
Chen Chuan langsung tersentak kaget setelah mendengar pemuda didepannya itu mengetahui jika Xue Bang adalah jenius muda di sekte Tongtian.
"Siapa kamu sebenarnya? Mengapa kamu mengetahui jika Xue Bang adalah jenius muda di sekte Tongtian? ". Tanya Chen Chuan penasaran.
" Dasar sampah! Kamu pikir sekte Tongtian itu adalah sekte kecil? Siapa yang tidak mengetahui informasi tentang sekte Tongtian di wilayah negara Xin ini? ". Balas Xue Yunlei menanggapi pertanyaan Chen Chuan.
" Kamu terlalu banyak bicara, apakah kamu ingin mendapatkan masalah di kota Yin ini? ". Tanya Chen Chuan lagi.
" Hei marga Chen! Kamu pikir tuan Xue Yunlei takut dengan klan Chen mu itu!? Kamu sungguh terlalu naif! ". Ujar Bao Meng Ling dengan nada ketus.
" Kamu...! ". Xue Yunlei tidak bisa melanjutkan kata - katanya untuk mencegah Bao Meng Ling mengungkapkan identitasnya.
" Xue Yunlei!? Ja...jadi kamu ini adalah Xue Yunlei? ". Tanya Chen Chuan dengan mata melotot menatap Xue Yunlei.
Tidak hanya Chen Chuan, tujuh orang yang ikut bersama dengannya juga merasa sangat terkejut mendengar Bao Meng Ling menyebut nama Xue Yunlei.
" Tuan muda Xue Yunlei!? Apakah benar kamu adalah tuan muda Xue Yunlei!? ". Ucap seorang pria yang terlihat seperti seorang pendekar.
" Gadis bodoh ini menyuruhku untuk tidak membuka topeng serta tidak menggunakan jubah agar tidak diketahui oleh mereka, tetapi kini dia sendiri yang mengungkapkan identitasku, sungguh sangat menyebalkan". Gerutu Xue Yunlei didalam hati.
"Kenapa jika dia adalah tuan muda Xue Yunlei? Apakah kalian ingin menangkapnya? Jika kalian ingin menangkapnya, itu hanya akan menjadi mimpi buruk bagi kalian".
" Apakah kalian tau jika perjalanan kami hingga bisa tiba di kota Yin ini banyak pendekar yang ingin menangkapnya!?".
"Tetapi apakah kalian tau apa yang dialami oleh para pendekar tersebut!? Mereka semua tidak bisa menangkapnya dan juga semuanya mati ditangan tuan muda Xue Yunlei".
" Ling'er, hentikan bualanmu itu! ". Xue Yunlei menyela perkataan Bao Meng Ling.
" Yang aku katakan ini bukanlah bualan, melainkan itu adalah faktanya ". Lanjut Bao Meng Ling.
" Seberapa kuat penguasa kota Yin ini dengan penguasa kota Shenmu!? Kota Shenmu sendiri sudah memiliki beberapa pendekar langit, tetapi kalian lihat, aku adalah putri satu - satunya penguasa kota Shenmu yaitu Bao San dengan berat hati harus menyerahkan diriku kepada Tuan muda Xue Yunlei karena takut kotanya akan dihancurkan oleh pemuda ini".
"Jadi, apakah dia akan merasa takut dengan kalian segerombolan pendekar master dan pendekar raja yang ada di kota ini? Benar - benar kalian terlalu naif".
" Tanyakan saja kepada pria sepuh ini yang adalah seorang pendekar agung, apakah dia bisa mengalahkan Xue Yunlei!? ".
" Gadis bodoh! Hentikan bualanmu itu! ". Teriak Xue Yunlei lagi untuk menghentikan Bao Meng Ling.
" Kenapa, kau ingin membunuhku? Apakah ada yang salah dengan semua yang aku katakan itu!? ". Balas Bao Meng Ling menentang Xue Yunlei.
" Sepertinya aku akan meninggalkannya di kota Yin ini, semua rencanaku pasti akan gagal jika terus bersama dengannya ". Gumam Xue Yunlei dengan wajah yang tidak bersemangat.
" Sudah, hentikan! Aku memang adalah Xue Yunlei, kenapa? Apakah kamu ingin memukuli ku? ". Ucap Xue Yunlei dan lanjut bertanya kepada Chen Chuan.
" Jadi kamu benar-benar adalah Xue Yunlei? ". Kata - kata yang keluar dari mulut Chen Chuan.
__ADS_1
" Iya, kenapa? Apakah ada yang salah jika aku adalah Xue Yunlei!? ". Tanya pemuda didepan Chen Chuan.
" Kami memberi hormat kepada tuan muda Xue Yunlei ". Ucap tujuh orang yang bersama dengan Chen Chuan.
" Jadi pemuda itu adalah tuan muda Xue Yunlei? Pemuda yang telah menggemparkan kota Yin beberapa tahun yang lalu itu? ".
" Ayo kita menyapanya ".
" Iya, ayo kita menyapanya ".
Kata - kata yang keluar dari mulut setiap orang yang berada di dalam penginapan itu.
Keributan pun terjadi di dalam penginapan tersebut, sehingga menarik perhatian setiap orang yang melewatinya.
" Apa yang terjadi? Mengapa ada keributan di dalam penginapan ini? ". Tanya komandan pasukan yang sedang bertugas.
" Komandan, didalam ada tuan muda Xue Yunlei yang baru saja kembali ". Jawab seorang pria yang baru saja keluar dari dalam penginapan itu.
" Xue Yunlei? Apakah itu benar dirinya? ". Pertanyaan yang muncul di pikiran sang komandan pasukan.
