PENDEKAR AWAN MERAH

PENDEKAR AWAN MERAH
Bab 270. Bertarung Dengan Xue Zhao


__ADS_3

Xue Zhao yang melihat senjata pusaka milik Xue Yunlei merasa sangat terkejut karena bisa merasakan aura energi yang sangat besar merembes keluar dari pedang pusaka tersebut.


"Sepertinya dia telah memiliki senjata pusaka tingkat dewa yang sangat kuat, itu bisa memberikan dampak yang sangat buruk bagi yang lainnya...jika demikian, aku harus menghadapinya sendiri." Pikir Xue Zhao dan langsung bersiap untuk bertarung.


Xue Yunlei segera membagikan sedikit benang sutra emas untuk Huaxianzi, Langren dan Yao Laohu serta kelima jenderal bangsa peri.


"Benda apa yang dia berikan kepada mereka? Mengapa aku bisa merasakan jika benda itu adalah milik makhluk surgawi?" Pikir Xue Zhao yang sempat melihat tindakan Xue Yunlei.


"Apakah itu yang membuat serangan formasi pertempuran tidak berdampak bagi mereka?" Lanjutnya lagi.


"Apa yang kau pikirkan? Apakah kau merasa takut untuk bertarung dengan ku?" Ucap Xue Yunlei setelah melihat sikap Xue Zhao.


"Hmmmphhh...sepertinya kau merasa terlalu percaya diri untuk bisa mengalahkanku...baiklah, terima ini!" Teriak Xue Zhao dan langsung menghilang dari tempatnya berdiri.


Xue Yunlei yang telah siap untuk menghadapi roh dewa itu segera menyambut serangannya dengan tebasan pedang pusaka miliknya.


Energi qi yang berbentuk seekor Naga Emas langsung berbenturan dengan energi yang dikeluarkan oleh pedang pusaka milik Xue Yunlei.


Semburan api dari mulut Naga Emas saling mendorong dengan energi pedang pusaka milik Xue Yunlei.


Keduanya terus menyalurkan energi qi mereka untuk saling menghancurkan satu dengan yang lain.


"Dengan basis kultivasi mu seperti itu, apakah kau pikir bisa untuk mengalahkan diriku? Bagiku kau terlalu banyak menghayal." Ucap Xue Zhao merendahkan Xue Yunlei.


"Jangan kau pikir basis kultivasi mu sedikit lebih tinggi dariku bisa mengalahkanku dengan begitu mudah...itu karena aku tidak berpikir untuk bisa mengalahkan dirimu dalam beberapa gerakan saja." Balas Xue Yunlei yang segera menciptakan Naga Logam Api yang juga telah dibaluti dengan kekuatan elemen petir miliknya dan langsung menerjang energi serangan api Naga Emas milik Xue Zhao.


Blaaarrr


Bunyi ledakan saat Naga Logam Api milik Xue Yunlei menghancurkan serangan api Naga Emas milik Xue Zhao.


Tubuh pemuda itu langsung terdorong ke belakang setelah ledakan itu terjadi.


"Sial, aku tidak menyangka jika dia bisa mengendalikan dia teknik secara bersamaan...memang dirinya sangat berbeda dengan pendekar yang lain." Xue Zhao membantin sambil bersiap untuk kembali bertarung.


Naga Emas dengan cepat kembali menyerang dengan cakar dan semburan api miliknya dari segala arah kepada Xue Yunlei.


Xue Yunlei mengendalikan Naga Logam Api miliknya untuk mengimbangi serangan Naga Emas milik Xue Zhao.


Kedua makhluk yang tercipta dari energi qi dan kekuatan spiritual keduanya saling menerjang satu dengan yang lain untuk saling menghancurkan.


Namun Xue Yunlei juga mengendalikan pedang pusaka miliknya untuk menyerang secara langsung kepada Xue Zhao.


Konsentrasi Xue Zhao kini mulai terganggu akibat serangan pedang pusaka milik Xue Yunlei yang secara terus menerus menebas dan menusuk tubuhnya.

