
Pagi hari seperti biasa, Natha akan pergi ke sekolahnya, ia berangkat di antar oleh supirnya, Pak Harto. Ia malas membawa motornya sendiri, jadi ia minta antar dengan pak Harto.
Sesampainya Natha di sekolah, ia keluar dari dalam mobil, melambai ke arah pak Harto sebelum ia menancapkan gasnya. Natha masuk ke dalam sekolah, ia berjalan ke kelasnya.
Ia sudah tiba di lantai empat, ia melihat seseorang mirip dengan Aksa yang berjalan masuk ke dalam kelasnya, IPS 2. Natha mengerutkan alisnya, 'Aksa kan tadi? Dia masuk sekolah?' batin Natha bertanya kepada dirinya sendiri. Ia berjalan ke kelasnya, tepat di depan pintu kelas, ia melihat didalam kelas sana teman-temannya berkumpul. Ia tak melihat keberadaan Aksa di sana, mungkin tadi hanya penglihatannya saja.
"Akh!!" pekik Natha di saat ada orang yang menginjak kakinya, itu adalah perbuatan dari Gabriella.
"Apaan sih?!" tanya Natha kesal, baru saja ia masuk udah di bikin badmood. Mana si Gabriella hanya tertawa tidak jelas, Natha menaruh tasnya, tanpa ia sadari, di tempat duduk Cakra bukan Cakra.
"Hallo" sapanya, Natha hanya menyahut dengan deheman. "Ta" panggilnya lagi, Natha yang sudah menahan amarah, ia menjawab setelah itu menatap orang yang memanggilnya itu.
"Apaan si Cak-" belum juga ia selesaikan ucapannya, ia kaget dengan orang yang ada di depannya, ia pikir itu Cakra, ternyata itu adalah Aksa.
"Ck! Paan?" tanya Natha, "Hehe, nanti ke kantin bareng, ya?" ajak Aksa.
"Gak" jawab Natha, tapi setelah itu ia memikirkan pesan dari Bunda Gita tadi malam. Natha merubah pikirannya, ia meng iyakan ajakan Aksa, agar Aksa makan di istirahat nanti.
"Iya dah, nanti ke kantin." jawab Natha, Aksa mengangguk tersenyum. Tak lama bel berbunyi, Aksa berdiri, tapi setelah itu Natha bertanya kepada Aksa.
"Udah gak sakit lagi? Kok masuk sekolah?" tanya Natha lembut, Aksa mengangguk "Iyaa, udah lumayan, aku bosen kalau di rumah melulu. Jadi aku masuk sekolah aja, udah ama juga gak masuk sekolah, kebanyakan ketinggalan pelajaran." jawab Aksa, Natha hanya menggangguk, setelah itu mereka pergi ke kelas masing-masing.
//istirahat pertama//
Seperti yang di bicarakan mereka tadi pagi, mereka ke kantin bersma, tidak semua, hanya sebagian, yang ke kantin hanya Cakra, Rafa, Aksa, Natha dan Gabriella. Sisanya hanya berdiam di dalam kelas memakan bekalnya yang di bawa dari rumah.
__ADS_1
"Mau beli apa? Biar sekalian aja." tanya Natha ke Aksa. "Apa aja, sama in aja dah." jawab Aksa, Natha memikirkan, makanan apa yang enak untuk dimakan, kalau nasi goreng, ia sudah enek selalu makan nasi goreng.
"Ayam crispy aja, mau gak?" tanya Natha yang di angguki oleh Aksa. Ia memesan dua ayam crispy di tambah nasi putih dan teh es dua.
Setelah selesai memesan, ia langsung kembali duduk di tempat tadi, pojok kanan kantin yang sering mereka tempati juga. Tak lama kemudian pesanan mereka datang, begitu juga pesanan Rafa, Cakra dan Gabriella. Mereka makan bersama hingga habis makanannya lalu membayarnya.
Kini mereka sudah berada di dalam kelas Ips 2, kelasnya Natha. Mereka sudah kenyang, Natha meminum minumannya yang ia beli sebelum ke kelasnya.
"Cakra, gue numpang duduk, yaa." izin Aksa yang langsung di angguki oleh Cakra. Aksa duduk tepat di samping Natha, Natha fokus memainkan hpnya saja.
"Ta, nanti malam sibuk?" tanya Aksa, Natha hanya menggeleng. "Mau jalan gak? Nanti aku jemput." ajak Aksa, Natha memikirkan nya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.
