
Tang Hao terus memperhatikan tingkah laku Xue Yunlei yang terlihat seperti orang idiot.
"Rong'er, ayah ingin bertanya kepadamu, apakah kamu telah memberikan ramuan pembersih ingatan kepada pemuda ini? ".
Mendengar pertanyaan ayahnya membuat Tang Rong sedikit menunjukkan reaksi terkejut sebelum dirinya menjawab untuk menanggapi pertanyaan itu.
Melihat tingkah putrinya, Tang Hao segera mengetahui bahwa apa yang dia tanyakan itu memang benar telah diberikan kepada pemuda didepannya.
"Ayah, biarkan saja dia tinggal bersama dengan kita untuk selamanya". Tutur Tang Rong dengan nada suara yang memohon kepada ayahnya.
" Rong'er, apa yang kamu lakukan itu tidak benar, sebab kamu menginginkan sesuatu tanpa persetujuannya, dan itu akan membuat dirimu terluka jika ingatannya kembali lagi ". Ucap Tang Hao menasihati putrinya.
" Tidak, selamanya ingatannya tidak akan kembali, aku akan memastikan hal itu ". Tang Rong menimpali perkataan ayahnya.
" Rong'er, apa yang ayah katakan itu demi kebaikan dirimu, jadi kamu harus mendengar perkataan ayah ".
" Tidak! Ayah tidak menyayangiku, karena ayah tidak memikirkan kebahagiaanku, ayo kita pergi". Tutup Tang Rong sambil menarik lengan Xue Yunlei untuk pergi dari kediaman itu.
"Rong'er! Rong'er! ". Teriak Tang Hao untuk menghentikan tindakan yang putrinya lakukan.
" Ada apa suamiku? Apa yang sedang terjadi!? ". Tanya istri Tang Hao.
" Lihat putrimu itu, dia telah berani membangkang kepadaKu, lihat saja nanti kalau tindakan yang dia lakukan itu tidak akan mendatangkan suatu masalah, pasti kita akan mendapatkan masalah atas hasil perbuatannya itu ". Tutur Tang Hao menyalahkan putrinya.
" Suamiku, sudahlah, jika pemuda itu tetap berada di desa ini, rahasia itu pasti akan tetap terjaga ". Ucap istrinya menasihati Tang Hao.
Pria itu hanya bisa diam dan tidak lagi bisa berkata-kata, hanya rasa khawatir yang masih terlihat di wajahnya.
Situasi itu terus berlanjut selama enam bulan, dan kini Xue Yunlei mulai bisa berbicara dan bisa berkomunikasi dengan siapa pun.
Kepala desa yang melihat tingkah laku Xue Yunlei segera mempertanyakan kepada Tang Hao mengapa bisa seperti itu.
Tang Hao tidak bisa menjawab dengan jujur pertanyaan kepala desa tersebut.
Kepala desa merasa curiga dengan sikap Tang Hao, sehingga pria tua itu kembali mengulangi pertanyaannya.
"Ketua, putriku ingin tetap bersama dengan pemuda itu, sehingga dia telah melakukan hal yang tidak terpuji, mohon ketua memaafkan kesalahan putriKu". Ungkap Tang Hao.
" Apakah putrimu telah memberikan ramuan pembersih ingatan kepada pemuda itu? ".
" Iya ketua". Jawab singkat Tang Hao.
"Hhmm... Ramuan itu tidak memiliki penawarnya, sehingga pemuda itu akan kehilangan ingatan masa lalunya secara permanen".
" Ketua, sekali lagi saya memohon kepada ketua untuk memaafkan putriku".
"Sudahlah, hal itu telah terjadi, apa lagi yang bisa kita lakukan!? ". Balas kepala desa.
__ADS_1
" Tetapi yang sangat disayangkan adalah, kemampuan ilmu bela diri yang dia miliki kini telah dilupakan olehnya ".
" Dan untuk meningkatkan kembali basis kultivasinya, itu akan membutuhkan waktu yang tidak singkat ".
" Tetapi jika kejeniusan pemuda itu tidak hilang, pasti dengan bimbingan seseorang, dia bisa meningkatkan kembali basis kultivasinya ". Tutup kepala desa.
"Ketua, apakah anda bisa membantunya agar dia bisa kembali berkultivasi? ". Tanya Tang Hao.
" Jika dia sudah bisa berkomunikasi dengan baik, aku akan mencoba untuk membimbinya berkultivasi". Jawab kepala desa.
"Saat ini, pemuda itu belum bisa berkomunikasi dengan baik, karena dia masih terlihat seperti seorang bocah yang baru berusia dua tahun". Tang Hao menjelaskan.
" Jika demikian, kita harus bersabar untuk menunggunya untuk bisa berkomunikasi dengan baik, setelah itu aku akan membimbingnya untuk bisa berkultivasi ". Tutur kepala desa.
" Terima kasih ketua atas kebaikan serta pengertian ketua".
, ***
Di dalam goa dihutan ilusi, kini Xiao Lin Meng, Xiao Ning Lan dan juga Rui Lianjin telah selesai meningkatkan basis kultivasi mereka bertiga.
Kini basis kultivasi Xiao bersaudara adalah seorang pendekar raja.
Sedangkan basis kultivasi Rui Lianjin saat ini adalah sebagai seorang pendekar petapa.
