
Setelah pertempuran yang terjadi, Xue Yunlei pun berniat untuk berkultivasi lagi agar bisa menerobos menjadi seorang pendekar dewa.
Dan tempat yang akan dia gunakan untuk berkultivasi adalah dunia lain yang dia temukan di dalam goa dibalik air terjun.
Karena tujuannya itu, sehingga Xue Yunlei menyuruh sembilan peri lainnya untuk kembali ke hutan ilusi.
Sedangkan untuk Zhuan Zhu dan Zhen Ji, dirinya memberikan sebuah teknik tingkat dewa yang telah dia tulis untuk bisa dikuasai oleh keduanya.
Dan dirinya memerintahkan agar Zhuan Zhu setelah selesai menguasai teknik tersebut untuk segera pergi menemuinya di kota Yin.
Zhuan Zhu dan Zhen Ji pun merasa senang dengan pemberian Xue Yunlei itu, sehingga mereka berdua sangat berterima kasih kepada pemuda itu.
Mereka pun akhirnya berpisah di kota Rong Cheng.
Huaxianzi pergi bersama Xue Yunlei. Zhen Ji pergi bersama sembilan peri yang lain dan akan berpisah sebelum mereka tiba di kota Yenan. Sedangkan Zhuan Zhu pergi ke tempat yang akan dia gunakan untuk berlatih.
Perjalanan Xue Yunlei dan Huaxianzi tidak mendapatkan hambatan sedikitpun hingga tiba di hutan dimana goa itu berada.
"Huaxianzi, ayo kita masuk bersama." Ucap Xue Yunlei.
Keduanya pun segera melesat menerobos air terjun untuk memasuki goa yang ada dibaliknya.
Setelah berada di mulut goa itu, Xue Yunlei segera menciptakan formasi pengabur dan formasi segel agar orang lain tidak bisa memasuki goa itu.
Setelah itu keduanya pun segera berjalan masuk kedalam goa itu hingga tiba di kolam yang didalamnya adalah dunia lain yang Xue Yunlei temukan.
"Huaxianzi, kau tetap diam dan berkultivasi disini, aku akan masuk kedalam kolam ini."
"Sebelum aku kembali, kau jangan sekali pun meninggalkan tempat ini." Ujar Xue Yunlei.
"Baik penguasa, aku akan menunggu disini sampai penguasa kembali." Balas Huaxianzi.
"Baiklah, kalau begitu aku akan masuk kedalam kolam ini." Ucap Xue Yunlei yang langsung melompat dan menyelam kedasar kolam itu.
Huaxianzi pun segera berkultivasi untuk menunggu pemuda itu kembali.
Setelah bisa melihat cahaya didasar kolam, Xue Yunlei menambah kecepatannya untuk menyelam lebih dalam lagi hingga akhirnya tercipta pusaran air dan menyedot tubuhnya.
Tubuh Xue Yunlei pun kini terhempas ke tanah dimana dirinya telah memasuki dunia lain yang menjadi tujuannya.
"Baiklah, aku akan mencari tempat yang tepat untuk bisa aku gunakan berkultivasi." Gumamnya sambil melangkah mencari tempat yang dia maksudkan.
__ADS_1
Xue Yunlei pun segera menuju ke salah satu tempat yang pernah dia lihat sebelumnya yang menurutnya pas untuk bisa digunakan.
Setelah dua jam berjalan, akhirnya Xue Yunlei tiba di tempat tersebut dan mulai mencari sebuah batu yang memiliki permukaan yang datar.
Akhirnya pemuda itu menemukan salah satu batu yang sesuai dengan keinginannya serta langsung naik dan duduk diatasnya untuk mulai berkultivasi.
Xue Yunlei segera mengeluarkan buah Persik dari dalam cincin penyimpanan miliknya dan mulai memakan buah itu hingga habis.
Setelah selesai memakannya, Xue Yunlei mulai menyerap esensi energi yang terkandung didalamnya.
Energi besar mulai bergejolak didalam tubuh Xue Yunlei dan mulai diserap oleh pemuda itu bersamaan dengan energi alam yang ada didunia tersebut untuk dikelola menjadi energi qi.
Setelah selesai menyerap energi yang terkandung didalam buah Persik, akhirnya Xue Yunlei pun segera menggunakan energi qi yang dia miliki untuk mengaktifkan teknik yang bisa menciptakan inti jiwa didalam dunia jiwa miliknya.
Proses tersebut membutuhkan waktu yang lama hingga dirinya berhasil menciptakan inti jiwa didalam dunia jiwa miliknya.
Seluruh esensi kehidupannya menyatu dan membentuk sebuah bola berukuran seperti kelereng dan berwarna kuning keemasan.
Bola keemasan itu melayang di atas permukaan lautan jiwa sehingga menerangi seluruh dunia jiwa miliknya.
