa?" tanya Natha,


"Buka aja, gak ada yang ngelarang, lo." jawab Keenan, mereka berdua memang tidak pernah saling menutupi rahasia, tidak ada yang di tutupi Keenan dari Natha.


"Hehe, siapa tau." jawab Natha, ia membuka aplikasi Whatsapp di hp Keenan, di sana terdapat banyak kontak cowok yang ada di beranda Whatsappnya. Tapi ada satu yang bikin Natha heran, satu kontak bertanda '🧚‍♀️' Natha penasaran, jadi ia buka room chatnya.


Ternyata oh ternyata, itu adalah nomornya sendiri, nomor milik Natha, chatnya juga, sisa Chat tadi siang. Tapi mengapa Keenan menamai kontaknya dengan emoticon itu? Bukannya dulu hanya 'adek'


"Kenapa lo namain gue ini?" tanya Natha kepada Keenan dengan melihatkan nama kontaknya.


"Gak apa, kalo mau di ganti, ganti aja." jawab Keenan, Natha menggeleng,


"Biarin aja, lucu, haha!" jawab Natha yang membuat sang kakak menahan senyumannya.


Kini, mereka telah sampai di bioskop, Natha dan Keenan turun dari mobil, Natha masih memegang hp milik Keenan.


Mereka melangkah masuk ke dalam bioskop itu, Natha menyerahkan hp milik Keenan kepada Keenan sendiri, tapi Keenan malah mendorong tangannya sedikit menjauh,


"Pegangin." ucap Keenan, Natha mengangguk, mereka membeli dua tiket lalu masuk ke dalam studionya. Mendudukkan diri di kursi pojok, mereka di barisan ke lima.


Menunggu film akan dimulai, Natha masih asik berfoto-foto di hp Keenan, sedangkan Keenan? Ia hanya menatap Natha sembari memainkan jari-jari Natha.


"Abang, lo emang gak pernah foto apa gimana? Ni galeri cuman penuh dengan skripsi sama tugas-tugas lo doang," ucap Natha menatap wajah sang kakak yang juga sedang menatap dirinya. Keenan mengangguk,


"Punya hp banyak ramnya, sia sia kalau gak di isi, jadi gue isi pake foto gue, hehe." ucap Natha tersenyum ke arah Keenan, Keenan langsung membuang pandangannya, entah kenapa ia selalu salting jika Natha senyum ke arahnya.


"Halah, gitu doang, salting, cemen banget." ejek Natha, Keenan hanya tersenyum ke arah Natha.


Film akan di mulai, mereka semua menikmati film yang mereka tonton, begitu juga dengan Natha dan Keenan.


***


Film yang mereka tonton telah selesai, jam sudah menunjukkan jam sepuluh malam, film tadi lumayan lama, dua jam. Natha dan Keenan berjalan keluar studio lalu berjalan ke depan. Di sana banyak cermin bersar, Natha mengajak Keenan untuk berfoto mirror bedua, setelah selesai mereka keluar dari sana dan masuk ke dalam mobil.


"Mau langsung pulang aja?" tanya Keenan, Natha berfikir sejenak,

__ADS_1


"Kayaknya nongkrong di cafe bentar seru," jawab Natha, Keenan mengangguk, mereka akan pergi ke cafe, padahal jam sudah menunjukkan jam sepuluh malam.


Sesampainya mereka di cafe, di sana ramai pengunjung, Natha dan Keenan memesan minuman lalu duduk di meja pojok dekat jendela.


Natha menaruh tas dan hp Keenan di atas meja, Natha pikir, Keenan hendak mengambil hpnya, ternyata ia ingin mengambil hp Natha yang ada di dalam tasnya.


"Pinjam." ucap Keenan mengambil kedua hp Natha, Natha mengangguk, mereka bertukar hp. Pesanan yang mereka pesan telah tiba, mereka meminum minumannya masing-masing.


"Dek" panggil Keenan, Natha menatap Keenan, 'cekrek' bunyi suara hp Natha karena Keenan memfoto dirinya untuk dikirim ke Mama.


