
Xue Yunlei langsung tersenyum setelah berhasil memancing Yao Laohu untuk bertarung dengannya.
Melihat pria yang adalah harimau berkepala tiga itu telah melesat kearahnya, Xue Yunlei langsung bersiap untuk menyambut serangan lawannya itu dengan seekor naga yang terbentuk dari elemen kayu untuk bisa mengelabuinya.
Hal itu karena Xue Yunlei ingin untuk mendapatkan senjata spiritual yang dia miliki.
Seekor naga kayu langsung menghadang pria itu dengan cakar dan kibasan ekornya.
Yao Laohu langsung menghujamkan mata tombaknya kearah naga kayu yang menyerangnya itu.
Jing Senlin langsung terkejut setelah melihat Xue Yunlei bisa mengendalikan pepohonan di sekitar tempat itu sehingga berbentuk seperti seekor naga.
"Ternyata bocah ini bisa menggunakan elemen kayu dengan sangat sempurna...benar-benar sangat jenius." Jing Senlin membantin.
"Jika kemampuannya hanya seperti itu, Yao Laohu bisa dengan mudah untuk bisa mengalahkan bocah ini." Gumam raja siluman ular yang menyaksikan pertarungan itu.
Raja rubah yang mendengar apa yang dikatakan oleh raja siluman ular langsung menanggapinya.
"Raja She, bangsa manusia sangat licik, sehingga kita belum bisa berspekulasi seperti itu saat ini...kita belum tahu apa yang bocah itu rencanakan...aku berpikir, bocah ini memiliki rencana yang lain sehingga ia menggunakan teknik seperti itu untuk menghadapi Yao Laohu."
Mendengar penjelasan dari Gai Bian, She Yaowang langsung menanggapinya.
"Apakah kau meragukan kemampuan raja siluman harimau itu?." Tanya She Yaowang.
"Bukan seperti itu yang ku maksudkan...akan tetapi kita juga harus mengantisipasi kelicikan bangsa manusia...sebab sebelum bertarung, pemuda itu sangat percaya diri untuk bisa mengalahkan Yao Laohu." Gai Bian kembali menjelaskan.
"Aku tidak sependapat denganmu...yang terpenting Yao Laohu bisa untuk membunuh bocah itu agar bisa membalaskan kematian komandan pasukan siluman ular yang telah dia bunuh." Ujar She Yaowang menanggapi penjelasan Gai Bian.
"Apakah kau pikir hanya bawahan mu saja yang telah dibunuh oleh bocah itu?." Balas Gai Bian dengan nada kesal.
"Sudahlah, tidak perlu berdebat lagi...bagaimana jika kita membantu Yao Laohu agar bisa secepatnya membunuh bocah itu!." Ujar seekor serigala bertubuh tinggi besar menyela perdebatan kedua raja siluman itu.
Serangan mata tombak yang telah diselimuti energi qi milik Yao Laohu terus menggempur naga kayu milik Xue Yunlei.
Duuuaaarrr...duuuaaarrr...duuuaaarrr
Bunyi ledakan yang terjadi akibat serangan Yao Laohu yang menerjang naga kayu yang juga sedang menyerangnya.
Serangannya itu bisa menghancurkan setiap bagian tubuh dari naga kayu milik Xue Yunlei. Akan tetapi bagian tubuh yang hancur itu langsung kembali ke bentuknya seperti semula.
Kini Xue Yunlei segera melanjutkan rencananya untuk melilit tubuh pria yang adalah raja siluman harimau itu dengan benang sutra emas miliknya.
Di saat yang bersamaan, dua raja siluman yang mendengar saran dari Langren yang adalah raja siluman serigala di wilayah itu. Langsung menatap serigala itu.
__ADS_1
Mereka pun sedikit berpikir kemudian menyetujui saran dari raja siluman serigala tersebut.
Ketiga raja siluman itu langsung melesat untuk menyerang Xue Yunlei.
Melihat ketiga makhluk lainnya ingin membantu rekan mereka, Huaxianzi pun langsung berkata "Bagaimana pendekar Zhuan, apakah saat ini kita harus membantu tuan Xue Yunlei?." Dengan nada suara yang menekan.
"Iya! Ayo kita bantu pendekar Xue." Balas Zhuan Zhu sambil menarik formasi pelindung miliknya untuk membalut tubuhnya.
Huaxianzi pun melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh Zhuan Zhu serta langsung melesat untuk membantu Xue Yunlei.
Ribuan kelopak bunga yang telah berbentuk seperti formasi pertempuran kini sudah melesat menuju ke arah ketiga raja siluman itu.
Begitu juga dengan sebuah tombak besar berwarna kuning keemasan yang terbentuk dari energi qi milik Zhuan Zhu, kini sudah melesat juga kearah tiga raja siluman itu.
