My Putih Abu-Abu

My Putih Abu-Abu
Bab 121


__ADS_3

[?] - Natha


[Ganggu ya? Aku boleh ketemuan sama kamu gak? Mau ngomong sesuatu, hehe. Kalau kamu gak sibuk, tapi kalau kamu sibuk, ain kali aja.] - Aksa


Yaa... Aksa lah yang men-chat Natha.


[Tinggal ketik disini apa susahnya? Gak perlu ketemuan. Gue sibuk, ngomong disini aja.] - Natha


[Kali ini aja, boleh ya?] - Aksa


[Aksa.]


[Kalau lo gak mau ngetik disini aja, ya udah, terserah lo. Tapi kalau ketemuan? Gak dulu. Gue udah punya cowok, kalau lo lupa. Gue mau ngehargain cowok gue, gue gak mau bikin dia kepikiran karena gue ketemuan sama cowok lain yang bisa dibilang itu Mantan gue sendiri.] - Natha


[Ya udah, maaf ganggu waktunya yaa.... Lain kali aja deh. Lagian kamu juga sibuk.]


[Sekali lagi, maaf ya... ] - Aksa


Setelah itu, Natha hanya membaca pesan terakhir dari Aksa tanpa membalasnya.


"Kenapa?" tanya Keenan, Natha melirik Keenan, menaikkan salah satu alisnya, lalu menggeleng.


"Gue mau mandi dulu" ucap Keenan, Natha mengangguk lalu Keenan pergi meninggalkan Natha yang duduk di sofa ruang tamu. Malam ini adalah malam minggu, sepertinya Natha akan jalan jalan, entah bersama siapa, mungkin bersama Saddam ataukah temannya?


Natha berpikir sejenak, ia malam ini jalan bersama Saddam, atau Teman temannya, ataukah ikut bersama Keenan? Tapi setelah itu, terdapat notif dari HP Keenan yang sengaja di tinggal oleh Keenan di atas meja dekat sofa.

__ADS_1


Natha meraih HP Keenan, kemudia menyalakan layar hpnya, di sana terdapat chat dari seseorang, entah siapa. Tapi yang pasti, di kontak itu bernama 'Nazia' siapa Nazia? Karena Natha penasaran, akhirnya ia membuka pesan itu. Ia melihat ke foto profilnya, foto wajah tapi tertutup dengan masker.


Natha berniat untuk membalas pesan itu, tapi tiba-tiba Keenan keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang terlilit di pinggangnya. Bagi Natha, pemandangan itu sudah sering ia lihat, jadi ia sudah terbiasa.


"Siapa?" tanya Keenan kepada Natha, "Nazia, katanya, lo malam ini sibuk gak?" jawab Natha dengan menyampaikan isi pesan dari Nazia, cewek yang men-chat Keenan.


"Bales aja gue sibuk." ucap Keenan lalu ia berjalan menaiki anak tangga untuk ke kamarnya. "Gue bales nih, ya?" izin Natha, Keenan hanya mengangguk.


[Gue sibuk] - Natha


[Ya elah, sibuk mulu, lo. Setiap gue ajak jalan, pasti lo bilang sibuk, padahal gue sering lihat lo jalan terus sama cewek lo.] - Nazia


[Siapa cewek gue?] - Natha


[Ck, ituloh, siapa sih namanya, gue lupa, pokoknya lo sering deh, kalau gue ajak jalan pasti bilangnya sibuk, terus jalan sama tu cewek.] - Nazia


[Nah! Ya itu, Natha, siapa sih dia? Kok mau lo sama tu cewek? Perasaan cantikan juga gue dari pada tu cewek. Gue juga kenal lo udah lama, gue ngerti semua sifat lo dan kelakuan lo. Lo kalau nyari cewek juga pasti nyari yang cantik, kok sekarang selera lo nurun sih? Putusin kali ah, mending sama gue.] - Nazia


"Dih gila? Sumpah, ni cewek rese banget, kenal udah lama? Tapi kok gue gak kenal? Pfthh! Ngehalu kali ni cewek ya." ucap Natha pada dirinya sendiri ketika membaca pesan dari Nazia. Ah, Natha punya ide, apa dia kerjain aja ya ni cewek? Biar dia makin panas.


