My Putih Abu-Abu

My Putih Abu-Abu
Bab 26


__ADS_3

Maaf, jika di sini Typo-nya Author berhamburan, yak 😭🤧 Belum sempat revisi, langsung up aja soalnya 🙏🙏🙏


Natha menggendong badan Lea untuk ke kamar miliknya, ia menaiki anak tangga dan memasuki kamar miliknya tanpa menutup kembali pintunya. Ia meloncat ke kasur bersamaan dengan Lea, mereka tertawaan bersama.


"Kaka, Lea kangen kaka Nathaa" ujar Lea sembari memeluk badan Natha, Natha membalas pelukan Lea.


"Kaka juga kangen sama Lea, nanti malam, kaka mau jalan jalan, Lea mau ikut?" -Natha


"Mau mau!!" teriak Lea.


Setelah beberapa jam, sekarang sudah menunjukkan jam 5 sore, hujan juga sudah reda. Lea tertidur dikamar Natha, tadi mereka berdua menonton kartun yang berjudul 'brave'. Sekarang yang menonton hanya Natha, itu pun kartun yang berbeda, Natha menonton kartun yang berjudul 'Frozen'.


Natha turun dari kasur dan berjalan perlahan ke arah pintu kamar agar Lea tidak terbangun dari tidurnya. Natha keluar dari kamarnya, ia tak menutup pintu kamarnya, takutnya Lea bangun dari tidurnya, dan Lea juga tidak akan sampai meraih cnop pintu.


Natha menuruni anak tangga, di ruang tamu ada Lian dan Keenan, ada Bi Inem juga di dapur. Natha berjalan ke ruang tamu, mendudukkan diri di samping Keenan,


"Bang, Lea ada di kamar gue tauuu," ujar Natha yang duduk di samping Keenan.


"Udah tau, tadi di kasih tau sama mama," jawab Keenan.


"Halah, mama gak seruuu, orang biar Natha yang kasih tau tadi" ujar Natha lagi. Lalu ia bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah dapur, ia memanggil Bi Mela,


"Bi, Lea nya tidur di kamar Natha, lucu banget," ujar Natha sambil tersenyum gemas.


"Astaga, pantes aja gak ada suaranya lagi, tadi teriak teriakan loh, nanti bibi angkat ke kamar bi bi," ujar Bi Mela. Di dekat tangga ada satu kamar kosong, jadi, sekarang yang menempati kamar itu adalah Bi Mela.


"Biarin aja, Bi, dia kelihatan nyenyak banget tidurnya, tadi habis nonton kartun, eh tiba tiba tidur di samping Natha." jelas Natha kepada Bibi.


"Ya, udah, gak apa apa kan, Lea tidur di kamar kamu?" tanya Bibi


"Gak apa lah Bii," jawab Natha,


"Ya, udah, Natha mau mandi dulu" ujar Natha lalu pergi meninggalkan Bibi di dapur itu, ia kembali ke kamarnya untuk mengambil handuk dan bathrobe untuk mandi. Ia mengambil handuk dan bathrobe lalu mandi di kamar mandi yang terdapat di dekat dapur.


***


Natha sekarang sudah selesai mandi, ia kembali ke kamarnya untuk memakai pakaian, ia mengambil baju kaos polos berwarna lilac, dan celana legging panjang berwarna hitam. Ia memakai pakaiannya, Natha juga masih memakai handuk yang melilit di kepala nya. Setelah selesai memakai pakaian, ia mendudukkan dirinya di kursi meja rias miliknya yang tidak jauh bersampingan dengan meja belajarnya. Natha melepaskan handuk yang dililit di kepala nya, lalu mengambil hair dryer untuk mengeringkan rambutnya, lalu merias wajahnya.


Setelah selesai Natha mengambil hp nya yang berada di atas kasur, lalu membuka layar hpnya dan membuka notif dari Gabriella,


[Gue, Laura sama Vio mau otw ke rumah lo] -Gabriella


[Iya] -Natha


Lalu ia membuka pesan dari Gibran,


[Natha, nanti malam sibuk?] -Gibran


[Kalo gak sibuk, gue mau bilang sesuatu sama lo] -Gibran


[Yah, maaf Gib, gue mau jalan sama nyokap, maaf banget, ya] -Natha


[Oke, gak apa apa, nanti kalo gak sibuk boleh kah?] -Gibran


[Iya, nanti gue chat kalo gak sibuk] -Natha


[Oke] -Gibran.


Natha mematikan hp nya, ia meletakkan di atas meja rias, Natha mendekati Lea yang terbangun dari tidurnya,


"Kaka, udah jam berapa?" tanya Lea kepada Natha.