__ADS_1


Di tempat yang tidak jauh dari tempat dimana Xue Yunlei dan Xue Zhao bertarung, terlihat Huaxianzi sedang bertarung menghadapi Raja Iblis dan juga Chen Kaibo.


Tidak hanya Huaxianzi, akan tetapi Yao Laohu dan Langren kini langsung pergi untuk membantu Gai Bian dan juga Shuhou untuk menghadapi Du Tiansang dan juga Tian Zhi yang memiliki basis kultivasi sebagai pendekar diranah immortal.


Tindakan keduanya itu karena kini Gai Bian dan Shuhou sudah terlihat sangat kelabakan untuk menghadapi kedua lawan yang masing-masing mengeroyok mereka.


"Saudara Gai, biar aku saja yang menghadapinya, kau hadapi saja pendekar diranah saint tahap puncak itu." Ucap Langren yang langsung menyerang Tian Zhi.


"Terima kasih saudara Langren karena telah datang untuk membantuku." Balas Gai Bian dan segera melanjutkan pertarungannya dengan Cha Hong.


Disisi yang lain, Yao Laohu juga melakukan hal yang sama dengan Langren dan menyuruh Shuhou untuk menghadapi Yi Feng yang adalah seorang pendekar diranah saint awal.


Sedangkan Bao Meng Ling dan Feng Ya masih tetap fokus untuk mengelola energi qi yang baru saja mereka serap dari Duxianzi dan Xiannu.


Setelah Du Tiansang bertukar beberapa serangan dengan Yao Laohu, akhirnya dia bisa merasakan kesulitan.


Situasi itu sangat berbeda dari sebelumnya, dimana dirinya dan Yi Feng secara bersama-sama menghadapi Shuhou.


"Benar-benar sangat kuat...serangan formasi pertempuran milikku tidak bisa membuat mereka terluka...jika terus seperti ini, tidak lama lagi aku bisa terluka serius oleh serangan mereka." Gerutu Du Tiansang sambil terus melakukan perlawanan terhadap lawannya.


Sedangkan Shuhou dan Gai Bian kini terlihat seimbang saat bertarung melawan Cha Hong dan Yi Feng.


Itu karena tenaga keduanya sudah terkuras saat di keroyok oleh kedua lawan mereka.


Situasi yang sulit saat ini dirasakan oleh para pendekar dewa yang menghadapi kelima jenderal peri yang kini sudah tidak lagi terpengaruh dengan serangan formasi pertempuran milik mereka.


"Jika kita tetap bertarung, sudah bisa dipastikan aku akan kehilangan anggota lebih banyak lagi. Mengapa Xue Yunlei bisa datang secepat ini untuk membantu mereka." Pikir Xue Zhao yang saat itu sedang bertarung.


"Apakah kau sedang menganggap remeh diriku sehingga masih sempatnya untuk menghayal?" Tutur Xue Yunlei yang melihat sikap Xue Zhao.


Tubuh Xue Zhao kembali lagi terdorong ke belakang saat terkena serangan energi pedang pusaka milik Xue Yunlei.


Sejauh beberapa ratus meter tubuh Xue Zhao terhempas dan menabrak pepohonan besar dihutan itu hingga terhenti di salah satu pohon yang besar.


Namun sebelum Xue Zhao kembali siap untuk bertarung, kini tubuh Xue Yunlei telah muncul didepannya dan segera melepaskan serangan dengan menggunakan pedang pusaka miliknya.


Satu tebasan saja langsung menghancurkan pohon besar dimana tubuh Xue Zhao tersandar sehingga membuat pohon itu tumbang.


Tetapi tebasan Xue Yunlei tidak mengenai sasaran, sebab dengan cepat tubuh Xue Zhao menghilang dari tempat itu.


Kini tubuh Xue Zhao sudah berada dibelakang Xue Yunlei dan langsung melepaskan serangan.


"Ohh, jadi ingin membokongku? Baiklah rasakan ini." Gumam Xue Yunlei sambil mengontrol Naga Logam Api untuk menyerang Xue Zhao.