"Bang! Ni cewek bukan pacar lo 'kan, ya?!" teriak Natha bertanya kepada Keenan yang masih berada di dalam kamar. "Bukan, gue kenal dia dari Aplikasi Telegram!" jawab Keenan dari dalam kamarnya.


"Nah, berarti gak apa 'kan, kalau gue jailin ni cewek?" tanya Natha, "Terserah lo aja udah." jawab Keenan. Natha tersenyum bahagia, ia suka menjahili cewek yang suka mendekati Kakanya, apalagi jika tidak ada hubungan sama seperti ini.


[Masalah buat lo? Urusan gue, mau gue pacaran sama dia atau enggak, itu juga bukan urusan lo. Lagian nih ya, kalau di lihat-lihat, dari foto profil lo aja beda jauh sama Natha, lo sama Natha beda jauh, mungkin lo masih di bawah Natha.] - Natha

__ADS_1


[Dih?! Lo pasti bukan Keenan? Gak sopan banget buka buka hpnya, kasih ke Keenan gak lo! Ketikan Keenan gak pernah kayak gitu. Sorry sorry aja nih ya, gue sama Keenan itu udah pacaran, bahkan dia udah ngasih gue cincin supaya gue gak di ambil oleh cowok lain.] - Nazia


[Wow, bawa santai aja kali, Keenan aja gak marah gue buka hpnya, masa lo marah? Lo siapanya memang? Oh, pacarnya ya? Perasaan kalau Keenan pacaran dia selalu di kenalin ke orang tuanya, ini kok enggak ya? Atau, itu cuman karangan dari lo? Aduh, kalau benar, mending sadar deh, nanti lo kalau jatuh bakalan sakit.] - Natha


[Gak sopan banget lo?! Balikin gak, hpnya Keenan!!] - Nazia


[Gue gak ngarang ya, bajingan. Lo aja yang gak tau apa apa, tapi malah ikut campur.] - Nazia


Dari tadi, Natha tertawa tawa sendiri membalas pesan dari Nazia. Natha berfoto lalu di kirim ke Nazia, bagaimana reaksi Nazia setelah tau kalau itu Natha? Dan bagaimana jika Nazia tau bahwa Natha adalah adek Kandung oleh Keenan. Ah, Natha sangat ngakak dari tadi membayangkan bagaimana reaksi Nazia setelah tau bahwa Natha adek Keenan.


[Semangat ngarang ceritanya, neng 😋😋] - Natha


[Sialan! Lo PHO tau gak?! Kasih hpnya ke Keenan, atau lo bakal gue aduin ke Keenan kalau lo sering jalan sama cowok lain.] - Nazia


[Gue sering lihat lo jalan sama cowok yang berbeda beda, iwh, sasimo banget jadi cewek. Gatel banget, pasti lo dekatin Keenan cuman karena mau hartanya kan?! Dasar cewek gak tau diri.] - Nazia


[Santai kali ah, lo aja gak kenal gue, lagian nih ya, lo aja gak tau apa hubungan gue sama Keenan.] - Natha


[Sebenarnya gue bales chat lo ini cuman buang buang waktu sih, tapi seru juga bisa jailin lo, haha!] - Natha


[Katanya udah kenal dekat sama Keenan kan? Kok gak tau gue sih? Gak mungkin kalau lo dekat dia tapi gue gak di kenalin ke lo. Ya tau sih, gak penting juga buat apa ngenalin gue ke, lo. Tapi semua mantan Keenan kenal sama gue, masa, lo yang udah tunangan lah ya, gak kenal sama gue?] - Natha


[Miris banget, kasian juga gue lihat lo. Lo mau tau gak, siapa gue? Kalau gak mau tau ya udah sih, gak apa, gak rugi juga, okelah, gue udah males ladenin cewek kayak lo, bye bye~~] - Natha


[Oh ya, kalau lo mau kenalan sama gue, boleh nih, gue kasih nomor whatsapp gue yaa manis 😋] - Natha

__ADS_1


...***...


__ADS_2