
Satu tahun telah berlalu, Natha sekarang lebih bahagia, ia sudah terbiasa tanpa Aksa, bahkan Aksa sudah tak ada lagi dipikirannya. Natha juga sekarang sudah memiliki kekasih, namun ia sudah bekerja, walaupun cowoknya sibuk, tapi ia pasti akan membagi waktunya untuk Natha.
Kini, Natha sedang berada di taman kota, bersama dengan kekasihnya, Navin. Natha dan Navin sudah menjalani hubungan selama lima bilan, Natha sudah berani untuk membuka pintu hatinya kembali.
Natha bertemu dengan Navin karena Keenan, ia satu kerjaan dengan Keenan. Keenan sudah lulus, jadi Keenan sudah bekerja ikut Papa, dan Navin adalah temannya Keenan.
Di saat pulang kampus atau hari libur, Natha selalu ke kantor untuk memberikan bekal kepada Keenan. Tapi kadang ia juga meminta uang untuk belanja dengan Papa, jadi ia selalu bertemu dengan Navin.
Sampai sekarang Kabar Aksa tak pernah mereka ketahui, mereka juga sudah biasa saja, Aksa terbiasa saja tidak ada Natha, Natha juga harus begitu. Ia harus terbiasa dengan ketidak ada annya Aksa di dekatnya.
"Hai!!" sapa seseorang dari depan Natha, Natha mencoba mengamati orang itu, ia bingung siapa perempuan itu.
"Oh! Hai!!" sapa Natha balik setelah mengenalnya, ia adalah Kiran, teman kelasnya. Bisa-bisanya mereka bertemu disini. Kiran juga bersama kekasihnya.
"Udah lama ya disini?" tanya Karin, Natha menggeleng. "Baru nyampe kok tadi, kamu sendiri??" tanya Natha.
"Sama dong, hehe. Aku juga baru nyampe ini, eh btw maaf ya. Aku mau kesana, hehe maaf ninggalin nih." jawab Karin yang diangguki oleh Natha.
"Iyaa, dadah!" jawab Natha setelah Kiran beserta kekasihnya menjauh.
"Siapa?" tanya Navin kepada Natha. "Temen kelas aku, satu jurusan." jawab Natha, Navin mengangguk paham lalu mengelus kepala Natha lembut.
__ADS_1
"Kesana ayo? Ada kursi kosong tuh." ucap Navin yang di angguki oleh Natha. Mereka berdua berjalan menghampiri Kursi beserta meja yang ada di taman itu, Ada payungnya juga.
Sesampainya di sana, mereka berdua langsung duduk berhadapan, satu meja ada dua kursi, jadi pas untuk mereka berdua. Banyak juga orang yang bersantai di saat hari minggu ini, termasuk Natha dan Navin.
***
Kini Natha dan Navin telah pulang ke rumah Natha, Navin mampir dulu karena di suruh oleh Mama. Navin di sediakan makanan dulu, tadi Navin sempat menolak, namun Mama Lian menyuruhnya untuk tetap disini terlebih dahulu. Tidak boleh pulang sebelum menghabiskan makanan yang disiapkan oleh Mama Lian tadi.
Kini mereka sedang makan bersama di ruang makan, menghabiskan makanannya bersama, setelah selesai lalu Navin berpamitan untuk pulang ke rumahnya sendiri.
Natha sedang duduk di ruang tamu bersama Keenan, Natha asik memainkan hpnya, berbeda dengan Keenan yang asik bergulat dengan Laptopnya.
/grub
[Gimana guys, nanti malam kita ke rumah Natha? Lama udah gak ngumpul bareng.] - Gabriella
[Gabung aja gue mah.] - Laura
[Boleh dah, tugas gue juga udah selesai.] - Kate
[Sini ke rumah nanti malam, Mama gue juga nyuruh nih, katanya mau BBQ an gak?] - Natha
__ADS_1
[GASS] - cakra
[Ikut gue mahh] - Rafa
[****** gue Raf] - Gibran
[Bego lo pada, nanti malam ege] - Gabriella
[Yeuuu ni cowo pada gak sabaran.] - Laura
[Lo juga ya tai.] - Gabriella
[Mana ada] - Laura
[Diem lo berdua, berisik nih HP gue.] - Natha
Natha menggelengkan kepalanya karena kelakuan kedua temannya itu, selalu saja berisik. Tidak bertemu, bahkan bertemu saja, mereka bakal tetap berantem, bagi orang yang baru mengenal mereka berdua, mereka berdua pasti akan di kira berantem beneran.
Padahal sebenarnya yang terjadi, mereka hanya adu ocehan, lalu setelah itu tertawa bersama lagi. Natha dan yang lain sudah terbiasa akan hal itu, Ola yang bahkan baru berteman saja sudah mengerti mereka berdua kenapa.
...*****...
__ADS_1