__ADS_1


Tidak hanya itu saja, Xue Yunlei juga langsung memutarkan tubuhnya sambil mengayunkan pedang pusaka miliknya untuk menebas tubuh Xue Zhao.


Karena Xue Zhao sudah melepaskan serangan, sehingga energi pedang pusaka milik Xue Yunlei kembali berbenturan dengan energi qi milik Xue Zhao.


Blaaarrr


Bunyi ledakan kembali terjadi bersamaan dengan terhempasnya tubuh keduanya disebabkan ledakan tersebut.


Akan tetapi Xue Yunlei diuntungkan dengan benang sutra emas yang dia miliki untuk melindungi tubuhnya.


Berbeda halnya dengan Xue Zhao, meskipun basis kultivasinya sedikit lebih tinggi dari Xue Yunlei, namun karena telah menggunakan sebagian besar energi qi miliknya untuk menciptakan Naga Emas, sehingga dirinya kini mendapatkan luka dalam yang sedikit serius.


Bao Meng Ling dan Feng Ya yang telah selesai mengolah energi qi milik kedua jenderal bangsa peri itu, kini telah meningkatkan basis kultivasi mereka berdua ke tahap menengah sebagai pendekar diranah saint.


Saat Xue Zhao melihat hal itu, dirinya segera menghilangkan formasi pelindung yang dia ciptakan agar keduanya bisa terlepas.


"Nona, sepertinya tuan muda Xue Zhao saat ini dalam keadaan terluka, sebaiknya kita berdua pergi untuk membantunya." Ucap Feng Ya.


Bao Meng Ling hanya menganggukkan kepala menanggapi perkataan Feng Ya dan langsung menuju ke tempat dimana Xue Zhao berada diikuti oleh pria sepuh itu.


"Tuan muda, bagaimana dengan keadaanmu?" Tanya Bao Meng Ling yang segera membantu Xue Zhao untuk berdiri.


"Sepertinya kalian berdua terlihat sangat cocok jika selalu bersama...menurutku sebaiknya kalian berdua secepatnya menjadi sepasang kekasih sebelum aku mengambil nyawa kalian." Tutur Xue Yunlei yang telah mendapatkan keseimbangannya setelah terhempas sejauh puluhan meter.


"Saat ini kau berbanggalah karena bisa melukai tuan muda Xue Zhao, tetapi suatu saat nanti aku pasti akan membuatmu merasakan sakit karena kehilangan satu persatu orang yang kau sayangi." Balas Bao Meng Ling mengancam.


"Tuan muda, sebaiknya saat ini kita mundur saja dan melanjutkan perjalanan kita ke wilayah barat." Bisik Bao Meng Ling.


"Ayo kita lanjutkan perjalanan kita!" Teriak Xue Zhao.


Setelah memberikan perintah, Xue Zhao dan Bao Meng Ling langsung menghilang dan diikuti oleh Feng Ya.


Mendengar teriakan Xue Zhao, Raja Iblis segera membawa serta Chen Kaibo untuk meninggalkan hutan itu diikuti oleh yang lainnya.


"Sial, aku harus memanfaatkan situasi ini agar bisa melenyapkan Roh Dewa itu." Xue Yunlei membantin.


Xue Yunlei segera menyerap energi qi milik tujuh pendekar dewa yang saat itu telah terluka saat menghadapi kelima jenderal peri.


Setelah selesai menyerap energi qi milik para pendekar dewa, Xue Yunlei kembali berkata.


"Ratu Shuhou! Kau dan yang lainnya segera kembali ke dunia kalian...cepat pulihkan kekuatan kalian dan jangan pernah lengah sedikitpun."


"Huaxianzi, Yao Laohu, Langren, Gai Bian, ayo kita kejar mereka." Lanjut Xue Yunlei.

__ADS_1


Kelima sosok itu langsung menghilang untuk mengejar kelompok Xue Zhao.


~Bersambung~


__ADS_2