PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 219. Kejutan Bagi Nu Xiannu


__ADS_3

Beberapa bulan kemudian setelah pertempuran yang terjadi antara kelompok Raja Iblis dan kelompok bangsa peri penguasa danau, kejadian itu telah memberikan perubahan di kota Rehe.


Penguasa kota Rehe saat ini adalah seorang pendekar yang berasal dari suku bar-bar dan telah mengusir Yan Xu dan Yan Rui dari kota itu.


***


Di dunia yang diciptakan oleh leluhur agung bangsa peri penguasa danau, kini terlihat Huaxianzi telah selesai meningkatkan kekuatannya dan terus bermeditasi untuk menunggu Xue Yunlei selesai meningkatkan basis kultivasinya.


Tiba-tiba Nu Xiannu membuka matanya dan merasa terkejut dengan sosok yang berada disampingnya.


Terlihat Huaxianzi sedang duduk bermeditasi. Sedangkan Xue Yunlei terlihat sedang terbaring di tempat yang sama dengannya.


Sontak saja wanita cantik itu segera bangun dan duduk sambil menatap kedua sosok tersebut secara bergantian.


"Mengapa mereka berdua berada ditempat ini bersama denganku?" Pikir Nu Xiannu.


Nu Xiannu kembali mengingat apa yang telah terjadi dengan dirinya.


Setelah dia bisa mengingatnya, wanita itu merasa semakin heran dengan keberadaan kedua sosok tersebut "Apakah mereka juga dibawa oleh leluhur agung ketempat ini?" Pikir Nu Xiannu.


"Bagaimana mungkin mereka bisa bertemu dengan leluhur agung? Bukankah mereka telah pergi untuk melanjutkan perjalanan mereka?"


Nu Xiannu tidak habis pikir dengan keberadaan Xue Yunlei dan Huaxianzi.


Karena Huaxianzi hanya bermeditasi untuk menunggu Xue Yunlei selesai berkultivasi, sehingga peri itu juga telah mengetahui jika Nu Xiannu telah selesai meningkatkan kekuatannya juga.


Huaxianzi langsung membuka matanya perlahan dan segera menatap kearah Nu Xiannu berada.


"Nona...senang bisa bertemu dengan mu lagi." Ucap Huaxianzi menyapa Nu Xiannu.


Peri penguasa danau itu langsung melotot menatap Huaxianzi.


"Bagaimana kalian berdua bisa berada di tempat ini?" Pertanyaan yang dilontarkan oleh Nu Xiannu.


"Sepertinya nona belum mengetahui mengapa kita berdua bisa berada di tempat ini...itu karena leluhur agung kalian telah membawa kami kesini...bukan hanya kami berdua saja, melainkan keempat rekan kami juga berada di dalam dunia ini." Huaxianzi menjelaskan untuk menjawab pertanyaan Nu Xiannu.


"Mengapa leluhur agung bisa membawa kalian kesini? Apa yang kalian lakukan sehingga dia bisa sangat mempercayai orang luar seperti kalian ini?"


"Pertanyaan nona itu tidak bisa aku jawab, sebab kami juga tidak mengetahui alasannya mengapa dia mau mempercayai kami sehingga membawa kami ketempat ini." Balas Huaxianzi.


"Terus, apa yang pemuda ini sedang lakukan? Apakah dia sedang terluka juga?"


"Tidak, dia tidak sedang terluka, tetapi aku juga tidak mengetahui mengapa dia seperti itu...yang aku ketahui hanyalah, leluhur agung kalian bersama dengannya memasuki tempat ini...saat aku juga diajak masuk oleh leluhur agung, aku melihat dia sudah seperti itu." Jawab Huaxianzi.


Saat keduanya sedang berbincang-bincang, tiba-tiba sebuah energi besar mulai merembes keluar dari tubuh Xue Yunlei.

__ADS_1


Melihat situasi itu, keduanya segera menjauh dan menciptakan formasi pelindung agar tidak terkena dampak dari ledakan energi tersebut.


Booommm


Bunyi ledakan terjadi saat energi yang sangat besar keluar dari tubuh Xue Yunlei. Namun ledakan itu tidak memberikan dampak sedikitpun diarea sekitarnya, sebab leluhur agung telah menciptakan formasi pelindung untuk Xue Yunlei.


Pemuda itu segera menstabilkan semua titik akupuntur yang ada di seluruh tubuhnya sehingga energi besar itu kembali memasuki tubuhnya dan mengisi dunia jiwa miliknya.


Akhirnya Xue Yunlei kini telah menerobos menjadi seorang pendekar dewa surgawi awal, namun karena energi hasil kultivasi selama lima ribu tahun yang disalurkan oleh leluhur agung bangsa peri penguasa danau masih belum sepenuhnya dikelola menjadi energi qi miliknya, sehingga Xue Yunlei kembali melanjutkan kultivasinya untuk naik sampai ke tahap akhir sebagai pendekar dewa surgawi.


"Apakah dia ingin melanjutkan kultivasinya?" Tanya Nu Xiannu sambil menatap kearah Huaxianzi.


"Sepertinya begitu." Jawab Huaxianzi singkat.


"Baiklah, saat ini aku tidak ingin mencampuri urusan kalian dengan leluhur agung, jadi aku akan segera kembali ke istana bangsa kami untuk melihat perkembangan yang telah terjadi."


"Menurutku, sepertinya anda telah melewati tiga bulan karena berada di tempat ini." Ucap Huaxianzi.


"Apa katamu? Aku sudah tiga bulan berada di tempat ini?" Balas Nu Xiannu dengan terkejut.


Tanpa berpikir panjang lagi, Nu Xiannu segera pergi dari tempat itu dan meninggalkan dunia yang diciptakan oleh leluhur agung bangsanya.