Untuk menjawab pertanyaan dikepalanya, sang komandan bersama puluhan prajurit langsung memasuki penginapan itu.
" Semuanya minggir! ". Teriak sang komandan.
Setelah mengetahui siapa yang memerintahkan mereka untuk minggir, orang yang berkerumun itu langsung membuka jalan untuk komandan pasukan bersama dengan puluhan prajurit yang ingin bertemu dengan Xue Yunlei.
" Senior Xue Tie! ". Sambil menangkupkan kedua tangannya.
" Jadi, kau benar-benar adalah tuan muda Xue Yunlei!? ". Tanya Xue Tie dengan raut wajah yang gembira.
" Kami memberi hormat kepada tuan muda Xue Yunlei ". Ucap serentak prajurit yang datang bersama Xue Tie.
Kabar tentang kehadiran Xue Yunlei langsung menyebar dengan cepat keseluruh penjuru kota Yin.
Tidak terkecuali dengan Chen Kangjian serta seluruh anggota klan Xue yang berada di kota Yin itu.
" Apakah benar bocah itu sudah kembali ke kota ini? Apa sebenarnya yang sedang dia rencanakan? ". Pikir Chen Kangjian dengan mimik muka yang terlihat khawatir.
"Bagaimana mungkin dia bisa tiba di kota ini? Bukankah ada beberapa pendekar bayaran yang telah aku bayar untuk memburunya? ".
" Apakah dia mengetahui jika aku telah memerintahkan kembali para pendekar untuk memburu dirinya? ".
Chen Kangjian terus berpikir tentang bagaimana Xue Yunlei bisa tiba di kota Yin dalam keadaan selamat.
"Sebaiknya aku harus menyambut kedatangannya, agar bocah itu tidak mencurigai ku". Pikir Chen Kangjian sambil bergegas untuk menuju ke penginapan tempat dimana Xue Yunlei berada.
__ADS_1
Tidak hanya Chen Kangjian, para tetua klan Xue setelah mendengar kepulangan Xue Yunlei, mereka segera pergi untuk menyambutnya.
Xue Han yang sudah menjadi patriark baru di klan Xue karena musibah yang telah menimpa Xue Beng, kini segera memanggil Xue Qian yang adalah tetua penegak hukum di klan Xue serta beberapa tetua lainnya untuk pergi ke kota Yin agar bisa menyambut Xue Yunlei.
Malam itu di kota Yin kini terlihat seperti pemandangan di kota - kota besar yang ada di wilayah negara Xin, sebab semua orang yang mengetahui kedatangan Xue Yunlei berniat untuk melihat wajah pemuda itu.
Pemuda kontroversial yang telah mengalahkan para tetua dari klannya sendiri diusia yang masih sangat belia.
Xue Yunlei masih tetap santai menikmati hidangan yang telah tersedia di depannya.
Berbeda dengan Bao Meng Ling, setelah dimarahi oleh Xue Yunlei, kini gadis itu hanya diam dan tidak ingin mencicipi setiap makanan yang telah tersedia.
"Apakah kamu masih merasa kesal karena aku memarahimu? ". Tanya Xue Yunlei menatap Bao Meng Ling.
Gadis itu tetap tidak menjawab pertanyaan Xue Yunlei dan hanya tertunduk seperti sudah tidak lagi memiliki semangat untuk hidup.
" Baiklah, aku minta maaf karena telah memarahimu". Ucap Xue Yunlei tulus.
Hal itu dikatakan oleh Xue Yunlei didepan semua orang yang sedang menatap kearah mereka.
Mendengar permintaan maaf Xue Yunlei didepan semua orang, pipi Bao Meng Ling langsung memerah.
Gadis itu tidak menyangka jika Xue Yunlei berani mengatakan hal itu didepan semua orang.
"Ling'er, apakah kamu tidak mau memaafkan diriku!? ". Xue Yunlei bertanya dengan nada suara yang sedikit merayu gadis itu.
Bao Meng Ling hanya menganggukkan kepalanya menjawab pertanyaan Xue Yunlei.
" Baiklah, jika kamu sudah tidak ingin memaafkanku, aku sudah tidak mau lagi untuk berbicara denganmu ". Ucap Xue Yunlei.
" Siapa bilang aku tidak memaafkan dirimu? Aku sudah memaafkanmu sedari tadi ". Bantah Bao Meng Ling.
" Terus, kenapa kamu tidak mencicipi makanan yang sudah tersedia di depanmu itu? ". Tanya Xue Yunlei lagi.
" Itu karena aku tidak memiliki selera untuk makan! ". Jawab Bao Meng Ling memberikan alasan.
" Ayo, makanlah biar hanya sedikit saja ". Ucap Xue Yunlei lagi.
Bao Meng Ling masih tetap tidak bereaksi untuk melakukan apa yang Xue Yunlei suruh.
" Baiklah, kalau begitu aku akan menyuapi mu agar kamu bisa makan sedikit untuk mengisi perutmu itu ". Ujar Xue Yunlei sambil mengambil sepotong daging bakar dan segera mencoba untuk menyuapi Bao Meng Ling.
Mendapatkan perlakuan seperti itu dari Xue Yunlei, membuat Bao Meng Ling semakin menjadi salah tingkah.
" Mari, berikan kepadaku, aku ini bukan anak kecil lagi sehingga kamu mau menyuapi ku". Ujar Bao Meng Ling sambil meraih sumpit yang berada di tangan Xue Yunlei.
__ADS_1
Pemandangan tersebut membuat orang yang melihat hal itu hanya bisa menahan tawa mereka akibat tingkah Xue Yunlei dan Bao Meng Ling.
~Bersambung~