"Udah jam lima sore, mandi gih, ayo" jawab Natha, ia menggendong Lea untuk ke lantai bawah, ia berjalan ke arah ruang tamu, yang disana masih ada Keenan, Lian, dan Bi Mela yang juga sedang duduk bersama di situ.


Natha mendudukkan Lea ke pangkuan Bibi, Natha juga ikut mendudukkan diri di samping Bibi,


"Ibu, Lea mau mandii," ujar Lea yang berada di pangkuan sang ibu. Lea memanggil Bi Mela dengan sebutan, Ibu.


"Bu, saya izin mau mandiin Lea dulu, ya," ujar Bibi meminta izin kepada Lian.

__ADS_1


"Iya, bi," Jawab Lian, Bibi berjalan je arah kamar mandi untuk memandikan Lea.


"Mama, Lea ikut kita ke taman gak apa apa?" tanya Natha kepada Lian.


"Boleh, siapa yang larang" jawab Lian, Natha tersenyum bahagia.


"Nathaaa!!" teriak seseorang dari luar rumah,


"Bentar!!" Tetiak Natha juga dari dalam rumah, ia berjalan ke arah pintu rumah, dan membuka pintu itu, orang itu adalah Gabriella, Laura, dan Vio.


"Masuk," ujar Natha yang mempersilahkan ke tiga temannya untuk memasuki rumah miliknya.


"Tanteee" ucap Gabriella menyapa Lian.


"Eh, Gabriella, masuk masuk" jawab Lian.


"Iya, tante" -Gabriella


"Ma, Natha ke kamar, ya" ujar Natha.


"Iya, kalo mau minum ambil sendiri, di dapur, yaa, maaf tante gak bisa ngambilin" jawab Lian.


"Iya, tante" jawab ke tiga teman Natha.


Mereka ber empat menaiki anak tangga untuk menuju kamar Natha, sesampainya dikamar Natha. Natha mendudukkan dirinya di Kasur, Vio duduk di kursi meja belajar nya Natha, dan Laura duduk di samping Gabriella yang berbaring di kasur Natha.


"Hahh, akhirnya gue bisa rebahan, cape banget tau, tadi sebelum pulang di suruh bersihin kelas dulu" keluh Gabriella.


"Ngeluh mulu kerjaan lo," jawab Natha


"Cape coy, capee, udah bell bukannya pulang malah di suruh bersih bersih." -Gabriella


"Gak apa apa, kebersihan sebagian dari iman tau, haha" jawab Vio sembari tertawa.


"Oit, gue baru inget, Aksa masuk eskul basket coy" Ujar Gabriella,


"Ya, terus hubungan nya sama gue apa??" tanya Natha,


"Enggak" jawab Laura, tiba tiba Laura dilempari tas oleh Gabriella,


"Iyain aja susah banget," ucap Gabriella dengan wajah polos nya tanpa ada rasa bersalah.


"Gak usah paje lempar lempar tas juga kali," ujar Laura kembali melemparkan tas yang di lempar oleh Gabriella.


"Eh, bentar, ya, gue ngambilin snack sama minuman dulu" ujar Natha, lalu ia keluar dari kamarnya.


***


Natha kembali ke kamar dengan snack dan minuman coca cola di tangan nya,


"Nih, ambil" ujar Natha.


"Wahh, terimakasihh cintaa," ujar Laura,


"Iya," Mereka memakan makanannya dan meminum minuman itu, tak berapa lama, Lea masuk ke kamar Natha, pintu kamar Natha tertutup, mengapa bisa Lea masuk ke kamarnya.


"Nih, Lea nyariin lo," Ujar Keenan, ternyata Lea bersama dengan Keenan.


"Wahh, Lea!!" ujar Gabriella berteriak sembari menghampiri Lea yang juga sedang berlari ke arah Gabriella.


"Kaka Bielaa" Ujar Lea, Lea memanggil Gabriella dengan sebutan Biela, karena Lea tidak sampai untuk menyebutkan nama Gabriella, yang ia bisa hanyalah Biela.


"Atututu lucu bangettt, kapan kamu kesini?" tanya Gabriella yang menggendong badan Lea lalu membawanya ke atas kasur Natha.


"Tadi siang" jawab Lea, Laura dan Vio mendekatkan diri ke Lea.


"Siapa, lo? Nat?" tanya Vio,


"Anak Bibi Mela, pembantu di rumah gue" jawab Natha, Vio mengangguk kan kepalanya,

__ADS_1


"Masih ingat kaka, gak?" tanya Laura.


"Ingat, kak Uraa" jawab Lea, Laura sangan gemas dengan Lea sampai sampai pipi Lea ia cubit.


