My Putih Abu-Abu

My Putih Abu-Abu
Bab 80


__ADS_3

[Gila! Itu si Aksa] - Gabriella


Natha terkejut, ia kembali melihat ke foto itu, satu perempuan dan satu laki-laki. Jalan berdua sembari bergandengan tangan,


[Bukan kali, lo salah lihat aja] - Natha


[Enggak loh! Jelas-jelas gue lihat dengan mata kepala gue sendiri, coba lo tanya Cakra, tadi dia juga liat.] - Gabriella


[Gab....itu beneran Aksa?] - Natha


[Ta....are you okay?, don't cry. Gue ke rumah lo, ya? Nginep deh sekalian.] - Gabriella


[Sini] - Natha


Kini Natha tak menangis, bahkan ia tak mengeluarkan air mata sekalipun. Ia kembali memastikan foto itu, ia ingin mengirimnya ke nomor Aksa, tapi di pikir-pikir, lebih baik nanti saja. Biarkan saja dulu, terkecuali, Natha melihatnya dengan mata kepalanya sendiri.


Natha keluar dari kamarnya untuk menemui Keenan yang dari tadi memanggilnya,


"Kenapa?" tanya Natha,


"Gue mau ke rumah Tala, mau ikut?" tanya Keenan, Natha menggeleng,


"Lo kalo mau nginep di rumah Tala juga gak apa. Gabriella mau nginap di sini." jawab Natha, Keenan mengangguk,


"Gue cuman mau nongkrong, gak nginap kok. Ya udah, gue nunggu Gabriella ke sini dulu, baru gue pergi." ucap Keenan, Natha hanya mengangguk. Ia mendudukkan dirinya di sofa yang hanya untuk satu orang, menyenderkan keplanya di senderan sofa.


Setibanya Gabriella di rumah, Keenan langsung saja pergi dari rumah untuk ke tempatnya Tala. Gabriella duduk di sofa panjang, ia melihat ke arah Natha yang sepertinya baik-baik saja.


"Itu beneran, Aksa?" tanya Natha membuka suara, Gabriella mengangguk,


"Beneran, Ta. Gue lihat sendiri, awalnya gue gak ngeeh pas dia jalan melewati gue duduk sama Cakra di tempat itu, tapi setelah gue perhatiin, ternyata bener. Itu Aksa, tapi gue gak pernah lihat ceweknya itu di sekolah, atau beda sekolah, ya?" jawab Gabriella,


"Mungkin." jawab Natha singkat, ia meraih hpnya yang ada di atas meja ruang tamu, membuka chatnya dengan Kate, memberikan foto yang di kirim oleh Gabriella tadi ke Kate.


"Lo kirim ke siapa, fotonya?" tanya Gabriella,


"Kate." jawab Natha singkat,


"Kenapa gak ke Aksanya langsung?" tanya Gabriella,


"Gue gak mau, kecuali nanti gue lihat sendiri dia jalan sama cewek kayak gitu," jawab Natha, Gabriella mengangguk mengerti.

__ADS_1


"Lo udah makan?" tanya Natha, Gabriella mengangguk,


"Udah kok tadi," jawabnya, Natha pergi ke dapur untuk mengambil minuman di dalam kulkas. Ia mengambil dua teh kotak di dalam kulkas itu dan menyerahkannya satu kotak kepada Gabriella yang duduk di ruang tamu.


"Gak apa kan, teh kotak doang?" tanya Natha,


"Ya elah, gak lo kasih minum juga gak apa. Ini di rumah cuman ada kita berdua?" tanya Gabriella, Natha mengangguk sembari meminum teh kotak miliknya.


