
Mereka bertiga memasuki kamar nya masing masing.
Natha tak lupa mengunci pintu kamarnya, ia melepaskan sepatu miliknya lalu menaruh nya di rak sepatu yang berada disamping pintu kamarnya. Ia memakai sendal rumah yang ia miliki, berjalan ke arah lemari pakaian, mengambil baju tidur miliknya yang berwarna biru malam, lengan pendek dan celana pendek. Ia mengganti pakaiannya dan mencuci wajahnya.
Beberapa menit kemudian.
Natha selesai berganti pakaian, ia mendudukkan dirinya di kursi meja belajar miliknya, meraih hp yang berada di atas meja belajar itu. Membuka layar hp dan membuka whatsapp, ia membuka pesan dari nomor tak dikenal.
Pesan dari nomor tak dikenal
[Hai, add kontak gue ya] pesan nya,
[Siapa?] Natha membalas pesan dari nomor itu. Setelah itu, ia membuka grub kelas mereka yang disana terdapat banyak pesan pesan dari teman temannya.
[Besok ada pr gak? Info info woi] -Gabriella-
[Gak ada keknya] -Niki-
[Besok belajar apa?] -Gibran-
[Lo punya jadwal kan, gib] -Rena-
[Belajar untuk melupakan dirinya yang tidak mencintai kita] -Naura-
[Alah males cinta cintaan si naura] -Gibran-
[Tai, lo] -Naura-
[natha mana natha] -Niki-
[Apaan?] -Natha-
[Besok gue ke rumah lo, kayak nya] -Niki-
[Ngapain coi? Gak sekolah, lo?] -Natha-
[Sekolah, abis pulang sekolah nanti gue ke rumah lo] -Niki-
[Ngapain?] -Natha-
[Mau ngambil buku yang lo pinjam kemarin] -Niki-
[Oh, iya lupa. Maaf, ya] -Natha-
[Santai aja] -Niki-
Natha keluar dari aplikasi whatsapp, ia membuka aplikasi instagram, lalu melihat lihat stories orang orang yang ia ikuti.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian.
Ia sudah sangat lelah, ia mematikan hpnya, lalu mencharger hp nya. Natha berjalan ke arah kasur miliknya, mematikan lampu kamarnya, lalu menyalakan lampu tidur yang berada disamping kasur miliknya. Natha membaringkan dirinya, menyelimuti badannya, meraih remote AC untuk merendahkan suhu nya. Setelah itu ia memejamkan matanya.
***
Sinar matahari pagi yang masuk melalui sela sela jendela kamar natha, menerangi kamar itu, natha mengerjap kan matanya berkali kali, mendudukkan dirinya untuk mengumpulkan tenaga. Ia memakai sendal rumah miliknya, lalu meraih handuk berwarna putih yang digantungkan di dekat lemari pakaian, ia berjaln kekamar mandi untuk mencuci mukanya. Ia tidak ingin mandi karena hari ini dia tidak ke sekolah, jadi ia hanya mencuci mukanya saja.
Setelah selesai mencuci muka, ia keluar dari kamarnya untuk ke ruang makan, yang di sana sudah terdapat Lian.
"Ma, masak apa?" tanya Natha kepada Lian.
"Masak ayam goreng aja, sini makan," jawab Lian.
"Bang keenan mana?" tanya Natha lagi.
"Abang lagi mandi," jawab Lian lagi, Natha hanya menganggukkan kepalanya mengerti. Ia meraih piring lalu mengisi pirinya dengan nasi yang berada di meja makan itu juga. Ia hanya menunggu ayam nya matang, Natha kembali ke atas untuk mengambil hp nya.
"Kemana?" tanya Lian.
"Mau ngambil hp, bentar," ujar Natha.
Ia menaiki anak tangga, membuka pintu kamarnya lalu mengambil hpnya yang masih ia charger. Setelah itu ia kembali ke ruang makan, menduduki kursi yang ia duduki tadi.
"Ini," ujar Lian menyerah kan ayam goreng yang sudah matang kepada natha, natha meraih ayam itu dengan food tongs. Ia mengambil dua potong ayam, lalu di letakkan di piring miliknya yang berisi nasi tersebut.
"Hari ini, mama kerja lagi?" tanya Natha kepada Lian.
"Enggak, mama hari ini tidak ada kerjaan. Kenapa? Mau jalan jalan?" ujar Lian.
"Ya, boleh sih. Tapi kan hari ini bang Keenan ngampus, malam aja gak sih?" jawab Natha.
"Nah, boleh tuh" ujar Keenan juga
"Ya, udah, nanti malam kita jalan. Mau kemana emang?" tanya Lian kepada dua anaknya.
