PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 123. Percakapan Dengan Bao San


__ADS_3

Setelah selesai dengan urusan mereka berdua di markas ras bangsa peri, Xue Yunlei langsung meminta 9 orang pasukan peri untuk ikut bersama dengannya dan juga Huaxianzi ke markas Partai Qing Ceng.


Setelah mendapatkan persetujuan dari Shuhou, akhirnya mereka pun segera meninggalkan hutan ilusi.


Dengan sepuluh orang dari bangsa peri yang bersama dengannya, membuat kekuatan Xue Yunlei tidak bisa disinggung oleh empat orang pendekar dewa sekali pun.


Sebab kekuatan mereka masing-masing hampir setara dengan kekuatan seorang pendekar dewa bumi.


Kelompok Xue Yunlei melesat terbang menuju ke kota Kolan.


Karena kota itu tidak memiliki formasi pelindung, sehingga kelompok Xue Yunlei bisa dengan leluasa memasuki kota Kolan melalui udara dan mendarat tepat di atas atap penginapan dimana Bao Meng Ling berada.


Sembilan peri yang ikut tetap berdiam diri diatas atap penginapan.


Sedangkan Xue Yunlei dan Huaxianzi segera memasuki kamar yang mereka sewa melalui jendela.


Bao Meng Ling tidak mengetahui kedatangan Huaxianzi, sehingga peri itu langsung bermeditasi untuk memulihkan tenaganya.


Saat pagi menjelang, mereka pun segera meninggalkan kota Kolan dengan menunggang kuda.


Sedangkan sembilan peri tetap mengikuti mereka tanpa diketahui oleh Bao Meng Ling.


Hal itu atas perintah Xue Yunlei agar Bao Meng Ling tidak mengetahui keberadaan kesembilan peri tersebut.


Hanya membutuhkan waktu dua jam bagi mereka bertiga untuk bisa tiba di kota Baode, itu karena tidak ada hambatan sedikit pun saat mereka melakukan perjalanan.


Mereka bertiga hanya beristirahat untuk makan dan memberikan istirahat juga untuk kuda yang mereka tunggangi.


Setelah merasa cukup waktu mereka beristirahat, Xue Yunlei kemudian kembali mengajak keduanya untuk kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju ke kota Shenmu.


Perjalanan hari itu sangat melelahkan, sebab mereka bertiga terus memacu kuda yang mereka tunggangi agar bisa tiba di kota Shenmu saat hari belum gelap.


Setelah sampai didepan gerbang kota Shenmu, para prajurit yang bertugas segera memberikan jalan untuk mereka bertiga.


Itu karena mereka sangat mengenali pakaian Xue Yunlei serta mengenali wajah Bao Meng Ling.


Ketiganya langsung menuju ke balai kota Shenmu untuk mengantarkan Bao Meng Ling.


Wajah Bao Meng Ling terlihat sangat sedih setelah tiba di kota asalnya, sebab tidak lama lagi dirinya akan berpisah dengan Xue Yunlei.

__ADS_1


Berbeda dengan Xue Yunlei, pemuda itu merasa bebannya akan berkurang.


Xue Yunlei memang sengaja tidak berbicara dengan Bao Meng Ling, agar supaya hubungannya dengan gadis itu tidak akan kembali seperti sebelumnya.


Karena jika hubungan keduanya kembali seperti semula, Bao Meng Ling pasti akan bertingkah lagi dan tidak ingin untuk berpisah dari Xue Yunlei.


Saat mereka bertiga memasuki alun - alun balai kota Shenmu, mereka bertiga langsung di sambut baik oleh para prajurit yang berjaga.


Kegemparan pun terjadi di kota Shenmu saat Xue Yunlei kembali ke kota itu.


Ada banyak pertanyaan yang muncul di kepala setiap penduduk yang melihat mereka.


Didepan kediaman Bao San yang berdekatan dengan balai kota Shenmu, para prajurit yang berjaga langsung memberi hormat saat ketiganya tiba ditempat itu.


Seorang prajurit langsung berlari ke dalam kediaman Bao San untuk melaporkan kedatangan Xue Yunlei serta Bao Meng Ling.


Bao San yang mendapatkan kabar tersebut langsung keluar untuk menyambut Xue Yunlei.


"Selamat datang tuan, silahkan masuk". Sambut Bao San dengan ramah.


Setelah itu Bao San mempersilahkan Xue Yunlei dan Huaxianzi untuk duduk, pria tua itu belum menyapa putrinya.


" Tuan, apakah ada yang bisa saya bantu? ". Lanjut Bao San bertanya kepada Xue Yunlei.


Saat Bao San bertanya, Bao Meng Ling langsung berdiri dan pergi meninggalkan ruangan tersebut dengan sikap yang terlihat penuh dengan emosi.


Bao San yang melihat tingkah putrinya itu merasa sangat terkejut dan takut, karena jika Xue Yunlei merasa tersinggung dia akan terkena dampaknya.


" Tuan Bao, kedatangan ku kali ini hanya untuk mengantarkan nona Bao, sebab ada begitu banyak urusan yang harus aku lakukan".


