
Shang Chiu pun setelah mendapatkan jawaban dari Shang Mingmei segera menuju ke balai kota Yin untuk menyampaikan jawaban yang diberikan oleh cucunya kepada Xue Zhao.
Saat Shang Chiu baru saja hendak pergi ke balai kota Yin, tiba-tiba terdengar ledakan besar dari arah wilayah kediaman klan Xue.
"Sepertinya ada sesuatu yang terjadi di wilayah klan Xue!"
"Iya! Itu benar...ledakan itu memang berasal dari wilayah klan Xue!"
"Rupanya ada orang yang berani membuat kekacauan di wilayah klan Xue!"
"Siapa yang telah berani membuat kekacauan di wilayah klan Xue?"
"Apakah mereka tidak takut dengan kekuatan yang dimiliki oleh tuan muda Xue Zhao dan Xue Yunlei?"
Chen Kaibo yang mengawasi keamanan kota Yin segera memberitahukan melalui kekuatan jiwanya kepada Xue Zhao mengenai hal itu.
Xue Zhao yang mendapatkan informasi dari Chen Kaibo langsung berkata kepada ayahnya.
"Ayah! Sepertinya di wilayah klan kita, ada yang telah berani membuat kekacauan...aku harus segera pergi untuk melihatnya." Tutur Xue Zhao dan langsung menghilang dari pandangan Xue Beng.
Chen Kaibo sendiri kini sudah berada di tempat kejadian dan melihat ada dua sosok yang sedang mengambang diudara sambil melihat kehancuran yang mereka perbuat.
"Siapa kalian? Mengapa kalian berani menghancurkan kediaman tuan muda Xue Yunlei?" Tanya Chen Kaibo.
"Ha...ha...ha...ha...ha" Bao Meng Ling langsung tertawa menyambut kedatangan Chen Kaibo.
"Sangat mengesankan, ternyata ada juga seorang pendekar dewa surgawi di kota Yin ini...aku merasa sangat terkejut bisa bertemu denganmu." Lanjutnya.
"Aku pikir dikota ini, hanya Xue Yunlei saja yang bisa memiliki basis kultivasi yang tinggi...ternyata aku sudah salah berpikir seperti itu."
"Apa lagi melihat usiamu, sepertinya hanya sedikit lebih tua dari Xue Yunlei."
"Aku Bao Meng Ling dari kota Shenmu...aku datang ke sini untuk mencari Xue Yunlei agar bisa membalaskan dendamku." Ungkap Bao Meng Ling.
"Bao Meng Ling? Bukankah gadis yang selalu bersama dengan Xue Yunlei memiliki nama yang sama dengan nama yang dia katakan?" Pikir Chen Kaibo setelah mendengarnya.
"Nona Bao, jika aku tidak salah ingat, bukankah kau yang sering bersama dengan tuan muda Xue Yunlei waktu lalu?" Tanya Chen Kaibo.
"Itu benar...sepertinya kau telah mendengar rumor tersebut." Jawab Bao Meng Ling.
"Jika itu benar, mengapa kau mencari tuan muda Xue Yunlei dan menghancurkan kediamannya?" Tanya Chen Kaibo penasaran.
"Itu urusan pribadiku dengan dia...kau tidak perlu mengetahuinya." Balas Bao Meng Ling tidak menjawab pertanyaan Chen Kaibo.
Sesaat kemudian, akhirnya Xue Zhao pun muncul disamping Chen Kaibo dan bertanya.
__ADS_1
"Siapa mereka? Mengapa mereka berbuat kekacauan di tempat ini?"
Chen Kaibo pun segera memberitahukan siapa wanita disamping seorang pria tua itu.
"Sangat menarik, seorang wanita dengan usia tulang murni 20-an tahun namun sudah memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar di ranah saint." Ucap Xue Zhao.
"Siapa pemuda itu? Mengapa dia mengetahui basis kultivasi ku?" Pikir Bao Meng Ling merasa terkejut.
"Nona Bao, apa alasannya sehingga kau menghancurkan kediaman Xue Yunlei?" Tanya Xue Zhao.
"Ternyata orang-orang di kota Yin ini sangat tidak beretika, hanya ingin mengetahui identitas orang lain namun tidak ingin memberitahukan identitas diri sendiri." Balas Bao Meng Ling.
"Bagaimana bisa kami bersikap baik kepadamu jika kau sendiri seenaknya membuat kekacauan di wilayah klan kami!" Balas Xue Zhao.
"Ohhh...rupanya kau juga berasal dari klan Xue, sangat mengesankan...ternyata klan kalian sangat diberkahi oleh langit sehingga bisa memiliki jenius muda yang hanya bisa muncul dalam seribu tahun sekali."
"Apakah aku boleh mengetahui siapa nama kalian berdua?" Tanya Bao Meng Ling.
"Aku Chen Kaibo!"
"Aku Xue Zhao, sepupu Xue Yunlei."
Bao Meng Ling langsung menepuk tangannya setelah mengetahui identitas kedua sosok yang berada di hadapannya.
"Baiklah...agar aku tidak kembali membuat kekacauan di tempat kalian ini, cepat beritahukan dimana Xue Yunlei berada?" Tanya Bao Meng Ling lagi.
"Nona, sepertinya pemuda yang bernama Xue Zhao itu memiliki basis kultivasi yang lebih tinggi dari prmuda yang bermarga Chen itu...sebaiknya kita harus berhati-hati dengannya." Bisik Feng Ya.
