PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 150. Penginapan Cuizhu


__ADS_3

Kedatangan rombongan dari sekte Tongtian itu disertai dengan kedatangan sekte - sekte besar serta perguruan ilmu bela diri lainnya.


Kini kota Rong Cheng terlihat ramai karena kedatangan begitu banyak rombongan dari setiap sekte besar dan sekte menengah serta perguruan ilmu bela diri.


Sekte Shaolin, sekte Chuan Hao, sekte Angsa Putih, perguruan Tinju Besi, perguruan Mi Huang, perguruan Golok Api serta sekte dan perguruan ilmu bela diri lainnya.


Pasukan keamanan kota Rong Cheng kini semakin disibukkan untuk terus mengawasi setiap pergerakan anggota sekte dan para murid perguruan ilmu bela diri.


Para prajurit terus melaporkan setiap kedatangan rombongan tersebut kepada Zou Wenli.


Mendengar sekte Tongtian telah tiba, Xue Yunlei berniat untuk melihat apakah Xue Bang dan Shang Mingmei ikut serta didalam rombongan tersebut.


"Tuan Zou, sepertinya aku akan pergi menemui rombongan salah satu sekte yang telah tiba di kota ini ". Ucap Xue Yunlei memberitahukan kepada penguasa kota Rong Cheng bahwa dirinya hendak pamit undur diri.


" Tuan Xue, rombongan sekte mana yang akan anda kunjungi? ". Tanya Zou Wenli.


" Rombongan dari sekte Tongtian ". Jawab Xue Yunlei singkat.


" Hamba memberi hormat kepada penguasa! Hamba ingin melaporkan bahwa para pemimpin sekte maupun perguruan ilmu bela diri saat ini akan melakukan pertemuan di penginapan Cuizhu ". Prajurit itu melaporkan.


" Penginapan Cuizhu? Jika demikian, kita harus pergi kesana untuk menyapa mereka ". Ucap Zou Wenli.


" Tuan, sepertinya tindakan itu tidak tepat untuk dilakukan, sebab jika tindakan tuan Zou diketahui oleh anggota dari partai Qing Ceng, itu akan memberikan dampak yang buruk bagi kota Rong Cheng ini ". Tutur Xue Yunlei menanggapi keinginan Zou Wenli.


Penguasa kota Rong Cheng itu langsung terdiam sejenak dan memikirkan apa yang Xue Yunlei katakan.


" Iya tuan, apa yang dikatakan oleh tuan Xue Yunlei benar adanya, lebih baik tuan tidak pergi untuk menemui mereka ". Sambung Xingzu Ye mendukung perkataan Xue Yunlei.


" Baiklah, aku tidak akan pergi untuk menemui mereka ". Ucap Zou Wenli memberitahukan bahwa dirinya telah mengurungkan niatnya.


" Tuan Zou, jenderal Ling Jue dan para senior, aku pamit undur diri dulu ". Ucap Xue Yunlei sambil menangkupkan kedua tangannya.


Kesepuluh peri dan juga Zhuan Zhu juga ikut serta bersama dengan Xue Yunlei untuk pergi ke penginapan Cuizhu.


Zou Wenli bersama yang lainnya segera membicarakan tentang situasi yang ada di kota Rong Cheng serta tindakan seperti apa yang harus mereka lakukan untuk mengantisipasi segala hal yang tidak mereka inginkan.


Sedangkan Xue Yunlei bersama dengan kelompoknya terus melangkah untuk menuju penginapan Cuizhu yang dipandu oleh Zhuan Zhu.


Setelah mereka tiba di depan pintu penginapan Cuizhu, mereka langsung disambut oleh seorang pelayan.


"Apakah ada yang bisa saya bantu?". Tanya pelayan itu.


" Dimana tempat para pendekar berkumpul?". Tanya Xue Yunlei.

__ADS_1


"Mereka berada di salah satu paviliun yang terletak di belakang bangunan utama ini". Jawab sang pelayan.


Mendengar jawaban dari pelayan itu, Xue Yunlei pun segera melangkah untuk menuju ke tempat yang dikatakan oleh pelayan itu.


Saat Xue Yunlei dan yang lainnya hendak melangkah, pelayan itu langsung mencegahnya.


"Tuan, kalian tidak boleh untuk pergi ke sana, sebab tidak sembarang orang yang bisa pergi ke paviliun Wuyan".


" Kami juga diundang untuk menghindari pertemuan itu". Jawab Xue Yunlei untuk mengelabui pelayan itu.


Mendengar perkataan Xue Yunlei, pelayan itu pun membiarkan mereka untuk pergi ke tempat dimana para pendekar itu berada.


Namun setelah itu kelompok Xue Yunlei langsung di hadang oleh para murid dan anggota sekte yang berjaga.


"Berhenti! Siapa kalian dan untuk apa datang ke sini? ". Tutur seorang tetua sekte yang adalah seorang pendekar petapa suci tahap awal.


Ada empat orang tetua yang dipercayakan untuk menjadi pemimpin para anggota sekte serta para murid dari perguruan ilmu bela diri yang berjaga di keempat sisi paviliun Wuyan.


Dan tetua yang bertanya kepada Xue Yunlei berasal dari sekte Tongtian.


" Xue Yunlei memberi hormat kepada senior! ".


" Mohon maaf jika saya lancang,tetapi dilihat dari pakaian yang senior gunakan sepertinya senior berasal dari sekte Tongtian, apakah benar seperti itu? ". Lanjut Xue Yunlei menebak dan melontarkan pertanyaan.