"Semua urusan yang akan aku lakukan sangat berbahaya, sehingga aku tidak mungkin lagi membawa serta nona Bao".


" Tolong kau jaga dia dengan baik, karena dia adalah harta satu - satunya yang sangat berharga dalam hidupmu ". Tutup Xue Yunlei.


" Terima kasih tuan atas kebaikannya, aku pasti akan menjaga serta mendidik putriku sebaik mungkin ". Balas Bao San menanggapi.


" Ada satu hal lagi yang ingin aku tanyakan kepadamu ". Lanjut Xue Yunlei.


" Hal apa yang ingin tuan tanyakan!? ". Tanya Bao San penasaran.

__ADS_1


" Aku ingin mengetahui tentang rumor yang beredar tentang petunjuk kedua kitab teknik tingkat dewa ". Jawab Xue Yunlei.


" Oh, rumor itu memang benar berkembang dari kota Shenmu ini. Hal itu karena ada sosok yang mencoba membuat kegaduhan untuk dunia persilatan ".


" Saat kami menyelidiki kasus penyerangan yang terjadi di desa itu, kami menemukan ada jejak yang ditinggalkan oleh Partai Qing Ceng, sehingga aku juga tidak mengetahui siapa yang membocorkan informasi tersebut ".


" Rumor tentang Partai Qing Ceng yang menyerang desa itu telah tersebar. Itu juga dikuatkan dengan seorang pemuda yang sedang menyelidiki juga masalah itu".


"Dan menurut perkiraan orang - orang yang mendengar berita itu, mereka berpikir bahwa tuanlah yang melakukan pembunuhan terhadap pendekar yang merampas petunjuk letak kedua kitab itu ".


" Kenapa mereka berpikir aku yang melakukan hal itu? ". Xue Yunlei menyela penjelasan Bao San dan melontarkan pertanyaan kepada penguasa kota Shenmu itu.


" Mereka berpikir tuan yang melakukan hal itu karena kemampuan yang tuan miliki ". Jawab Bao San seadanya saja.


" Hmm, sepertinya masalah ini akan semakin rumit, ternyata diriku juga ikut terlibat dalam rumor itu, tetapi sebenarnya siapa yang sengaja menyebarkan rumor ini!? ". Gumam Xue Yunlei.


" Aku juga sudah mengerahkan kekuatanku dikota ini, akan tetapi aku tidak menemukan siapa orang yang sengaja menyebarkan rumor tersebut ".


" Dan sepertinya, Partai Qing Ceng yang menjadi kambing hitam atas peristiwa yang menimpa desa dimana petunjuk itu ditemukan ". Tutup Bao San dengan wajah yang serius.


" Menurutmu, apakah Partai Qing Ceng akan melakukan hal itu? ". Tanya Xue Yunlei.


" Tuan, jika memang benar penyerangan itu dilakukan oleh partai Qing Ceng, pasti tidak akan ada bukti yang tertinggal di tempat kejadian". Jawab Bao San dengan penuh keyakinan.


"Mengapa kau begitu yakin seperti itu? ". Tanya Xue Yunlei lagi.


" Tuan, partai Qing Ceng ini adalah kaki tangan dari raja Xia Jie, sehingga setiap tindakan yang mereka lakukan sangat rapih. Mana mungkin mereka akan meninggalkan petunjuk seperti itu". Jawab Bao San.


"Akhir - akhir ini, aku juga mendengar jika Partai Qing Ceng beserta dengan beberapa perguruan ilmu bela diri yang juga memiliki hubungan dekat, telah merencanakan untuk menguasai dunia persilatan, sehingga jika tindakan ini diarahkan kepada Partai Qing Ceng, itu akan sangat berkaitan". Lanjut Bao San.


"Sepertinya kabar itu juga sudah tersebar luas, padahal yang aku dengar kabar itu hanya diketahui oleh para petinggi sekte besar serta perguruan ilmu bela diri, tetapi mengapa bisa di ketahui oleh banyak orang!? ". Gumam Xue Yunlei.


Pemuda itu semakin penasaran dengan sosok atau kelompok yang merencanakan semua itu. Namun dia tidak bisa dengan sembarangan menebaknya, karena itu akan menjadikan dirinya salah sasaran untuk membalaskan dendam bagi Tang Hao bersama istrinya serta bagi Tang Rong.


"Kita tinggal melihat bagaimana perkembangan setiap sekte dan perguruan ilmu bela diri yang ada di negara Xin ini. Menurutku mereka pasti akan bergerak setelah mendengar rumor yang beredar tersebut". Ujar Xue Yunlei.


" Iya tuan, aku juga pasti akan memiliki banyak tamu, sebab akhir - akhir ini, aku melihat sudah ada pergerakan anggota sekte serta murid - murid dari perguruan ilmu bela diri di kota Shenmu ini. Menurutku, mereka sedang mencari informasi tentang rumor yang beredar itu". Balas Bao San.


Mereka terus berbincang-bincang dan membahas tentang rumor yang telah beredar itu dan juga mencoba menebak sosok atau kelompok yang sengaja menyebarkan rumor itu.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2