"Ha...ha...ha...ha...ha...itu benar, aku memang memiliki basis kultivasi yang lebih tinggi dari Chen Kaibo serta kalian berdua...oleh karena itu, apakah kau merasa bisa membuat kekacauan di wilayah klan Xue ini?"
"Jika kau ingin mencari Xue Yunlei untuk menyelesaikan masalah diantara kalian berdua, sebaiknya kau ikuti aku saja...aku akan menjelaskan kepadamu apa yang belum kau ketahui" Ucap Xue Zhao.
"Chen Kaibo, kau juga ikut kami." Ajak Xue Zhao dan segera melesat terbang ke arah timur.
Setelah tiba di hutan yang terletak sekitar 20 kilometer dari kota Yin, Xue Zhao pun segera berhenti diikuti oleh tiga sosok lainnya.
"Cepat katakan saja apa yang ingin kau sampaikan kepada ku!" Ujar Bao Meng Ling.
"Aku sangat suka dengan sifatmu itu serta keberanianmu sehingga begitu percaya diri untuk datang mencari Xue Yunlei." Ucap Xue Zhao menanggapi.
"Yang perlu kau tahu, kekuatan kalian berdua itu, saat ini tidak cukup kuat untuk bisa mengalahkan Xue Yunlei...itu karena kekuatannya mampu menghadapi seorang pendekar di ranah immortal puncak."
"Tidak itu saja, akan tetapi disampingnya juga ada empat sosok yang memiliki kekuatan yang sama dengannya dan satu diantaranya memiliki kekuatan yang sedikit lebih kuat dari yang lainnya."
"Apa benar yang kau katakan itu?" Tanya Bao Meng Ling ingin memastikan.
__ADS_1
"Itu benar, sebab beberapa hari yang lalu kami baru saja terlibat dalam sebuah pertarungan dengan Xue Yunlei dan juga lima sosok yang lain." Jawab Xue Zhao.
"Apakah kau sedang ingin mengelabui ku? Tadi kau mengatakan jika ada empat sosok yang selalu berada disampingnya, kenapa saat ini kau mengatakan ada lima sosok?" Bao Meng Ling menanggapi.
"Apa yang aku katakan itu adalah benar! Sebab empat sosok itu terdiri, tiga berasal dari bangsa siluman, satu dari bangsa peri yang memiliki kekuatan sedikit lebih tinggi dari ketiga siluman dan seorang pendekar dewa surgawi puncak." Jawab Xue Zhao.
"Hmmmphhh...sepertinya peri yang dia maksudkan itu adalah Huaxianzi...tetapi siapa sosok yang satunya lagi? Apakah dia adalah pengemis tua itu?" Pikir Bao Meng Ling.
"Nona Bao, apakah kau pernah bertemu dengan pria itu?" Tanya Xue Zhao.
"Jika itu benar adalah dia, aku memang pernah bertemu dengannya." Jawab Bao Meng Ling.
"Jika dia adalah pengemis tua itu, sepertinya dia memiliki hubungan dengan partai Kaypang." Ucap Xue Zhao.
"Namun dilihat dari penampilannya, dia tidak berasal dari partai Kaypang atau sebagai seorang pengemis, sebab dia memiliki penampilan yang baik." Lanjutnya.
"Apa yang kau pikirkan itu masuk diakal, sebab orang yang aku maksudkan itu memiliki penampilan seperti seorang pengemis." Bao Meng Ling menanggapi.
"Nona Bao, jika kau ingin membalas dendam kepada Xue Yunlei bagaimana jika kita bekerja sama saja? Karena memang saat ini kami sedang mengumpulkan kekuatan untuk bisa menghadapinya." Ujar Xue Zhao memberikan penawaran.
"Terima kasih atas tawarannya, tetapi aku akan melakukan sendiri hal itu dengan menemui nona Shang Mingmei, sebab dia adalah kekasih Xue Yunlei." Jawab Bao Meng Ling.
"Sepertinya nona Bao sudah ketinggalan begitu banyak informasi...saat ini nona Shang Mingmei sudah tidak memiliki hubungan dengan Xue Yunlei, sebab dia telah memiliki seorang gadis yang lain sebagai kekasihnya." Ungkap Xue Zhao.
"Siapa wanita yang membuat dirinya bisa mengkhianati nona Shang Mingmei?" Tanya Bao Meng Ling.
"Kami juga tidak mengetahuinya, meskipun kami sudah pernah sekali melihat wanita itu di kediaman Xue Yunlei." Jawab Xue Zhao.
"Aku harus mengetahui hal itu." ucap Bao Meng Ling yang tidak ingin Xue Zhao mengetahuinya.
"Apakah nona Shang Mingmei saat ini masih berada di sekte Tongtian?" Lanjut Bao Meng Ling bertanya.
"Tidak! Saat ini nona Shang Mingmei sudah berada di kota Yin." Jawab Xue Zhao.
"Kalau begitu, aku harus menanyainya mengapa hal itu bisa terjadi dan siapa wanita yang bisa menggantikan dirinya di hati Xue Yunlei." Tutur Bao Meng Ling dan langsung mengajak Feng Ya.
Xue Zhao hanya membiarkan keduanya untuk pergi.
"Tuan muda Xue Zhao, mengapa kau membiarkan mereka pergi?" Tanya Chen Kaibo.
"Tujuan kita sama, jadi biarkan saja dia melakukan apa yang dia rencanakan."
"Semakin banyak yang menjadi musuh Xue Yunlei, itu akan semakin lebih baik lagi." Tutup Xue Zhao dan langsung pergi juga dari tempat itu diikuti oleh Chen Kaibo.
~Bersambung~
__ADS_1