Kini kekuatan jiwa milik Xue Yunlei sudah bisa mengimbangi kekuatan jiwa milik roh dewa tersebut.
Esensi dari buah Persik itu tidak bisa memenuhi dunia jiwa miliknya, sehingga Xue Yunlei harus berkultivasi lagi untuk bisa memenuhi dunia jiwa miliknya.
Karena energi qi miliknya telah memenuhi dunia jiwa miliknya sehingga cahaya kuning keemasan kini mulai merembes keluar dari dalam tubuhnya sehingga cahaya itu bisa terlihat dari jarak yang jauh jika ada orang lain didunia itu.
Xue Yunlei pun menghabiskan waktu untuk berkultivasi selama dua tahun lebih untuk bisa memenuhi dunia jiwa miliknya dengan energi qi yang dia serap dari dunia tersebut.
Jika berkultivasi ditempat lain, sudah bisa dipastikan dirinya akan memerlukan waktu puluhan tahun untuk bisa memenuhi ruang didunia jiwa miliknya itu.
Xue Yunlei pun segera mencari sumber daya yang ada didunia itu untuk kembali diserapnya agar bisa meningkatkan basis kultivasinya hingga ke tahap puncak pendekar dewa bumi.
Hal itu kembali dia lakukan selama dua tahun lebih, sehingga dirinya sudah menghabiskan waktu selama lima tahun di dalam dunia tersebut.
Karena untuk menerobos menjadi pendekar dewa langit membutuhkan sumber daya yang lebih baik lagi dari pada buah Persik yang telah dia serap, sehingga Xue Yunlei menghentikan kultivasinya setelah bisa mencapai tahap puncak sebagai pendekar dewa bumi.
Pemuda itu pun segera keluar dari dunia tersebut untuk kembali melanjutkan tujuannya menuju ke tempat dimana bangsa kurcaci berada agar bisa memiliki pedang pusaka tingkat tinggi.
Setelah keluar dari dunia tersebut, kehadirannya sudah dinantikan oleh Huaxianzi.
"Penguasa, apakah anda telah menerobos menjadi pendekar dewa bumi?."
__ADS_1
"Iya, aku sudah menerobos menjadi pendekar dewa bumi." Jawab Xue Yunlei.
"Sudah berapa lama aku meninggalkanmu?." Tanya Xue Yunlei untuk mengetahui perbedaan waktu alam yang berada di dasar kolam dengan alam asalnya.
"Aku menunggu penguasa disini sudah lima bulan berlalu." Jawab Huaxianzi.
"Sepertinya satu tahun dialam itu adalah satu bulan di dunia ini." Pikir Xue Yunlei.
"Baiklah, ayo kita pergi dari goa ini." Ujar Xue Yunlei mengajak Huaxianzi.
Keduanya pun segera berjalan keluar dari goa itu. Setelah sampai dimulut goa, Xue Yunlei langsung mengibaskan tangannya untuk membuka formasi yang telah dia pasang dimulut goa itu.
Setelah selesai, akhirnya mereka berdua segera melesat meninggalkan tempat tersebut untuk menuju ke kota Yin.
Keduanya terlebih dahulu singgah di kota Chang'an sebelum menuju ke kota Yin, itu karena mereka berdua memang akan melewati kota tersebut.
Namun Xue Yunlei terlebih dahulu menggunakan teknik yang diajarkan oleh Zhuan Zhu untuk merubah wajahnya.
Sedangkan wajah Huaxianzi juga dirubah oleh Xue Yunlei agar tidak dikenali juga oleh Li Ziquan dan juga orang-orang dikota itu yang mengenal mereka berdua.
Setelah memasuki kota Chang'an, Xue Yunlei dan Huaxianzi segera pergi ke restoran Wenchang untuk menikmati makanan terbaik ditempat itu.
Itu karena pemuda itu sudah lama tidak menikmati makanan selama berkultivasi.
Keduanya pun memasuki restoran Wenchang dan langsung disambut serta dilayani oleh seorang pelayan.
Saat pesanannya sudah tersedia, Xue Yunlei segera menyantap dengan lahap setiap makanan yang telah tersedia di hadapannya.
Pengunjung direstoran itu menatap dengan penuh rasa heran dengan apa yang dilakukan oleh Xue Yunlei.
"Apakah orang itu tidak pernah makan selama beberapa hari?."
"Cara makannya seperti seekor babi."
"Sepertinya orang itu tidak pernah didik sehingga cara makannya seperti itu."
Kata - kata yang keluar dari mulut setiap orang yang melihat tindakan Xue Yunlei.
Hal tersebut diketahui oleh pemuda itu, akan tetapi dia tidak menghiraukan perkataan mereka dan terus menikmati makanan yang sudah beberapa kali di pesannya.
~Bersambung~
__ADS_1