"Gak tau, nanti kalau bisa, gue chat aja lo, kalau gak bisa nanti gue chat juga, bilang kalau gue gak bisa jalan jalan." jawab Natha, "Okee, nanti kabarin aja ya, kalau bisa nanti aku jemput." jawab Aksa juga.
***
Mari kita skip saja hingga pulang sekolah, semua murid di SMA Negeri 1 keluar dari kelas untuk pulang ke rumah masing-masing. Natha dan teman-temannya berjalan ke bawah, Natha juga sudah di tunggu oleh pak Harto di depan gerbang sekolah.
"Guys, gue duluan ya, Pak Harto udah nungguin. Hati-hati kalian!" ucap Natha kepada teman-temannya, ia berlari lari kecil ke depan gerbang untuk menemui Pak Harto.
"Hati-hati!" jawab Teman-temannya Natha. Natha melihat ke sekeliling, ada pak Harto yang melambai lambai di samping mobil. Natha menghampiri Pak Harto, pak Harto membuka kan pintu mobil depan sebelah kiri untuk Natha.
Setelah itu mereka langsung saja melajukan mobilnya untuk cepat sampai kerumah, Natha merasa ngantuk hari ini, jam juga masih menunjukkan jam 12.55 PM. Sesampainya di rumah, Natha langsung saja masuk kedalam kamarnya untuk mengganti pakaian sekolahnya, setelah itu ia langsung saja hendak tidur.
//tiga jam kemudian.//
__ADS_1
Jam sudah menunjukkan pukul empat sore, Natha baru bangun dari tidurnya, ia melihat ada sosok laki-laki di depan pintu kamarnya, dari bentuk badannya, Natha tau jika itu adalah Keenan.
"Pantes aja gue hunguinngak aktif aktif, tau taunya tidur." ucap Keenan, "Ngantuk gue. kenapa?" tanya Natha, ia mendudukkan dirinya, mengumpulkan semua tenaganya yang terkuras karena tidurnya. Keenan menghampiri Natha, mendudukkan dirinya di tepi kasur Natha.
"Lo malam kemana?" tanya Keenan, Natha memikirkan, ia mengingat sesuatu. "Jalan, di ajakin Aksa." jawab Natha setelah mengingatnya. "Clbk ya? Hahahha!" ejek Keenan.
Natha memutar kan bola matanya malas, ia kembali merebahkan dirinya, tapi setelah itu Keenan malah menariknya agar kembali duduk.
"Aishh! Apa! Masih ngantuk juga." ucap Natha, Keenan terkekeh terus mencium pipi kiri Natha.
"Udah tiga jam tidur, masih ngantuk juga? Emang dasar Kebo. Udah sana mandi, bau lu!" ujar Keenan mencubit pipi Natha lalu keluar dari kamar Natha. Natha beranjak dari kasurnya, mengambil handuk lalu berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Sekitar tiga puluh menit, akhirnya Natha selesai, keluar dengan baju yang rapi dan wangi. Natha menggunakan kaos crop top berwarna abu dengan celana pendek berwarna hitam. Ia turun ke bawah, di luar rumah seperti ada suara, ia berjalan ke depan pintu rumah. Ternyata di sana ada Keenan dan teman-temannya sedang berkumpul di halaman rumah, di bawah Pohon.
"Ta! Ambilin HP gue di atas meja dong!" suruh Keenan, Natha mengangguk, ia berjalan ke sofa di sana ada HP Keenan, ia mengambil lalu membawanya keluar.
Di sana ada Jaden, Ikhsan, Tala, Cakra, Radja, Andre, Niko dan Keenan. Natha memberikan hpnya ke Keenan, Keenan menarik lengan Natha agar ikut duduk di sana juga.
"Sini aja, mau kemana?" ucap Keenan, "Mau ke dalam. Lo pada aja disini, gue mau makan." jawab Natha yang di angguki oleh Keenan. Natha kembali masuk ke dalam rumah, ia berjalan ke dapur yang disana sudah ada makanan di siapkan oleh bibi, ternyata bibi menyiapkan makanan untuk Keenan dan teman-temannya.
"Sini bi, Natha bantuin." ucap Natha yang membantu bibi mengupas kulit bawang, Bibi Mela menggeleng. "Biar bibi aja, kamu kalau mau bantu, itu kamu boleh gorengan ikannya gak?" tanya Bibi Mela, Natha hanya mengangguk lalu melakukan apa yang di suruh oleh Bibi Mela.
Setelah selesai, Natha memanggil Keenan dan teman-temannya itu menyuruh untuk makan bersama.
...***...
__ADS_1