"Kaka, siapa? Kok Lea baru liat kaka?" tanya Lea kepada Vio,


"Oh, iya, aku Vio," jawab Vio kepada Lea,


"Allo kaka Vioo" ujar Lea, Vio tersenyum gemas.


Beberapa saat kemudian, mereka sudah lama berteman dengan Lea sampai sampai lupa waktu, sekarang sudah menunjukkan jam enam sore, Gabriella, Laura, dan Vio bergegas pulang dan berpamitan kepada Lian. Di kamarnya hanya tersisa dia sendiri, sedangkan Lea? Lea bersama dengan Keenan di ruang tamu.


Natha mengambil hp nya yang berada di atas meja rias, membuka layar hpnya, lalu membaringkan dirinya ke kasur, ia sedang membuka aplikasi tiktok.


***


Sekarang sudah menunjukkan jam setengah delapan malam, Natha yang dari tadi nge scroll tiktok, mematikan layar hp nya. Menaruh hp nya di atas nakas, lalu keluar dari kamar untuk mencari Keenan.


"Bangg!" Teriak Natha dari lantai atas, Natha melihat Keenan yang sedang duduk di sofa ruang tamu dengan Lea, Natha menghampiri Keenan beserta Lea.


"Abang ku yang paling baik hati dan tidak sombong," ujar Natha yang sedang memanggil Keenan dengan pujian nya.


"Ada mau nya pasti?" jawab Keenan.


"Eheheh, tau aja lo," jawab Natha sembari tertawa kecil,


"Mau apa?" -Keenan


"Jadi ke dufan gak? Sekarang udah jam setengah delapan ini," tanya Natha.


"Tanya sama mama lah, kok nanya sama gue," jawan Keenan.


"Cailah, mama mana emang?" -Natha


"Di kamar mandi, lagi mandi" -Keenan


Natha hanya mengerucut kan bibirnya, Keenan yang melihat Natha seperti itu tersenyum gemas melihat sang adik sedang mengerucut kan bibirnya, lucu, pikir Keenan.


Setelah beberapa menit, Lian keluar dari kamar mandi, sudah memakai baju yang rapi, namun masih dengan handuk yang melilit di kepalanya.


"Natha pake baju itu aja? Gak ganti baju?" Tanya Lian yang melihat Natha masih memakai baju kaos biasa.


"Abang sama Lea udah siap loh, kamu siap siap gih" ujar Lian lalu pergi ke kamar nya meninggalkan ke dua anaknya dan juga Lea.


"Lah, kok lo gak bilang kalo, lo udah siap sih," Ujar Natha menatap Keenan dengan tatapan yang kesal.


"Lo, aja gak nanya," jawab Keenan.


"Ish, tega banget" ujar Natha lalu meninggalkan Keenan dan Lea, Keenan dan Lea yang melihat Natha hanya tertawa bersama.


"Kaka ata ucuu" ujar Lea tertawa,


"Mana ada lucu, serem gitu," jawab Keenan sedikit keras agar Natha mendengarnya,


"Gue emang lucu, lo nya aja yang sirik, wlee" ujar Natha yang menjulurkan lidahnya kepada Keenan, ia sedang menaiki anak tangga, ke kamar dirinya untuk mengganti pakaian.


Natha masuk ke kamar nya dan tak lupa untuk menurup pintunya kembali, mengambil pakaian di lemari miliknya, ia mengambil celana pendek biru muda, baju kemeja polos berwarna putih, dan mengambil rompi rajut berwarna abu-hitam. Lalu mengganti pakaian yang ia kenakan tadi dengan pakaian yang ia ambil tadi.


Selesai nya Natha mengganti baju, Natha mengambil sendal miliknya yang berwarna putih, dan hp nya yang berada di atas nakas. Lalu ia keluar dari kamarnya, tak lupa menutup kembali pintu kamarnya.


Natha turun ke lantai bawah.


"Udah, Natha pake baju kayak gini aja, ya, hehe" Ucap Natha cengar-cengir, Keenan menatap Natha dari atas hingga bawah.


"Kekurangan celana, lo? Gak punya celana panjang?" tanya Keenan kepada Natha.


"Yeh, terserah gue lah, kan gue yang pake, kok lo yang sewot," jawab Natha.


"Udah udah, nanti kemaleman, ayo ayo." ujar Lian menyela perdebatan antara kakak dan adek itu.

__ADS_1


"Kok baju kita couple, ya, bang?" tanya Natha yang menyadari bahwa Keenan juga memakai kemeja putih dengan jaket kulitnya yang berwarna hitam dan celana jeans nya yang berwarna biru muda.


...*****...


__ADS_2