
Di istana bangsa peri penguasa danau, Nu Xiannu datang menghadap sang raja peri untuk melaporkan perkembangan yang terjadi.
"Hamba memberi hormat kepada Yang Mulia." Sambil menahan rasa sakit yang dia alami.
"Ada apa denganmu? Apa yang sudah terjadi?." Tanya raja peri.
"Yang Mulia, formasi ilusi yang kami ciptakan telah dihancurkan oleh pria sepuh yang memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar diranah saint...itulah mengapa aku bisa terluka." Jawab Nu Xiannu.
"Nu Fang, cepat periksa kondisi kesehatan putrimu." Perintah sang raja peri.
Sosok tersebut langsung menghampiri Nu Xiannu untuk memeriksa luka yang dia derita.
Setelah beberapa saat kemudian, mata Nu Fang yang adalah ayah dari Nu Xiannu langsung terbelalak setelah mengetahui luka dalam yang diderita putrinya.
"Jenderal Nu Fang, bagaimana keadaannya?." Tanya sang raja peri dengan tatapan penasaran.
"Luka dalam yang dia derita sangat serius, aku tidak bisa menyembuhkannya." Jawab Nu Fang dengan sedih.
"Jika demikian, aku akan memanggil leluhur agung untuk bisa mengobatinya." Ucap sang raja peri dan segera menggunakan kekuatan spiritual miliknya untuk menghubungi ayahnya.
Sesaat kemudian, sosok yang dia panggil kini sudah berada di ruangan tersebut dan bertanya "Mengapa kau memanggilku? Apakah ada hal penting yang ingin kau sampaikan?."
"Putri jenderal Nu Fang terluka parah, kami tidak bisa menyembuhkannya." Jawab sang raja peri.
"Mengapa dia bisa terluka?." Tanya pria sepuh itu.
"Raja Iblis yang diceritakan itu telah menyerang formasi ilusi yang mereka ciptakan sehingga melukai mereka."
"Dimana yang lain?."
"Mereka saat ini berada di balai pengobatan." Jawab seorang prajurit yang datang mengantarkan Nu Xiannu.
Leluhur agung bangsa peri itu kini memeriksa luka dalam komandan pasukan peri itu. Setelah selesai memeriksa, pria sepuh itu langsung menghilang bersama dengan tubuh Nu Xiannu.
"Jenderal Nu Fang, kau tidak perlu khawatir lagi, ayahku pasti bisa menyembuhkan luka dalam putri mu itu." Tutur sang raja peri menghibur.
"Ayo kita lihat kondisi prajurit yang terluka." Lanjut sang raja mengajak jenderal peri itu.
Keduanya segera pergi ke tempat dimana prajurit yang terluka berada.
Didunia yang diciptakan oleh leluhur agung bangsa peri, kini Huaxianzi dan ketiga raja siluman melihat kedatangan pria sepuh itu bersama dengan seorang wanita cantik yang mereka kenal.
"Leluhur, apa yang terjadi dengannya?." Tanya Huaxianzi penasaran.
__ADS_1
"Kelompok yang mengejar kalian telah tiba di wilayah kita ini dan menyerang formasi ilusi yang telah dia ciptakan sehingga melukai dirinya." Jawab pria sepuh itu.
"Aku pergi dulu untuk mengobatinya." Lanjut pria sepuh itu.
Wajah keempatnya langsung berubah menjadi muram karena merasa bertanggungjawab atas apa yang dialami oleh Nu Xiannu.
"Sepertinya kehadiran kita telah membawa petaka bagi mereka." Ucap Huaxianzi.
"Nona Huaxianzi, untuk itu kita harus mengikuti setiap apa yang leluhur itu perintahkan kepada kita untuk membayar pengorbanan yang mereka lakukan." Sambung Yao Laohu menanggapi ucapan Huaxianzi.
"Iya, benar apa yang dikatakan oleh Raja Yao itu." Langren menambahkan.
Gai Bian pun menganggukkan kepalanya menyetujui juga perkataan Yao Laohu.
Didalam ruangan yang sama dimana Xue Yunlei berbaring, leluhur bangsa peri itu membaringkan juga tubuh Nu Xiannu disamping pemuda itu dan mulai menyerap kekuatan yang berada didalam batu itu serta menyalurkan kedalam tubuh peri tersebut.
Tidak lama kemudian, Nu Xiannu terjaga dan perlahan mulai membuka matanya. Dia melihat sosok yang adalah leluhur mereka kini sedang menyalurkan energi qi kedalam tubuhnya.
"Cepat kau kau kelola energi yang aku salurkan agar bisa membuatmu bisa sembuh dengan cepat." Perintah sang leluhur.
Nu Xiannu segera melakukan apa yang diperintahkan agar luka dalamnya bisa sembuh dengan cepat.
Setelah merasa cukup, akhirnya sang leluhur menghentikan tindakannya itu dan menyuruh Nu Xiannu menyerap sendiri energi yang terkandung didalam batu tersebut agar bisa memulihkan tenaganya.
"Sepertinya batu ini juga sangat berguna bagi bangsa manusia...aku tidak menyangka jika hal ini bisa terjadi." Pikir sang leluhur.
Dia tidak mengetahui jika didalam tubuh Xue Yunlei juga ada esensi kehidupan milik Xiangwei, sehingga energi yang terkandung di dalam batu itu bisa bermanfaat bagi Xue Yunlei.