"Nona Huaxianzi, dimana tuan muda Xue Yunlei? Apakah dia masih berkultivasi?". Tanya Xiao Lin Meng.
" Terus, bagaimana dengan kita?". Tanya Xiao Lin Meng lagi.
"Tuan Xue Yunlei telah berpesan, jika kalian ingin kembali ke kota Chingli, aku diperintahkan untuk mengantarkan kalian".
" Tetapi jika kalian ingin menyusulnya, tuan Xue Yunlei berpesan untuk menunggu mereka berdua di kota yang terletak di perbatasan wilayah padang gurun ". Huaxianzi menjelaskan.
" Jika seperti itu, apakah saat ini kita sudah bisa pergi meninggalkan tempat ini untuk bisa menyusul tuan muda Xue Yunlei? ". Tanya Xiao Lin Meng.
" Iya, kita sudah bisa meninggalkan tempat ini, jadi bersiaplah untuk segera pergi dari tempat ini". Ujar Huaxianzi.
"Aku sudah siap untuk pergi, bagaimana dengan kalian berdua? ". Tutur Xiao Lin Meng sambil menatap ke arah Xiao Ning Lan dan juga Rui Lianjin.
" Aku juga telah siap untuk pergi ". Jawab Xiao Ning Lan.
" Aku juga telah siap". Jawab Rui Lianjin.
"Kalau begitu, ayo kita pergi dari tempat ini". Ajak Xiao Lin Meng yang terlihat tidak sabar lagi untuk bertemu dengan Xue Yunlei.
Huaxianzi pun segera menganggukkan kepalanya dan berkata.
" Nona Rui, kamu bawa nona Xiao Ning Lan, aku akan membawa nona Xiao Lin Meng ". Sambil menatap Rui Lianjin.
__ADS_1
" Baik! ". Jawab Rui Lianjin singkat.
Keempat wanita itu pun segera pergi meninggalkan goa yang terletak di hutan ilusi tersebut.
Tidak lama kemudian mereka pun kini bisa melihat sebuah kota, sehingga Huaxianzi dan Rui Lianjin segera mendarat dan akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Mereka tanpa kesulitan memasuki kota Shenmu dan segera pergi mencari penginapan untuk beristirahat.
Kecantikan keempat wanita itu menarik perhatian para lelaki yang melihat paras mereka.
Rui Lianjin segera mengingatkan tiga wanita lainnya untuk selalu berhati-hati dan selalu waspada, sebab situasi itu bisa mendatangkan masalah yang serius bagi mereka berempat.
Apalagi saat itu Rui Lianjin dan Huaxianzi telah menekan basis kultivasi mereka berdua sebagai seorang pendekar raja.
"Empat wanita cantik dengan basis kultivasi sebagai seorang pendekar raja!? Sangat menarik". Tutur seorang pria yang melihat keempat wanita itu.
" Pemandangan ini sangat jarang terjadi, karena seperti biasanya, pasti ada seorang pendekar pria yang akan mendampingi para wanita cantik, namun kali ini sepertinya mereka berempat sangat berani tanpa ada seorang pendekar pria".
"Apakah latar belakang mereka sangat istimewa? Ataukah mereka berasal dari sebuah sekte besar!? ".
Pikiran yang muncul di benak setiap pria yang melihat keempat wanita cantik itu dengan hasrat yang ingin memiliki.
Namun mereka tidak ingin bertindak gegabah, karena basis kultivasi yang mereka miliki tidak biasa.
Sebagai seorang pendekar raja diusia yang masih terlihat sangat muda, adalah hal yang sangat langka di wilayah negara Xin itu.
Rui Lianjin segera berpikir untuk membeli cadar yang akan digunakan oleh mereka berempat agar paras mereka tidak terlihat oleh para pria hidung belang.
"Setelah kita mendapatkan kamar, aku akan pergi untuk membeli cadar, agar paras kita tidak terlihat". Ujar Rui Lianjin.
" Aku ikut! ". Seru Xiao Lin Meng.
" Tidak, nona tidak boleh ikut, karena itu bisa sangat merepotkan ". Balas Rui Lianjin menimpali perkataan Xiao Lin Meng.
" Kenapa? Apakah aku ini sangat merepotkan bagimu? ". Tanya Xiao Lin Meng merasa tersinggung dengan perkataan Rui Lianjin.
" Nona, Aku tidak bermaksud seperti itu, akan tetapi orang - orang di kota ini sangat berbeda dengan orang - orang yang berada di kota yang pernah kita lalui sebelumnya ".
" Di kota ini terlihat ada begitu banyak orang dengan penampilan yang baru pertama kali aku melihatnya, sehingga kita tidak mengetahui bagaimana kebiasaan mereka ".
" Aku memiliki basis kultivasi sebagai pendekar langit, sehingga akan sangat mudah untuk menghindari mereka ataupun untuk menghadapi mereka ". Tutup Rui Lianjin menjelaskan.
" Baiklah, kalau begitu, aku akan bersama dengan kakak Ning Lan dan juga nona Huaxianzi". Ucap Xiao Lin Meng menanggapi penjelasan Rui Lianjin.
Mereka berempat akhirnya memasuki salah satu penginapan yang terlihat sangat mega dan langsung menyewa sebuah kamar dengan ukuran yang sangat besar agar bisa ditempati oleh mereka berempat.
~Bersambung~
__ADS_1