My Putih Abu-Abu

My Putih Abu-Abu
Bab 83


__ADS_3

"Debby Gustinarya, lo kenal dia 'kah?" Deg, jantung Vio berdegup kencang, wajahnya terlihat panik, ia juga sesekali melirik ke arah Aksa. Natha telah mencari tahu semua tentang Debby, walaupun tak sepenuhnya tau.


"K-kenal, kenapa?" jawab sekaligus tanya Vio dengan gugup,


"Nanya doang, santai dong, jangan panik gitu, kayak gue mau nerkam lo aja." jawab Natha dengan nada yang sedikit bercanda, sepertinya Vio menyembunyikan sesuatu dari Natha.


"Oh, kirain, haha!" ucap Vio dengan terkekeh gugup,


"Emang lo kira apaan?" tanya Natha. Seharusnya dia gak mengucapkan hal seperti itu tadi, kini ia kembali panik.


"Gak kok, gak ngirain apa-apa." jawab Vio, Natha hanya mengangguk. Ia kembali bercanda-candaan dengan Aksa dan Vio, sampai di mana jam sudah menunjukkan jam setengah lima sore, Nenek Aksa juga sudah bangun dari tidurnya.


Nenek Aksa baru beberapa hari yang lalu di rumahnya, karena adek dari Bunda Gita tidak bisa mengurusi Nenek, dia sedang sibuk mengurus anak-anaknya yang masih kecil berumur tiga tahun dan lima tahun. Makanya Nenek Aksa di jemput oleh Bunda Gita untuk berdiam di rumah Bunda Gita saja.


Natha dan Aksa kini berada di kamar nenek, Nenek tersenyum lebar di saat melihat Natha, karena Nenek Aksa baru pertama kali melihat Natha. Aksa selalu menceritakan tentang Natha kepada Neneknya, sebenarnya mantan-mantan Aksa dulu juga selalu di ceritakan oleh Aksa, tetapi Neneknya seperti tidak suak ketika melihat Mantan-mantan Aksa. Sekarang berbeda dengan Natha, senyuman tercetak di wajah keriput Nenek Aksa, masih cantik.


"Kamu, Natha?" tanya Nenek Aksa kepada Natha di saat ia bersalaman, Natha mengangguk, ia lalu tersenyum ke arah Nenek Aksa.


Mereka banyak berbincang-bincang, bahkan Nenek Aksa juga bilang 'jika Aksa menyakiti kamu, bilang ke Nenek ya, nanti Nenek jewer telinga Aksa.' ucap Nenek Aksa begitu semangat dengan senyuman sekaligus.


***


Jam sudah menunjukkan ke angka delapan malam, Natha berpamitan untuk pulang ke rumahnya. Kini ia sudah berada di depan rumah Aksa menghidupkan mesin motornya, Aksa menunggu Natha di depan gerbang untuk melihat Natha pulang.


Sesampainya Natha di rumah, ia sunggu cape untuk menahan dirinya agar tidak badmood. Ia langsung saja mendudukkan dirinya di sofa ruang tamu, menghembuskan nafasnya kasar. Ia kembali memainkan hpnya, ia membuka aplikasi ig dengan login di akun Keenan, Natha benar-benar penasaran, Debby siapanya Vio dan Aksa? Mengapa saat di tanya Debby itu siapa mereka malah panik?


Natha memainkan hp sembari berjalan menuju kamarnya, di dalam kamar, ia tak lupa mengunci kembali pintu kamarnya. Ia mengambil hp satunya di dalam laci meja belajar, ia ingin membuka ig di hp satunya itu, jadi hp yang ia gunakan ini untuk menelpon Kate.

__ADS_1


Hp yang di gunakan untuk menelpon Kate bermerek IPhone 11 yang sering ia gunakan, dan Hp yang di gunakan untuk menstalking IG Debby bermerek IP 8 plus, hp miliknya dulu.


"Kate!" panggil Natha di saat telponnya tersambung, ia menyalakan speakernya lalu menaruh hpnya di atas meja belajar.