"Gue kirim ke Aksa" ucap Keenan, Natha melotot, ia berusaha untuk merebut hpnya dari Keenan,


"Enggak, enggak, bercanda doang, ini mau di kirim ke mama, haha!" jawab Keenan tertawa, Natha hanya memutarkan bola matanya malas, Natha kembali fokus ke hp Keenan, ia membuka room chat grub Keenan dengan teman-temannya. Di dalam grub itu ada Keenan, Gentala, Jaden, Cakra dan Ikhsan.


Isi chatnya di sore hari tadi.


[P, minum malam ini gas? Nanti gue yang traktir.] - Tala


[Gas aja, gue lagi gak ada kerjaan juga nanti malam.] - Cakra


[Ayo aja, dimana?] - Jaden


[Jemput gue, Den, hehe!] - Ikhsan


[Aman] - Jaden


[Keenan, lo ikut gak?] - Cakra


[Tau nih, mana tu bocah?] - Tala


[Biasanya hal kayak gini dia duluan yang ngebales, apalagi sampe di traktir.] - Jaden


[Gue gak bisa, nanti malam gue nemanin Natha jalan.] - Keenan


[Lain kali aja.] - Keenan


[Oh iya, lupa.] - Jaden

__ADS_1


[Ya sudah, kami aja ya ini?] - Tala


[Iya, gue nanti aja, kapan-kapan.] - Keenan


Natha menatap ke arah Keenan dengat tatapan sinis, Keenan yang sadar bahwa Natha tengah menatapnya


"Apa?" tanya Keenan,


"Lo kalo gak jalan sama gue malam ini, lo mau minuman sama temen-temen lo?" tanya Natha dengan wajah datar, Keenan terkekeh,


"Baca grub ya? Iya, kalo gak jalan sama lo," jawab Keenan jujur,


"Aduh bang, lo minuman mulu, nanti sakit siapa yang repot, gu-" Belum sempat Natha menyelesaikan pembicaraannya, Keenan lebih dulu memotong ucapannya.


"Iya-iyaa, gak akan serin-sering kok." jawab Keenan,


"Ih, itumah sama aja lo bakal minum-minuman juga nanti. Janji jangan minum-minuman gitu lagi deh!" ujar Natha mengacungkan jari kelingkingnya yang pendek.


"Gak janji, haha!" jawab Keenan dengan mencubit hidung Ntha tanpa membalas jari Natha yang masih mengacung.


"Udah, ayo pulang, udah kemaleman." ucap Keenan, Natha dan Keenan langsung saja membayarnya lalu pulang.


Sesampainya dirumah, Natha langsung mendudukkan dirinya di ruang tamu karena di sana ada Mama Lian yang sedang menonton tv.


"Ma, besok mama kerja?" tanya Natha, Mama Lian menggeleng,


"Enggak, mama besok gak kerja, kenapa?" jawab Mama Lian, Natha hanye menggelengkan kepalanya, ia menaruh tasnya di atas meja, ia masih memegang hp milik Keenan, sedangkan Keenannya sudah masuk ke dalam kamarnya sendiri.


"Ma, Natha mau ke kamar dulu, yaa," ucap Natha,


"Iyaa" jawab Mama Lian, Natha beranjak dari duduknya, ia mengambil tasnya dan membawanya ke lantai atas. Natha berjalan ke kamar Keenan, ia membuka pintu kamar Keenan, ternyata Keenan sudah terlelap tanpa mengganti pakaiannya. Sepertinya ia sudah sangat mengantuk, Natha menaruh tasnya dan juga hp Keenan di atas meja belajar Keenan. Natha mendekat ke arah Keenan,


"Bang, gak mau ganti baju dulu?" tanya Natha duduk di tepi ranjang Keenan, Keenan menjawab dengan gelengan, tapi matanya masih setia tertutup.


"Gue pinjam hp lo ya, nanti besok gue kembaliin." ujar Natha,


"Goodnight." ucap Natha lalu keluar dari kamar Keenan dengan membawa tas, hp Keenan dan juga chargeran milik Keenan.

__ADS_1


"Abang mu udah tidur, dek?"


...***...


__ADS_2