"Hati-hati! Sepertinya gadis itu memiliki teknik tingkat dewa juga!." Teriak Gai Bian kepada kedua rekannya.
Ketiga raja siluman itu langsung menjadi ciut setelah melihat teknik serangan milik Huaxianzi.
Kini mereka bertiga segera mengurungkan niat untuk membantu Yao Laohu karena harus membendung serangan dari Huaxianzi.
Ditempat yang lain, kini Xue Yunlei telah melepaskan serangan benang sutra emas miliknya kearah Yao Laohu disaat yang bersamaan dengan serangan pasak-pasak kayu berukuran besar yang di muntahkan oleh naga kayu miliknya.
Benang sutra emas itu sangat sulit dilihat jika dalam situasi yang kacau seperti saat itu.
Duuuaaarrr...duuuaaarrr...duuuaaarrr
Udara ditempat itu langsung dipenuhi dengan serpihan-serpihan kayu yang hancur. Dan disaat itulah benang sutra emas milik Xue Yunlei langsung melesat dan melilit tubuh raja harimau itu.
Dalam sekejap, Xue Yunlei langsung melesat dan meraih senjata pusaka spiritual milik Yao Laohu dan langsung memasukkannya kedalam cincin penyimpanan miliknya.
Sedangkan tubuh pria yang adalah perwujudan raja harimau berkepala tiga itu langsung terjatuh ketanah setelah tubuhnya terlilit oleh benang sutra emas milik Xue Yunlei.
"Brengsek! Bocah ini telah menggunakan trik licik untuk bisa mengalahkan diriku...lihat saja nanti, setelah aku memutuskan tali ini, aku akan mencincang tubuhmu itu." Yao Laohu menggerutu dengan penuh kemarahan.
Di tempat yang tidak jauh dari mereka berdua, ledakan pun kembali terdengar diatas udara saat serangan Huaxianzi berbenturan dengan serangan ketiga raja siluman.
Duuuaaarrr...duuuaaarrr...duuuaaarrr
Blaaarrr
Serangan Huaxianzi yang berbentuk seperti formasi pertarungan milik Xue Yunlei langsung hancur setelah terkena serangan ketiga raja siluman itu.
Namun tombak milik Zhuan Zhu masih melesat dengan cepat kearah salah satu raja siluman.
__ADS_1
"Gai Bian! Hati-hati!." Teriak Langren.
Duuuaaarrr
Tubuh Gai Bian terkena serangan tombak energi milik Zhuan Zhu serta langsung terpental kebelakang dan langsung menabrak sebuah batu besar.
Blaaarrr
Batu besar itu langsung hancur berkeping - keping akibat tabrakan yang terjadi.
"Sial! Serangan pria tua itu tidak bisa aku hindari...aku akan membalasnya." Gai Bian mengumpat.
Zhuan Zhu tidak memberikan kesempatan bagi Gai Bian untuk kembali bisa bertarung melawan mereka berdua.
Sebelum Gai Bian bisa memperbaiki posisi tubuhnya,sebuah tombak energi kini kembali melesat untuk menyancam keselamatan dirinya.
"Brengsek! Sepertinya pria tua itu tidak memberikan kesempatan bagiku untuk bisa bangkit menyerangnya." Gai Bian kembali mengumpat karena perbuatan Zhuan Zhu.
Tubuh raja siluman rubah itu langsung melentingkan tubuhnya kesamping untuk menghindari serangan tombak energi milik Zhuan Zhu. Hanya itu yang bisa dia lakukan saat itu.
Blaaarrr
Tombak energi milik Zhuan Zhu hanya bisa menghancurkan permukaan tanah yang awalnya tubuh Gai Bian terbaring.
Sedangkan kedua raja siluman yang lain kini telah melepaskan serangan kearah Huaxianzi.
Semburan racun milik raja siluman ular serta seekor serigala yang tercipta dari energi qi milik Langren dengan cepat melesat kearah Huaxianzi.
Peri itu langsung menyambut serangan keduanya dengan sebuah kelopak bunga yang berukuran besar.
Booommm
Benturan serangan Langren dan Huaxianzi kembali membuat area disekitarnya bergetar.
Namun semburan racun milik She Yaowang masih tetap melesat kearahnya.
Xue Yunlei yang awalnya berniat untuk menghampiri tubuh Yao Laohu yang sudah terbaring ditanah, mengurungkan niatnya karena melihat Huaxianzi dalam keadaan bahaya.
Naga kayu miliknya segera melesat dengan cepat untuk membendung semburan racun milik She Yaowang.
Duuuaaarrr
Semburan racun She Yaowang menerjang tubuh naga kayu milik Xue Yunlei dan membuat batang pepohonan langsung meleleh akibat keganasan racun itu.
__ADS_1
Jika Xue Yunlei terlambat sedikitpun, sudah bisa dipastikan hidup Huaxianzi akan berakhir.
~Bersambung~