Dia bisa melakukan hal itu karena pria sepuh itu telah memberitahukan kepadanya lewat kekuatan jiwa yang dia miliki.


***


Di istana yang berada didasar danau, kehadiran Nu Xiannu membuat mereka sangat terkejut.


Tidak hanya karena kehadirannya, melainkan karena teknik yang dia gunakan hanya dimiliki oleh leluhur agung serta putra putrinya.


Raja peri menatap tajam kearah Nu Xiannu dan berkata "Sepertinya teknik yang kau gunakan itu sangat ku kenal...kau melatihnya dari siapa?" Tanya sang raja.


Ayah Nu Xiannu juga merasa terkejut dengan teknik yang digunakan oleh putrinya itu, sehingga dirinya juga merasa penasaran dari mana Nu Xiannu mempelajarinya.


"Teknik ini diberikan oleh leluhur agung melalui kekuatan jiwanya saat aku sedang memulihkan kesehatanku." Jawab Nu Xiannu.


Semuanya langsung terdiam setelah mendengar jawaban wanita itu.


Melihat sikap semua yang hadir di dalam aula utama istana bangsa peri, Nu Xiannu pun segera melontarkan pertanyaan "Apakah Raja Iblis itu tidak melakukan sesuatu yang berlebihan di wilayah kita?"


Tidak ada yang langsung menjawab pertanyaan Nu Xiannu.


Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya sang raja pun menjawab "Nanxian telah melakukan kesalahan yang sangat fatal sehingga membuat leluhur agung mengorbankan dirinya untuk menebus mereka dari tangan Raja Iblis."


Raja peri itu terus menceritakan kejadian yang terjadi saat mereka melakukan perlawanan serta kerugian yang mereka derita.

__ADS_1


Nu Xiannu hanya bisa terdiam sambil meneteskan air matanya saat mendengar cerita yang disampaikan oleh sang raja.


"Terus dimana Nanxian saat ini?" Tanya Nu Xiannu dengan penuh emosi.


"Nanxian telah mendapatkan hukuman dan kini telah tiada." Jawab sang raja.


"Bagus...jika tidak, aku sendiri yang akan membunuhnya." Ujar Nu Xiannu dengan penuh emosi.


Sang raja juga menjelaskan jika pertemuan mereka saat itu untuk membahas tentang kembalinya Raja Iblis setelah meningkatkan basis kultivasinya.


"Jika dia telah meningkatkan basis kultivasinya, sepertinya kita tidak bisa untuk mengalahkan Raja Iblis itu." Tutur sang raja.


"Yang Mulia, menurutku sebelum leluhur agung menyerahkan dirinya kepada Raja Iblis itu, beliau telah menyalurkan sebagian energi hasil kultivasinya selama dua ribu tahun kepadaku...apakah beliau juga telah menyalurkan sebagian energi hasil kultivasinya kepada kalian?" Tutur Nu Xiannu dan diakhiri dengan pertanyaan.


Perkataan Nu Xiannu kembali membuat semua yang hadir di ruangan itu menjadi terpaku karena tidak menyangka jika leluhur agung bisa menyalurkan hasil kultivasinya selama dua ribu tahun kepada Nu Xiannu.


Pemberian itu sangat berharga bagi mereka, sebab mereka bisa menghemat waktu selama dua ribu tahun untuk berkultivasi.


Beberapa saat kemudian akhirnya sang raja menjawab "Tidak ada diantara kami telah disalurkan sebagian kultivasi leluhur agung, sebab saat itu kami semua sedang berhadapan dengan Raja Iblis itu."


Mendengar jawaban sang raja, Nu Xiannu pun langsung terpikirkan Xue Yunlei dan Huaxianzi "Apakah leluhur agung telah menyalurkan juga sebagian kultivasinya kepada mereka berdua?"


"Aku harus mempertanyakan hal itu kepada wanita itu." Pikir Nu Xiannu dan langsung menghilang dari pandangan semua yang hadir di tempat itu.


"Apa yang dipikirkan olehnya? Mengapa dia pergi tanpa ada sepatah kata pun? Apakah dia telah mendapatkan sebuah petunjuk?" Pikir sang raja.


Hal yang sama juga dipikirkan oleh yang lainnya saat melihat tindakan Nu Xiannu.


Kini wanita itu telah memasuki dunia yang diciptakan oleh leluhur agung dan segera menuju ke tempat dimana Huaxianzi dan Xue Yunlei berada.


Sesampainya di tempat itu, Nu Xiannu pun segera menatap tajam kearah Huaxianzi dan melontarkan pertanyaan kepadanya "Apakah kau juga telah menerima sebagian hasil kultivasi leluhur agung kami?" Dengan penuh penekanan.


"Mengapa anda terlihat sangat emosi? Jika hal itu benar-benar terjadi, apa hakmu untuk bertanya? Apakah itu jerih payahmu sehingga kau terlihat sangat emosi?"


"Jawab saja pertanyaanku." Balas Nu Xiannu.


"Iya, aku memang telah menerima energi dua ribu tahun kultivasi leluhur agung kalian... kenapa? Alakah ada yang salah dengan hal itu?"


"Leluhur agung kalian saja dengan senang hati memberikan sebagian energi yang dia miliki kepadaku, mengapa kau terlihat seperti merasa keberatan dengan hal itu?"


"Apakah kau tau jika itu adalah pemberian terakhirnya sebelum dirinya dibunuh oleh Raja Iblis yang diakibatkan karena kedatangan kalian di wilayah kami ini?" Tutur Nu Xiannu dengan tubuh yang bergetar.


"Apa katamu? Leluhur agung kalian sudah terbunuh? Bagaimana mungkin itu bisa terjadi?" Tutur Huaxianzi tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar itu.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2