"Gila! Gue tau siapa Debby!" ucap Kate. Natha dan Kate bekerjasama untuk menyelidiki siapa Debby sebenarnya.


"Siapa?" tanya Natha santai sembari melihat-lihat ig Debby.


"Debby, adek kelas gue, sekaligus, mantan Aksa." jawab Kate, Natha terkejut bukan main,


"Dari mana lo tau Debby mantannya Aksa?" tanya Natha,


"Kelvin, cowok gue. Kalo gak salah, Debby itu mantan terakhir Aksa, dan juga katanya, Aksa masih belum bisa lupain dia." jawab Kate, seketika Natha langsung keluar dari aplikasi Instagram.


"Terus? Gue di jadiin pelampiasan gitu?" tanya Natha, ia mengambil buku diary 'nya di dalam rak buku.


Sekitar dua puluh menit Natha menunggu, Akhirnya Kate datang juga, bersama dengan Tala. Natha yang mendengar suara Kate di depan kamarnya, ia membuka pintu kamarnya dan menyuruhkan Kate agar masuk ke dalam kamar, tak lupa mengunci kembali pintunya.


"Kayaknya Vio temen lo, dia nyembunyiin ini semua agar lo gak sedih gak sih? Atau Aksa yang menyuruhnya agar tutup mulut?" ucap Kate membuka suara,


"Gak tau. Gue cuman nunggu di saat gue ketemu sama cewek yang bersama dengan Aksa di foto Gabriella kasih itu." jawab Natha,


"Terus, kalo lo putus gimana? Mau lo putus?" tanya Kate,


"Gue bisa maafin semuanya, kecuali mendua atau berselingkuh di belakang gue." jawab Natha yakin, Kate mengangguk, ia tahu perkataan Natha tak pernah main-main jika ia sedang serius.


"Oh iya, lo tadi ada nanya ke Vio gak? Siapa Debby?" tanya Kate, Natha mengangguk dan melemparkan hpnya yang sering digunakan kepada Kate yang duduk di tepian kasur. Natha melemparnya ke atas kasur, di sana hanya ada layar hitam, tetapi itu bukan layarnya tak hidup, tapi karena memang vidionya hanya warna hitam.

__ADS_1


Di sana hanya terdengar suara, suara itu adalah percakapan Natha, Vio dan Aksa yang tadi sengaja di rekam oleh Natha secara diam-diam.


Kate selesai mendengarkan,


"Dia gugup?" tanya Kate, Natha hanya mengangguk,


"Vio kkayak ketakutan gitu, matanya juga sambil ngelirik ke arah Aksa." jawab Natha,


"Gue mikirnya dulu, lo pacar pertamanya, dia gak punya mantan, eh taunya, buaya." ucap Kate, Natha hanya terkekeh.


Sekitar satu jam kemudian, Kate dan Tala kembali ke rumahnya, karena tugas Tala sudah selesai, ia kemari cuman melihat tugas Keenan, sebenarnya bukan itu, sebenarnya ia bisa saja mrkihat di kampus nanti, tapi karena ia gabut, jadi ia lebih memilih sekarang saja.


Natha duduk di ruang tamu, ia sudah menggunakan baju tidur berwarna pink, lengan panjang celana panjang.


"Ta, Makan sini!" panggil Keenan dari ruang makan, menyuruh Natha untuk makan malam bersama. Natha langsung saja berjalan ke arah ruang makan, ia menaruh hpnya ke atas meja makan.


"Tumben dua-duanya di pake, biasanya cuman satu." ucap Keenan di saat melihat Natha yang membawa dua hp sekaligus.


"Gak apa, lagi pengen aja." jawab Natha, ia memakan makan malamnya sampai selesai, setelah selesai ia langsung kembali ke kamar untuk tidur karena besok ia akan kembali berangkat ke sekolah.


***


//pagi hari//


Natha sudah siap untuk pergi ke sekolah, karena hari ini hari senin, jadi ia bangun lebih awal. Ia sudah sarapan, lalu bersalaman kepada Keenan lalu pergi untuk ke sekolah.


"Dadah, gue duluan, Bang!!"

__ADS_1


...***...


__ADS_2