"Pemuda ini benar-benar sangat jenius, selama ribuan tahun yang telah berlalu ini, aku sama sekali belum pernah bertemu dengan seorang jenius seperti dirinya."
Pria sepuh itu terus merasa terkesima dengan kemampuan yang dimiliki oleh Xue Yunlei, sebab diusia yang masih muda itu, dia sudah memiliki basis kultivasi sebagai seorang pendekar dewa.
Setelah selesai memeriksa perkembangan Xue Yunlei, leluhur bangsa peri itu pergi meninggalkan keduanya.
***
Di dunia manusia, sang raja iblis kini sedang berhadapan dengan Nanxian, komandan peri yang sangat membenci Nu Xiannu.
"Sepertinya kalian sedang mengejar beberapa sosok yang terdiri dari seorang peri wanita, tiga siluman dan dua manusia...apa benar seperti itu?" Tanya Nanxian kepada raja iblis.
"Itu benar! Apakah kalian mengetahuinya?." Ucap sang raja iblis serta balik bertanya kepada Nanxian.
"Tentu saja kami melihatnya...namun menurutku percuma saja kalian mengejar mereka, sebab jalur pelarian mereka ini hanyalah untuk mengelabui kalian agar tidak membuat kekacauan di wilayah negara Xin." Nanxian menjelaskan untuk menjawab pertanyaan sang raja iblis.
__ADS_1
"Sepertinya dugaan kita benar adanya, mereka sengaja meninggalkan jejak aura mereka untuk bisa mengecoh kita." Ucap seorang pria sepuh disamping raja iblis.
"Yang dia jelaskan itu sangat masuk diakal, apa lagi yang dia ketahui?." Pikir sang raja iblis.
"Apa lagi yang kau ketahui?" Tanya raja iblis.
"Untuk kedua manusia dan tiga siluman itu, aku tidak tahu mereka berasal dari mana, namun untuk peri yang bersama dengan mereka berasal dari Hutan Ilusi yang terletak tidak jauh dari kota Kolan disebelah barat wilayah negara Xin." Jawab Nanxian.
"Kelompok mereka akan memancing kalian ke arah utara agar kalian berseteru dengan para pendekar yang berasal dari suku bar-bar...itulah rencana mereka." Lanjut Nanxian.
"Ha...ha...ha...ha...ha...sepertinya anda sangat membantu kami, aku harap kau bisa lebih membantu kami lagi." Ucap sang raja iblis dan langsung menghilang dari tempat dimana dia berdiri dan langsung menangkap Nanxian bersama sepuluh peri yang bersama dengannya.
"Tuan, apa yang kau lakukan? Bukankah aku sudah membantu kalian untuk menemukan orang yang kalian cari?." Ucap Nanxian dengan suara yang kuat sambil mencoba untuk melepaskan diri.
"Ha...ha...ha...ha...ha...apakah kau tahu tujuan utama kami mengejar mereka?." Raja iblis tertawa dan melontarkan pertanyaan kepada Nanxian.
"Itu karena mereka telah membunuh bawahanmu." Jawab Nanxian.
"Benar...memang itu salah satu alasannya, akan tetapi alasan utama kami adalah untuk mendapatkan inti jiwa yang mereka miliki...dan karena kalian memiliki inti jiwa yang sangat berharga juga, sehingga itu akan aku anggap sebagai bonusnya." Tutur sang raja iblis sambil tersenyum licik.
Salah satu diantara mereka segera mengirimkan pesan kepada pemimpin mereka untuk memberitahukan jika mereka dalam keadaan bahaya.
***
Di dunia bangsa peri penguasa danau, sang raja bersama dengan para petinggi yang lain kini terlihat sangat gelisah karena telah menerima pesan dari salah satu peri yang bersama dengan Nanxian.
"Sepertinya saat ini kelompok Nanxian sedang berhadapan dengan kelompok itu, ayo kita pergi untuk membantu mereka." Tutur sang raja peri.
Mereka pun segera keluar dari dunia peri dan menuju ke tempat dimana Nanxian berada.
Sesampainya di atas permukaan air danau, Nanxian bersama sepuluh peri yang lain telah terikat oleh seutas tali yang mengeluarkan cahaya berwarna merah.
"Tali Pengikat Dewa?." Ucap sang raja peri saat melihat tali tersebut.
"Ternyata perjalananku kali ini tidak sia-sia...aku akan mendapatkan begitu banyak sumber daya untuk bisa meningkatkan basis kultivasi ku." Tutur sang raja iblis.
"Aku sangat bersyukur kepadamu, karena tanpa mengeluarkan banyak energi, aku bisa mendapatkan banyak sumber daya kali ini." Lanjut sang raja iblis sambil menatap Nanxian.
Kemampuan Nanxian sendiri berada di tingkat yang sama dengan Huaxianzi, sehingga itu akan sangat membantu bagi setiap pendekar dewa jika menyerap inti jiwa yang dia miliki.
Apa lagi jika bisa menyerap inti jiwa milik sang raja peri serta para petinggi peri lainnya, itu akan membantu raja iblis untuk bisa menerobos menjadi seorang pendekar diranah Immortal atau seorang dewa langit.
~Bersambung~
__ADS_1