"Ke dufan yang baru di buka aja, ma," jawab natha.
"Okee, nanti malam sekitar jam tujuh malam, ya?" ujar Lian.
"Siap" ujar kedua anaknya. Mereka melanjutkan memakan sarapan pagi mereka masing masing.
Beberapa menit kemudian.
Mereka sudah selesai memakan makanannya, Keenan langsung saja berpamitan dengan Lian untuk pergi ke kampus.
"Ma, Keenan ngampus dulu, ya." ujar Keenan.
__ADS_1
"Iya, hati hati, jangan ngebut bawa mobilnya," jawab Lian, Keenan menganggukkan kepalanya.
"Gak salaman sama gue nih? Tega bener," ujar Natha, Keenan terkekeh mendengar ucapan sang adik, ia menyerah kan tangannya lalu natha meraih tangan Keenan.
"Jangan keluyuran, mentang mentang gak sekolah," ujar Keenan kepada Natha.
"Gak, lah bang. Lagian gue juga punya tugas dari guru lewat hp" jawab natha. Keenan hanya menganggukkan kepalanya, lalu ia keluar dari rumah itu dan pergi ke kampus.
Natha masih berada di meja makan, Lian juga sedang mencuci piring bekas mereka makan tadi. Natha sudah bilang kepada Lian agar Natha saja yang mencuci piring, namun lian melarang nya. Natha hanya memainkan hp nya menunggu tugas yang di beri oleh guru pengajar. Tidak lama kemudian, benar saja, guru pengajar pelajaran Ekonomi memberi tugas kepada natha melalui hp.
"Mah, natha ngerjain tugas dulu, ini udah di beri sama guru," ujar Natha.
"Iya" jawab Lian. Natha pergi dari ruang tamu, menaiki anak tangga untuk ke lantai atas. Ia memasuki kamar miliknya, tak lupa menutup kembali pintunya tapi tidak di kunci oleh natha, siapa tau Lian ingin masuk ke kamarnya.
"Buset, banyak bener tugasnya," ujar natha berbicara sendiri melihat tugas yang diberi. Ia mendudukkan dirinya di kursi meja belajar, lalu meraih buku paket ekonomi, mengerjakan tugas yang diberikan tadi.
***
Ia sudah selesai mengerjakan tugasnya, ia melihat hpnya siapa tau ada notif dari guru yang lain untuk memberi tugas, namun tidak ada. Ia memfoto hasil pekerjaan dirinya tadi lalu di serahkan kepada guru pengajar ekonomi. Ia berdiri dari duduk nya, keluar dari kamar, berjalan ke ruang tamu untuk melihat televisi yang berada di ruang itu. Ia mendudukkan dirinya di sofa empuk, meraih remote TV untuk mencari siaran yang rame. Ia hanya menonton TV, sedangkan hpnya ia letakkan di meja ruang tamu yang berada tidak jauh dari dirinya.
Tak lama kemudian ia mendapat kan notif dari Niki teman sekelasnya, Niki memberi foto kelompok kepada Natha. Natha melihat lihat siapa saja yang satu kelompok dengan dirinya.
Natha satu kelompok dengan, Niki, Rafa, Adam, Nadira, Rena, Laura, dan Kayla.
[Ini kapan di kerjain nya?] tanya Natha kepada Niki melalui whatsapp.
[Besok, di kumpulkan nya minggu depan] jawab Niki.
[Dimana ngerjain nya? Jam berapa?] tanya natha lagi.
[Kata nya si, di rumah Kayla, habis pulang sekolah, lo tau rumahnya kan?] jawab Niki.
[Iya, tau, terimakasih, ya.] -Natha-
[Yoi] -Niki-
Natha kembali menaruh hpnya ke meja, lalu menonton televisi yang ia tonton tadi.
"Natha, mama mau ke alfamart, mau ikut?" tanya Lian kepada natha.
"Ikut, dong. Natha juga mau nyari sesuatu," jawab Natha.
"Ya, udah, ayo" ujar Lian.
"Bentar, Natha mau ganti baju dulu, masa Natha ke alfamart pake baju tidur gini. Bentar, ya ma, bentar doang, lima menit" ujar Natha, ia bergegas kembali ke kamarnya untuk mengganti pakaian, Lian yang melihat Natha berlari lari kecil hanya tersenyum, lalu ia mematikan televisi yang masih menyala. Ia meraih hp milik natha, lalu membawanya, Lian berjalan ke arah garasi untuk mengambil mobilnya.
...*****...
__ADS_1