[Siapa itu?] -Kate


Ponsel Natha berdering karena notif dari Kate,


[Siapa hayo?] -Natha


[Kelvin?] - Kate


[Bukan lah, gila] - Natha


[Terus siapa anjir, kasih tau kek] - Kate


[Aksa.] - Natha


[Gila?! Sama siapa? Parah banget, mau gue labrak deh!] - Kate


[Eh, di rumah lo ada siapa? Gue gabut banget sumpah, ini di rumah ada Tala sama Keenan juga.] - Kate


[Ada Gabriella nih, nginap di rumah gue,] - Natha


[Wah, ikut dong ah] - Kate


"Gab, Kate mau ikut nginap juga, gak apa kan?" tanya Natha terlebih dahulu,


"Bagus dong, tambah rame, gue sih oke oke aja, kok nanya gue? Kan lo yang punya rumah." jawab Gabriella,


[Sini, sekalian bilang ke Keenan kalo lu mau nginap.] - Natha


[Siap!] - Kate


Kate langsung bersiap-siap untuk ke rumah Natha, ia hanya membawa baju tidur dan hp sekalian chargernya. Ia keluar dari kamarnya untuk meminta izin kepada Tala dan Keenan.


"Kak, gue mau nginap di rumah Natha, boleh, ya?" izin Kate, Tala mengangguk memberi izin kepada Kate.

__ADS_1


"Keenan, gue izin nginap di rumah lo, ya." izin Kate dan di anggukkan oleh Keenan. Kate langsung saja keluar dari rumah dan menaiki motornya lalu pergi ke rumah Natha.


Sesampainya di rumah Natha, Natha langsung saja menyuruh untuk Kate masuk ke dalam rumah, pintu tak di kunci, Ia dan Gabriella juga sedang duduk di ruang tamu.


"Itu beneran Aksa?" ucap Kate tiba-tiba, padahal baru saja ia mendudukkan dirinya di samping Gabriella.


"Iya," jawab Gabriella,


"Lo yang liat?" tanya Kate kepada Gabriella,


"Iya anjay, saat gue sama Cakra duduk di tempat makan, malah ketemu dia berdua, tapi gue gak kenal sama tu ceweknya." jawab Gabriella,


"Sepupunya kali?" tanya Kate,


"Ya bisa jadi sih, tapi mana ada sama sepupu tapi gandengan tangan kayak gitu, mana kelihatan seumuran. Sedangkan Vio sama Aksa kan juga sepupuan, gak mungkin lah," jawab Gabriella,


"Iya juga sih, ini kok gue jadi pengen langsung samperin ke Aksa, ya. Buat kasih lihat gambarnya langsung, greget gue." ucap Kate, sebenarnya Kate dan Gabriella tak menye-menye, sekali ia mau ngelabrak, ia langsung sat set buat ngebongkar semuanya. Tapi kali ini enggak, karena Natha bilang, terkecuali dia sendiri yang melihat dengan mata kepalanya sendiri. Baru ia akan bertindak lebih lanjut.


"Lo gak ada rasa sakit hati? Overthinking? Kesal gitu?" tanya Gabriella kepada Natha, Natha henya menggeleng dan menyalakan TV menggunakan remote yang ada dj tangan kanannya.


"Ini bocah karena keseringan dibikin sakit hati sama Jaden dulu deh, makanya kayak gak peduli gitu." jawab Gabriella,


"Iya kayaknya," jawab Kate lagi,


"Udahlah, lagian, kalo itu bukan dia? Gimana? Gak boleh asal nuduh dulu." ucap Natha,


"Nuduh gimana? Orang gue lihat sendiri kok!" jawab Gabriella dengan nada yang sedikit membentak.


"Ya lihat aja hari senin nanti, kalo dia bilang dia ada jalan sama cewek, tapi cewek itu sepupunya, ya udah, fine-fine aja. Tapi kalo dia gak bilang, mungkin gue bakal nyelidikin sendiri." ucap Natha,


"Nah, gitu dong, ini baru sahabat kita, ya gak, Gab?" tanya Kate,


"Yoi," jawab Gabriella sembari menyatukan tangannya dan tangan Kate. Malam ini, adalah malam minggu, jam sudah menunjukkan jam sembilan malam, mungkin mereka bertiga tidak ingin pergi kemana-mana?


"Ini kan malam minggu, gak ada niat mau jalan-jalan gitu? Nonton atau semacamnya?" tanya Kate,


"Sabi sih," jawab Natha,


"Izin Keenan dulu, lo. Nanti di cariin lagi," jawab Gabriella, Natha mengangguk, ia menelpon Keenan.


"Bang, gue mau nonton di bioskop sama Kate dan Gabriella, boleh ya? Atau lo mau ikut?"

__ADS_1


...***...


__ADS_2