" Iya, memang aku berasal dari sekte Tongtian, apakah ada yang bisa saya bantu? ". Tanya tetua itu.


" Kedatanganku kesini untuk menemui saudara Xue Bang dan nona Shang Mingmei. Apakah mereka berdua juga ikut serta datang ke kota ini? ". Jawab Xue Yunlei.


Mendengar jawaban pemuda didepannya, tetua itu langsung bisa mengingat siapa sosok yang berdiri didepannya itu.


" Zhou Botong memberi hormat kepada tuan muda Xue Yunlei! ".


" Maafkan orang tua ini yang tidak bisa mengenali tuan muda Xue! ". Lanjutnya sambil memberi hormat kepada Xue Yunlei.


" Sudahlah, tetua tidak perlu sungkan seperti itu. Apakah saudara Xue Bang dan nona Shang Mingmei ikut juga bersama dengan rombongan sekte Tongtian? ". Ucap Xue Yunlei yang kembali bertanya kepada Zhou Botong.


" Iya tuan muda Xue, mereka berdua ikut juga bersama dengan kami, apakah tuan muda ingin untuk menemui mereka berdua? ". Jawab Zhou Botong yang lanjut bertanya.


" Iya, tolong panggilkan mereka berdua, katakan jika aku ingin bertemu ". Jawab Xue Yunlei.


" Lebih baik tuan muda Xue Yunlei masuk saja untuk menemui mereka ". Ucap Zhou Botong mempersilahkan.


" Tidak, aku tidak perlu masuk, karena kehadiranku bisa mengganggu pertemuan mereka ". Ucap Xue Yunlei menanggapi.

__ADS_1


" Jika demikian, baiklah, aku akan memanggil mereka berdua, mohon tuan muda Xue menunggu sebentar ". Ucap Zhou Botong yang langsung memasuki aula utama paviliun Wuyan yang adalah bagian dari penginapan Cuizhu.


Zhou Botong langsung mendekati Shang Mingmei yang saat itu sedang duduk disamping seorang pendekar wanita yang adalah gurunya Jia Yifan.


" Ming'er, ada yang ingin bertemu denganmu dan juga Bang'er". Ucap Zhou Botong sambil berbisik.


Jia Yifan yang mendengar ucapan Zhou Botong langsung bertanya.


"Siapa yang ingin bertemu dengan muridku? ".


"Tetua Jia, yang ingin bertemu dengan muridmu adalah tuan muda Xue Yunlei". Jawab Zhou Botong.


" Apa katamu? Xue Yunlei? Apakah dia juga telah berada di kota Rong Cheng ini? ". Ucap Jia Yifan merasa terkejut.


"Tetua Zhou, jangan dulu pergi, aku akan memberitahukan hal ini terlebih dahulu kepada Ketua". Lanjut Jia Yifan sambil berdiri dan pergi mendekati Weng Yuang.


Setelah tiba disamping Weng Yuang, Jia Yifan pun memberitahukan tentang keberadaan Xue Yunlei yang saat ini sedang menunggu didepan pintu masuk paviliun Wuyan.


"Apa katamu? Apakah benar pendekar Xue Yunlei sedang berada didepan paviliun ini? ". Kata-kata yang keluar dari mulut Weng Yuang karena merasa terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Jia Yifan.


" Benar ketua, saat ini pendekar Xue ingin untuk bertemu dengan muridku dan juga dengan Bang'er". Balas Jia Yifan meyakinkan.


Weng Yuang segera berdiri dan berkata kepada seluruh ketua sekte dan ketua perguruan yang hadir di dalam aula paviliun Wuyan itu.


"Seluruh ketua yang hadir di tempat ini, ada hal penting yang ingin aku sampaikan kepada kalian, dan hal itu mengenai kekuatan yang bisa untuk membantu kita saat menyerang markas partai Qing Ceng".


" Dan sosok tersebut saat ini sedang menunggu didepan pintu masuk aula utama ini, bagaimana menurut ketua sekalian, apakah kita mempersilahkan dirinya untuk bergabung? ". Weng Yuang melontarkan pertanyaan untuk mendapat tanggapan dari seluruh ketua yang ada.


Seorang wanita yang terlihat sudah berusia enam puluhan tahun langsung berdiri dan berbicara.


" Jika kekuatannya sangat membantu, sebaiknya menurutku segera dipersilahkan untuk memasuki aula utama ini, karena tidak baik membiarkan seseorang yang memiliki basis kultivasi yang tinggi menunggu lama diluar sana, bagaimana menurut yang lain? ". Ucap Wenren Yu yang adalah ketua sekte Chuan Hao, salah satu sekte besar di wilayah negara Xin.


Kata-kata Wenren Yu sangat berpengaruh, sehingga ketua sekte dan perguruan ilmu bela diri yang lain langsung menyetujuinya.


Mendapatkan persetujuan dari semua ketua yang hadir, Weng Yuang pun langsung berkata kepada Zhou Botong.


"Tetua Zhou, cepat persilahkan pendekar Xue Yunlei untuk masuk". Perintahnya.


Tetua Zhou Botong segera keluar dan langsung menemui Xue Yunlei serta segera menyampaikan perintah dari ketua sekte Tongtian.


Xue Yunlei yang mendengar apa yang disampaikan oleh Zhou Botong segera memasuki ruang aula utama paviliun Wuyan bersama dengan Zhuan Zhu serta sepuluh peri.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2